WARTAGARUT.COM – MAN 1 Garut semakin mengukuhkan diri sebagai sekolah rujukan setelah menerima siswa dari hampir seluruh wilayah Garut hingga luar daerah seperti Cianjur, Purwakarta, dan Karawang pada PMBM 2026.
Status MAN 1 Garut sebagai salah satu sekolah favorit di Kabupaten Garut semakin terlihat pada proses Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) 2026.
Tingginya minat masyarakat tidak hanya datang dari berbagai kecamatan di Garut, tetapi juga dari sejumlah kabupaten di Jawa Barat.
Kepala MAN 1 Garut, Drs. H. Sarip Asbuloh, M.PMat., mengatakan antusiasme masyarakat terus meningkat selama dua tahun terakhir.
Bahkan jumlah pendaftar selalu melampaui kuota yang tersedia sehingga proses seleksi harus dilakukan secara ketat.
“Alhamdulillah, sudah dua tahun ini kami cukup kerepotan karena jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia.”katanya saat ditemui di MAN 1 Garut, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Nomor Koropeak, Kelurahan Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa, (14/7/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih banyak calon siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di MAN 1 Garut, tetapi belum semuanya dapat diterima karena keterbatasan daya tampung.
Pada PMBM 2026, MAN 1 Garut menetapkan kuota sebanyak 396 siswa, sama seperti tahun sebelumnya.
Jumlah tersebut berasal dari 11 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas maksimal 36 siswa setiap rombel sesuai regulasi madrasah aliyah.
Sementara itu, jumlah pendaftar telah mencapai lebih dari 500 orang, sehingga ratusan calon peserta harus mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan kursi yang tersedia.
MAN 1 Garut Jadi Rujukan
MAN 1 Garut membuka tiga jalur penerimaan pada PMBM 2026.
Ketiga jalur tersebut meliputi jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur reguler.
Jalur prestasi diperuntukkan bagi calon siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik maupun nonakademik melalui sertifikat yang dimiliki.
Jalur afirmasi memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara jalur reguler dilakukan melalui serangkaian tes, baik tes keagamaan maupun tes umum.
“Dari pendaftar yang melebihi 500 orang, kami hanya menerima 396 siswa sesuai regulasi.”ujarnya.
Sarip menjelaskan bahwa jalur prestasi memperoleh alokasi sebanyak 15 persen dari total kuota penerimaan sesuai regulasi PMBM.
Siswa Datang dari Berbagai Daerah
Salah satu indikator meningkatnya reputasi MAN 1 Garut terlihat dari luasnya daerah asal siswa baru.
Tidak hanya berasal dari wilayah perkotaan, peserta didik baru juga datang dari hampir seluruh penjuru Kabupaten Garut.
Wilayah utara meliputi Limbangan, Cibiuk, Banyuresmi, hingga Kadungora.
Dari wilayah barat terdapat siswa asal Samarang dan Pasirwangi.
Wilayah selatan diwakili oleh Singajaya, Banjarwangi, Cikelet, Pameungpeuk hingga Cisewu.
Sedangkan wilayah timur meliputi Wanaraja, Sukawening, Cibatu hingga Malangbong.
Menurut H. Sarip, kondisi tersebut memperlihatkan bahwa MAN 1 Garut telah berkembang menjadi sekolah rujukan bagi masyarakat Kabupaten Garut.
“Artinya MAN 1 Garut sudah menjadi sebuah rujukan untuk Kabupaten Garut.”tuturnya.
Lebih jauh lagi, pada PMBM tahun ini sekolah juga menerima siswa dari luar Kabupaten Garut.
Beberapa di antaranya berasal dari Cianjur, Purwakarta, dan Karawang.
“Pendatangnya bukan hanya dari sekitar Kabupaten Garut, tetapi dari luar kabupaten juga ada.”
Sebagian siswa luar daerah tersebut tinggal di sejumlah pondok pesantren yang berada di sekitar MAN 1 Garut selama menjalani pendidikan.
Keunggulan MAN 1 Garut
Selain tingginya minat masyarakat, MAN 1 Garut juga menjadi salah satu dari 13 madrasah di Jawa Barat yang dinominasikan sebagai madrasah unggulan.
Menurut H. Sarip, salah satu kekuatan utama sekolah terletak pada pengembangan keterampilan peserta didik yang menjadi ciri khas MAN 1 Garut.
“MAN 1 Garut mempunyai keterampilan yang menjadi salah satu keunggulan sehingga diajukan menjadi madrasah unggulan.”ungkapnya.
Keunggulan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat terus memberikan kepercayaan kepada MAN 1 Garut.
Persaingan masuk yang semakin tinggi serta jangkauan asal siswa yang semakin luas memperkuat posisi MAN 1 Garut sebagai salah satu madrasah favorit sekaligus sekolah rujukan di Kabupaten Garut.***
Penulis : Soni Tarsoni

















Komentar