WARTAGARUT.COM – Mostafa Ziko melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit setelah Timnas Mesir kalah dramatis 2-3 dari Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Penyerang Mesir itu menilai sejumlah keputusan wasit menjadi penyebab kegagalan timnya melaju ke perempat final.
Kekalahan tersebut terasa menyakitkan bagi Mesir. Sempat unggul 2-0 hingga memasuki menit ke-75, The Pharaohs harus melihat Argentina membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan 3-2 pada laga yang berlangsung di Stadion Atlanta, Selasa (7/7/2026).
Mostafa Ziko Kritik Wasit
Usai pertandingan, Mostafa Ziko tidak menutupi kekecewaannya. Dalam wawancara dengan stasiun televisi, ia secara terbuka menyebut keputusan wasit telah merugikan Mesir.
“Tidak adil, tidak adil. Wasit adalah penyebab kekalahan.”
Meski kecewa, Mostafa Ziko tetap memberikan penghormatan kepada lawannya.
“Keputusan wasit merugikan kami. Saya ingin mengucapkan selamat kepada Argentina karena mereka akan memenangkan Piala Dunia.”
Pernyataan itu disampaikan dengan penuh emosi setelah Mesir gagal mempertahankan keunggulan yang sempat mereka bangun.
Mostafa Ziko Dianulir VAR
Salah satu momen paling kontroversial terjadi pada menit ke-58 ketika Mostafa Zico sempat mencetak gol melalui serangan balik.
Namun, wasit François Letexier membatalkan gol tersebut setelah melakukan tinjauan melalui VAR. Keputusan itu diambil karena sebelum serangan balik dimulai, terjadi pelanggaran ketika kaki Lautaro Martínez terinjak Marwan Attia.
Berdasarkan tayangan ulang pertandingan, insiden tersebut memperlihatkan kontak yang dinilai wasit cukup untuk menghentikan permainan, sehingga gol Mostafa Ziko tidak disahkan.
Mostafa Ziko Soroti Gol Argentina
Kontroversi kembali muncul pada proses gol penentu kemenangan Argentina yang dicetak Enzo Fernández.
Kubu Mesir menilai proses terciptanya gol diawali insiden yang membuat Mohamed Salah terjatuh. Namun wasit memutuskan permainan tetap dilanjutkan dan tidak menganggap kejadian tersebut sebagai pelanggaran.
Keputusan itu memicu protes keras dari para pemain dan staf pelatih Mesir. Salah satu staf kepelatihan, Saafan Elsaghir, bahkan diganjar kartu merah akibat melakukan protes kepada wasit.
Mostafa Ziko Minta Maaf
Meski masih menyimpan kekecewaan terhadap keputusan wasit, Mostafa Zikoo memilih menutup pernyataannya dengan menyampaikan permintaan maaf kepada publik Mesir.
“Kami meminta maaf kepada rakyat Mesir karena kami berharap dapat membahagiakan mereka.”
Ucapan tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam setelah Mesir gagal mempertahankan keunggulan dan harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 pada babak 16 besar.
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar