UNIGA Lepas 1.342 Mahasiswa KKN 2026, Bawa Misi Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Garut melepas 1.342 mahasiswa peserta KKN Tematik 2026 di Lapang Gedung B Kampus UNIGA, Selasa (4/8/2026).

Universitas Garut melepas 1.342 mahasiswa peserta KKN Tematik 2026 di Lapang Gedung B Kampus UNIGA, Selasa (4/8/2026).

WARTAGARUT.COM – Universitas Garut (UNIGA) resmi melepas 1.342 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN) Tahun 2026 untuk menjalankan pengabdian masyarakat di berbagai daerah tujuan.

Upacara pelepasan berlangsung di Lapang Gedung B Kampus Universitas Garut, Jalan Prof. K.H. Cecep Syarifuddin No. 52A, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Selasa, 4 Agustus 2026.

KKN UNIGA 2026 mengusung tema “Community Development” dengan orientasi pada pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa didorong untuk hadir sebagai bagian dari proses pengembangan masyarakat sekaligus menjadi agen perubahan.

1.342 Mahasiswa Diterjunkan ke Lokasi Pengabdian

Pelaksanaan KKN tahun ini melibatkan jumlah mahasiswa yang cukup besar. Sebanyak 1.342 mahasiswa diberangkatkan menuju lokasi pengabdian masing-masing setelah mengikuti upacara pelepasan di kampus.

Mereka tidak bekerja sendiri. Dalam pelaksanaan di lapangan, para mahasiswa akan mendapatkan pendampingan dari 136 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Selain DPL, UNIGA juga menyiapkan 8 Koordinator Wilayah (Korwil) yang bertugas melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program kerja di setiap daerah tujuan.

Kehadiran DPL dan Korwil menjadi bagian dari sistem pendampingan serta pemantauan selama mahasiswa menjalankan program KKN.

Mengusung Tema Community Development

Rektor Universitas Garut, Dr. Irfan Nabhani, S.E., M.T., menempatkan KKN sebagai bagian dari proses pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Dengan mengusung tema Community Development, kegiatan KKN UNIGA 2026 diarahkan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya bersifat sesaat, tetapi memiliki orientasi keberlanjutan.

Baca Juga :  Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Dalam konteks tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami kebutuhan di wilayah pengabdian, kemudian menjalankan program kerja sesuai konteks daerah masing-masing.

“KKN bukan hanya tentang mahasiswa datang ke suatu daerah, melaksanakan program, kemudian selesai. Yang lebih penting adalah bagaimana kehadiran mahasiswa dapat memberi manfaat dan mendorong proses pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Dr. Irfan Nabhan.

Ia menilai pengalaman turun langsung ke tengah masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan mahasiswa.

“Melalui KKN, mahasiswa belajar melihat persoalan masyarakat secara langsung. Di sana mereka dituntut untuk mampu beradaptasi, berkolaborasi, sekaligus memberikan kontribusi sebagai agen perubahan,” katanya.

136 DPL dan 8 Korwil Dampingi Pelaksanaan

Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, UNIGA melibatkan 136 Dosen Pembimbing Lapangan.

Para DPL memiliki peran dalam mendampingi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di lokasi masing-masing. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting agar program yang dirancang mahasiswa tetap berjalan sesuai tujuan KKN.

Sementara itu, 8 Koordinator Wilayah ditugaskan untuk memantau pelaksanaan program kerja di berbagai daerah tujuan.

Dengan struktur pendampingan tersebut, pelaksanaan KKN UNIGA 2026 tidak hanya mengandalkan mahasiswa sebagai pelaksana, tetapi juga mendapatkan pengawasan dan arahan dari unsur akademik.

Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan

Tema Community Development juga menempatkan mahasiswa pada posisi yang lebih aktif dalam proses pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Alya Khalifa dari Al Mashduqi IIBS Garut Lolos ISLC 2026, Gabung 100 Ketua OSIS di UI

Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agent of change atau agen perubahan dengan memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman akademik yang mereka miliki ketika berhadapan dengan kondisi nyata di masyarakat.

Namun, peran tersebut tetap perlu ditempatkan dalam kerangka kolaborasi. Program KKN diarahkan untuk berjalan bersama masyarakat sehingga kegiatan pengabdian tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga mendorong keberlanjutan manfaat.

Bagi mahasiswa, KKN sekaligus menjadi ruang untuk menguji kemampuan komunikasi, kerja sama, pemecahan masalah, dan penerapan pengetahuan di luar lingkungan kampus.

Atribut Diserahkan, Mahasiswa Langsung Berangkat

Upacara pelepasan KKN UNIGA 2026 ditandai dengan penyerahan atribut KKN secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa.

Setelah rangkaian upacara selesai, para peserta kemudian berangkat menuju lokasi pengabdian masing-masing untuk memulai program kerja selama masa KKN berlangsung.

Keberangkatan tersebut menjadi awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.

Dengan 1.342 mahasiswa, 136 DPL, dan 8 Korwil, UNIGA menempatkan KKN Tematik 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi melalui pemberdayaan masyarakat.

Tema Community Development menjadi landasan agar kehadiran mahasiswa tidak hanya menghasilkan kegiatan selama masa KKN, tetapi juga membawa semangat pemberdayaan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah tujuan.

Penulis : Soni Warta Garut

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi
Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi
MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil
Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan
Magister Pendidikan Matematika IPI Garut
Alya Khalifa dari Al Mashduqi IIBS Garut Lolos ISLC 2026, Gabung 100 Ketua OSIS di UI
OMI Kemenag 2026: Siswi MAN 3 Garut Raih Juara 3 Ekonomi
Raisya Fakhira dari MA Al Mashduqi IIBS Garut Melaju ke Provinsi OMI Fisika 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:36 WIB

MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi

Selasa, 15 September 2026 - 07:19 WIB

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Selasa, 15 September 2026 - 07:03 WIB

MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

Senin, 14 September 2026 - 13:00 WIB

Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan

Senin, 14 September 2026 - 08:35 WIB

Magister Pendidikan Matematika IPI Garut

Berita Terbaru

Reisya Agustina Fauziah Juara 2 OMI 2026

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:19 WIB

MAN 1 Garut meraih dua prestasi dalam EXTRANAS 2026 melalui kategori Stand Expo Tematik dan Video Profil Keterampilan.

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:03 WIB