Isu Begal Gegerkan Garut, Faktanya Ternyata Perselisihan Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Selasa, 4 Agustus 2026. Polisi memberikan penjelasan terkait isu begal di Banyuresmi yang dipastikan merupakan dugaan penganiayaan akibat perselisihan pribadi.

Selasa, 4 Agustus 2026. Polisi memberikan penjelasan terkait isu begal di Banyuresmi yang dipastikan merupakan dugaan penganiayaan akibat perselisihan pribadi.

WARTAGARUT.COM – Isu begal yang sempat menghebohkan warga Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, dipastikan tidak benar.

Polisi menyatakan peristiwa yang menyebabkan seorang pria terluka akibat senjata tajam merupakan dugaan penganiayaan yang dipicu persoalan pribadi.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolsek Banyuresmi Kompol Aben Nurhidayat, S.H., M.A.P. setelah jajaran Polsek Banyuresmi melakukan penyelidikan atas kejadian yang berlangsung di Kampung Salagedang, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Korban, Ricky Ardiansyah (44), mengalami luka robek pada wajah, kepala bagian kiri dan belakang, serta pinggang kiri akibat dugaan serangan menggunakan senjata tajam.

Korban sempat mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Slamet Garut dan direncanakan menjalani operasi.

“Kami tegaskan bahwa kejadian ini bukan tindak pidana pembegalan sebagaimana informasi yang sempat beredar. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa ini merupakan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dipicu perselisihan pribadi antara korban dan terduga pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga,” ujar Kompol Aben Nurhidayat.

Baca Juga :  Murid MTsN 1 Garut Fakhri Nawwaf Al-Mumtaz Raih Juara 2 di Kejuaraan Universery Cimba Tasikmalaya 2026

Polisi Luruskan Isu Begal yang Beredar

Polisi menjelaskan, informasi yang beredar di media sosial maupun di tengah masyarakat sempat menyebut kejadian tersebut sebagai aksi begal. Namun hasil penyelidikan awal menunjukkan fakta yang berbeda.

Berdasarkan pemeriksaan saksi, insiden diduga bermula dari percekcokan antara korban dan terduga pelaku yang telah memiliki konflik pribadi sejak lama. Setelah perselisihan terjadi, terduga pelaku diduga mengambil sebilah golok dari rumahnya sebelum melakukan penganiayaan.

Setelah menerima laporan masyarakat, personel Polsek Banyuresmi langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta melakukan penyelidikan.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Kapolsek Banyuresmi bersama anggotanya berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial B. (50) yang bersembunyi di area kebun jagung di belakang rumahnya, tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Raih 14 Medali, SMK Muhammadiyah Garut Juara Umum Kejurda Tapak Suci 2026

Polisi Minta Masyarakat Tidak Mudah Percaya Informasi Belum Terverifikasi

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menyaring informasi sebelum menyebarkannya. Beredarnya kabar yang belum terverifikasi dapat memicu keresahan dan menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Saat ini penyidik masih memeriksa saksi-saksi, melengkapi alat bukti, serta mendalami motif dan rangkaian peristiwa secara menyeluruh.

Polres Garut mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Kepolisian juga menegaskan komitmennya menangani setiap laporan masyarakat secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Garut.***

Penulis : Soni Tarsoni

Sumber Berita: Humas Polres Garut

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Todongkan Golok demi Dua HP, Pria di Garut Ditangkap Polisi
Proyektil Bersarang di Mata Pelajar, Polisi Tangkap Tersangka
Tawaran Kerja Berujung Dugaan Eksploitasi, Polisi Usut Kasus TPPO di Garut
Polres Garut Amankan Pria di Malangbong, 222 Tablet Obat Keras Disita
Polres Garut Periksa 7 Terduga Pelaku Bullying Pelajar di Sukawening
Polres Garut Ungkap 20 Kasus Narkoba, 28 Tersangka Diamankan
Polres Garut Tahan 3 Tersangka Kasus 2.877 BBL, Dugaan TPPU Didalami
Patroli Presisi Garut Amankan 2 Pemuda, Ini Barang Bukti yang Disita

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Todongkan Golok demi Dua HP, Pria di Garut Ditangkap Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Proyektil Bersarang di Mata Pelajar, Polisi Tangkap Tersangka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Tawaran Kerja Berujung Dugaan Eksploitasi, Polisi Usut Kasus TPPO di Garut

Selasa, 22 September 2026 - 07:52 WIB

Polres Garut Amankan Pria di Malangbong, 222 Tablet Obat Keras Disita

Kamis, 10 September 2026 - 16:50 WIB

Polres Garut Periksa 7 Terduga Pelaku Bullying Pelajar di Sukawening

Berita Terbaru

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., saat wawancara bersama WartaGarut.com.

KEAGAMAAN

Milad Muhammadiyah ke-114, PDM Garut Siapkan 17 Kegiatan

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:18 WIB