Didier Deschamps Kritik Ivan Barton Meski Akui Spanyol Lebih Baik

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wasit asal El Salvador, Ivan Barton, memimpin laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol yang berakhir dengan kritik dari pelatih Prancis, Didier Deschamps

Wasit asal El Salvador, Ivan Barton, memimpin laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol yang berakhir dengan kritik dari pelatih Prancis, Didier Deschamps

WARTAGARUT.COMIvan Barton menjadi sorotan setelah memimpin laga Prancis vs Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026.

Seusai pertandingan, pelatih Prancis Didier Deschamps mempertanyakan apakah wasit asal El Salvador tersebut layak memimpin pertandingan sebesar semifinal.

Kritik terhadap Ivan Barton mencuat setelah Prancis kalah dari Spanyol di Dallas Stadium, Arlington, Texas,  Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.

Meski mempertanyakan sejumlah keputusan wasit, Deschamps tetap mengakui Spanyol tampil lebih unggul secara teknik, taktik, dan penguasaan permainan.

Ivan Barton Jadi Sorotan

Ivan Arcides Barton Cisneros dipercaya FIFA memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol.

Wasit berusia 35 tahun asal El Salvador itu sebelumnya telah memimpin tiga pertandingan sepanjang turnamen.

Penugasan terakhirnya sebelum semifinal adalah laga Swiss melawan Kolombia pada babak 16 besar.

Nama Barton sendiri bukan kali pertama menarik perhatian publik sepak bola dunia.

Pada fase grup Piala Dunia 2026, ia menjadi perbincangan setelah memberikan kartu merah kepada pemain Paraguay, Miguel Almiron, usai peninjauan VAR.

Baca Juga :  Generasi Muda Garut Diingatkan Waspadai Propaganda Ekstrem di Media Sosial

Keputusan tersebut menjadi sejarah tersendiri karena Barton memberikan hukuman setelah menilai pemain menutup mulut ketika berbicara dengan lawan dalam situasi perselisihan.

Cara Barton mengumumkan keputusan melalui mikrofon stadion dengan ekspresi yang khas kemudian viral di berbagai platform media sosial.

“Setelah peninjauan, pemain nomor 10 Paraguay menutup mulutnya. Keputusannya adalah kartu merah,” ujar Barton saat itu.

Selain dikenal di Piala Dunia, Barton juga merupakan salah satu wasit paling berpengalaman di kawasan Concacaf dan pernah bertugas pada Piala Dunia 2022 di Qatar.

Didier Deschamps Kritik Ivan Barton

Usai laga Prancis vs Spanyol, perhatian beralih kepada beberapa keputusan yang diambil Barton sepanjang pertandingan.

Didier Deschamps secara terbuka mempertanyakan kualitas kepemimpinan sang wasit, terutama terkait keputusan penalti yang diberikan kepada Spanyol.

Meski demikian, pelatih berusia 57 tahun itu menegaskan bahwa kritiknya bukan dimaksudkan untuk mengurangi kualitas permainan lawan.

Sebaliknya, Deschamps mengakui La Roja memang tampil lebih efektif dan pantas meraih kemenangan.

“Wasit? Jika saya mengatakan sesuatu, saya akan terlihat seperti orang yang mencari alasan karena kami kalah. Namun saya ingin bertanya, apakah wasit tersebut memang berada pada level yang pantas untuk memimpin pertandingan semifinal?” kata Deschamps, dikutip dari beritasatu.com

Baca Juga :  Barcelona Bungkam Athletic Bilbao 2-0 Lewat Gol Raphinha dan Fermin Lopez

Pernyataan itu menunjukkan bahwa pelatih yang membawa Prancis juara Piala Dunia 1998 sebagai pemain tersebut berusaha memisahkan evaluasi terhadap kepemimpinan wasit dengan penilaian terhadap performa Spanyol

Prancis Gagal ke Final

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri ambisi Prancis menembus final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Spanyol memastikan tiket ke partai puncak setelah menang berkat gol penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 dan tambahan gol Pedro Porro pada menit ke-58.

Meski kecewa dengan beberapa keputusan wasit, Deschamps tetap memberikan penghormatan kepada permainan Spanyol.

Menurutnya, La Roja tampil lebih baik dalam menguasai bola, membangun serangan, serta menjalankan strategi sepanjang pertandingan.

Komentar tersebut membuat kritik Deschamps terhadap Ivan Barton tetap berada dalam konteks evaluasi pertandingan, bukan semata-mata menjadikan kepemimpinan wasit sebagai penyebab utama kekalahan Prancis.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inter Miami Hancurkan Montréal 7-1, Lionel Messi Cetak 4 Gol
Bournemouth vs Everton: Prediksi Premier League 2026/27 dan Susunan Pemain
Liverpool vs Nottingham Forest 2-2, Gol Víctor Muñoz Selamatkan The Reds
Víctor Muñoz: Profil dan Perjalanan Karier hingga Bergabung dengan Liverpool
Dan Ndoye: Profil, Karier, Statistik, dan Kiprah Winger Swiss di Nottingham Forest
Persija vs Brisbane Roar: Macan Kemayoran Unggul 3-0, Jeremejeff Brace
Barcelona Bungkam Athletic Bilbao 2-0 Lewat Gol Raphinha dan Fermin Lopez
Rupiah Menguat ke Rp17.694 per Dolar AS, Naik 0,75 Persen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Inter Miami Hancurkan Montréal 7-1, Lionel Messi Cetak 4 Gol

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Bournemouth vs Everton: Prediksi Premier League 2026/27 dan Susunan Pemain

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Víctor Muñoz: Profil dan Perjalanan Karier hingga Bergabung dengan Liverpool

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Dan Ndoye: Profil, Karier, Statistik, dan Kiprah Winger Swiss di Nottingham Forest

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Persija vs Brisbane Roar: Macan Kemayoran Unggul 3-0, Jeremejeff Brace

Berita Terbaru

Lionel Messi menjadi pemain paling menonjol dalam kemenangan telak Inter Miami atas CF Montréal.

SEPUTAR OLAHRAGA

Inter Miami Hancurkan Montréal 7-1, Lionel Messi Cetak 4 Gol

Minggu, 30 Agu 2026 - 07:47 WIB