Terungkap! Kasatreskrim polres Garut Beberkan Penyebab Petugas KAI Dikeroyok

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus pengeroyokan terhadap petugas penjaga perlintasan kereta api di Leuwigoong.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus pengeroyokan terhadap petugas penjaga perlintasan kereta api di Leuwigoong.

WARTAGARUT.COM – Petugas KAI dikeroyok saat menjalankan tugas menutup pintu perlintasan kereta api di Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut.

Polisi mengungkap fakta baru bahwa para pelaku diduga berada di bawah pengaruh minuman keras dan aksi kekerasan itu terjadi secara spontan setelah korban menegur mereka.

Kasus petugas KAI dikeroyok tersebut kini memasuki tahap penyidikan.

Satreskrim Polres Garut bersama Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat telah mengamankan empat orang yang diduga terlibat.

Namun, penyidik masih mendalami peran masing-masing karena tidak seluruhnya diduga menjadi pelaku pemukulan.

Polisi Ungkap Kronologi Pengeroyokan

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra, S.H., M.H., C.H.R.A. menjelaskan peristiwa bermula pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Empat orang yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor baru pulang dari sebuah acara hajatan.

Saat melintas di pintu perlintasan kereta api Leuwigoong, portal sudah ditutup karena kereta api akan melintas.

Namun, rombongan tersebut diduga memaksa ingin tetap melewati perlintasan.

Korban yang sedang bertugas kemudian menegur tindakan tersebut demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Baca Juga :  SMPN 2 Garut Apresiasi Inovasi Pembelajaran di Gelar Karya PPG IPI

“Mereka memaksa melewati portal yang sudah ditutup. Saat ditegur oleh petugas jaga, para pelaku merasa tersinggung hingga terjadi pemukulan,” ujar AKP Herman Saputra, dalam Wawancara di Polres Garut, Kamis, (16/7/2026).

Pelaku Diduga Berada di Bawah Pengaruh Minuman Keras

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi juga memperoleh fakta bahwa salah satu faktor yang diduga memicu aksi kekerasan tersebut adalah kondisi pelaku.

“Kejadiannya spontan dan para tersangka saat itu diduga berada dalam pengaruh minuman,” kata Herman.

Menurutnya, hingga kini penyidik masih mendalami seluruh keterangan saksi maupun para terduga pelaku.

Empat Orang Diamankan, Dua Diduga Jadi Eksekutor

AKP Herman Saputra menjelaskan polisi memang mengamankan empat orang.

Namun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, hanya dua orang yang diduga terlibat langsung melakukan pemukulan terhadap korban.

Dua orang lainnya masih didalami status hukumnya karena diduga hanya berada di lokasi kejadian.

“Empat orang kami amankan. Tetapi yang terbukti nanti dalam proses penyidikan bisa saja dua orang, sementara dua lainnya masih didalami apakah hanya sebagai saksi,” jelasnya.

Baca Juga :  Dua Rumah Terbakar di Wanaraja, Yudha Dorong Pemkab Garut Kolaborasikan CSR dan BAZNAS

Polisi menyebut para pelaku datang menggunakan dua sepeda motor.

Kendaraan tersebut diparkir di samping pos penjagaan sebelum dua orang turun dan diduga melakukan pemukulan terhadap korban.

korban.

Korban Dipukul di Bagian Kepala

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami beberapa kali pukulan pada bagian kepala.

Keterangan tersebut diperoleh dari pengakuan korban dan diperkuat hasil pemeriksaan terhadap para terduga pelaku.

Saat ini seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Garut.

Polisi Tegaskan Proses Hukum Terus Berjalan

Penyidik masih melengkapi alat bukti sekaligus mendalami keterlibatan masing-masing terduga pelaku sebelum menetapkan status hukum secara final.

AKP Herman Saputra menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama cepat antara Polres Garut dan Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat sehingga para terduga pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Todongkan Golok demi Dua HP, Pria di Garut Ditangkap Polisi
Proyektil Bersarang di Mata Pelajar, Polisi Tangkap Tersangka
Tawaran Kerja Berujung Dugaan Eksploitasi, Polisi Usut Kasus TPPO di Garut
Polres Garut Amankan Pria di Malangbong, 222 Tablet Obat Keras Disita
Polres Garut Periksa 7 Terduga Pelaku Bullying Pelajar di Sukawening
Polres Garut Ungkap 20 Kasus Narkoba, 28 Tersangka Diamankan
Polres Garut Tahan 3 Tersangka Kasus 2.877 BBL, Dugaan TPPU Didalami
Isu Begal Gegerkan Garut, Faktanya Ternyata Perselisihan Keluarga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Todongkan Golok demi Dua HP, Pria di Garut Ditangkap Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Proyektil Bersarang di Mata Pelajar, Polisi Tangkap Tersangka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Tawaran Kerja Berujung Dugaan Eksploitasi, Polisi Usut Kasus TPPO di Garut

Selasa, 22 September 2026 - 07:52 WIB

Polres Garut Amankan Pria di Malangbong, 222 Tablet Obat Keras Disita

Kamis, 10 September 2026 - 16:50 WIB

Polres Garut Periksa 7 Terduga Pelaku Bullying Pelajar di Sukawening

Berita Terbaru