WARTAGARUT.COM – MAN 1 Garut kembali menjadi salah satu sekolah paling diminati dalam PMBM MAN 1 Garut 2026.
Lebih dari 500 calon siswa mendaftar, sementara kuota yang tersedia hanya 396 siswa sehingga persaingan berlangsung sangat ketat.
Tingginya minat masyarakat terhadap MAN 1 Garut kembali terlihat pada proses Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) 2026.
Kondisi tersebut membuat ratusan calon peserta didik belum dapat diterima karena daya tampung sekolah telah ditetapkan sesuai regulasi.
Kepala MAN 1 Garut, Drs. H. Sarip Asbuloh, M.PMat, menjelaskan bahwa jumlah kuota tahun ajaran 2026 sama seperti tahun sebelumnya, yakni sebanyak 396 siswa yang terbagi ke dalam 11 rombongan belajar (rombel).
“Alhamdulillah, sudah dua tahun ini kami cukup kerepotan karena jumlah pendaftar selalu melebihi kuota yang tersedia.”ujarnya kepada WartaGarut.com, Selasa, (14/7/2026).
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang terus meningkat menjadi indikator tingginya kepercayaan terhadap kualitas pendidikan yang diberikan MAN 1 Garut.
PMBM MAN 1 Garut
Dalam pelaksanaan PMBM MAN 1 Garut 2026, sekolah membuka tiga jalur penerimaan.
Jalur pertama adalah jalur prestasi yang mempertimbangkan berbagai sertifikat dan capaian akademik maupun nonakademik calon siswa.
Jalur kedua merupakan jalur afirmasi, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat dengan kondisi tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara jalur ketiga adalah jalur reguler, di mana seluruh peserta harus mengikuti tes keagamaan dan tes umum sebagai bagian dari proses seleksi.
“Kami membuka tiga jalur, yaitu jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur reguler. Jalur reguler harus melalui tes keagamaan maupun tes secara umum.”katanya
Dari lebih dari 500 pendaftar yang mengikuti proses seleksi, hanya 396 siswa yang akhirnya diterima.
Jumlah tersebut telah sesuai dengan regulasi maksimal 36 siswa per rombongan belajar, sehingga dengan 11 rombel total kuota yang tersedia mencapai 396 peserta didik.
“Dari pendaftar yang melebihi 500 orang, kami hanya menerima 396 siswa sesuai regulasi, yaitu maksimal 36 siswa setiap rombel.”tuturnya
Akibat keterbatasan daya tampung tersebut, lebih dari seratus calon siswa belum berhasil memperoleh kursi di MAN 1 Garut meski telah mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Kuota MAN 1 Garut
H. Sarip menjelaskan tingginya jumlah peminat bukan hanya berasal dari wilayah sekitar Kecamatan Tarogong.
Calon siswa datang dari hampir seluruh wilayah Kabupaten Garut, mulai dari kawasan utara seperti Limbangan, Cibiuk, Banyuresmi, hingga Kadungora.
Dari wilayah barat terdapat pendaftar dari Samarang dan Pasirwangi.
Sementara dari wilayah selatan datang dari Singajaya, Banjarwangi, Cikelet, Pameungpeuk hingga Cisewu.
Wilayah timur seperti Wanaraja, Sukawening, Cibatu, hingga Malangbong juga turut menyumbang peserta seleksi.
Tidak hanya itu, MAN 1 Garut juga menerima pendaftar dari luar Kabupaten Garut.
Beberapa calon siswa berasal dari Kabupaten Cianjur, Purwakarta, dan Karawang.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa MAN 1 Garut telah menjadi salah satu tujuan pendidikan yang diminati masyarakat lintas daerah.
Seleksi MAN 1 Garut
Selain tingginya minat masyarakat, MAN 1 Garut juga memiliki status sebagai salah satu madrasah yang masuk nominasi sekolah unggulan di Jawa Barat.
Salah satu keunggulan yang dimiliki adalah pengembangan berbagai program keterampilan yang menjadi ciri khas madrasah tersebut.
Menurut H. Sarip, program keterampilan menjadi nilai tambah yang membedakan MAN 1 Garut dibandingkan sejumlah madrasah lainnya.
Keunggulan tersebut menjadi salah satu alasan tingginya minat masyarakat setiap tahun.
Untuk jalur prestasi sendiri, sekolah menyediakan kuota sesuai regulasi.
Sebanyak 15 persen dari total peserta didik baru diterima melalui jalur prestasi berdasarkan capaian yang dimiliki calon siswa.
MAN 1 Garut Jadi Rujukan
Tingginya jumlah pendaftar selama dua tahun terakhir menunjukkan MAN 1 Garut semakin dipercaya masyarakat sebagai salah satu pilihan utama pendidikan menengah berbasis madrasah di Kabupaten Garut.
Dengan kuota yang tetap sebanyak 396 siswa, sementara jumlah peminat terus meningkat hingga melampaui 500 orang, proses seleksi dipastikan akan tetap berlangsung kompetitif pada setiap pelaksanaan PMBM.
Bagi masyarakat, kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa persiapan akademik maupun nonakademik sejak jenjang SMP atau MTs menjadi faktor penting untuk meningkatkan peluang diterima di MAN 1 Garut.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar