Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Haedar Nashir menerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 di bidang Pemikiran Sosial.

Prof. Haedar Nashir menerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 di bidang Pemikiran Sosial.

WARTAGARUT.COM – Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 yang diberikan kepada Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. mendapat apresiasi dari  Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., M.Pd.

Ia menilai penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap kiprah Haedar dalam menghidupkan ruh gerakan Muhammadiyah melalui karya nyata.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. menerima penghargaan di bidang Pemikiran Sosial.

Penghargaan tersebut diberikan bersama tiga tokoh lain dari bidang berbeda dalam ajang Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026.

Menurut Dr. Agus, kiprah Haedar tidak hanya dapat dilihat dari kapasitasnya sebagai pemimpin Muhammadiyah, tetapi juga dari bagaimana nilai-nilai gerakan diterjemahkan menjadi kerja nyata yang memberikan kemaslahatan.

“Prof. Haedar telah berhasil menghidupkan ruh gerak persyarikatan secara substansial di zamannya. Beliau memimpin gerak pembaharu dengan tanpa banyak kata, namun banyak karya,” ujar r. Agus Rahmat Nugraha.

Prof. Haedar Dinilai Menerjemahkan Nilai Muhammadiyah dalam Karya

Dr. Agus Rahmat Nugraha menilai kepemimpinan Prof. Haedar Nashir memiliki karakter kuat dalam menerjemahkan gagasan dan nilai dasar Muhammadiyah ke dalam kehidupan nyata.

Menurutnya, Prof. Haedar Nashir berhasil memerankan apa yang ia sebut sebagai “the living of Muhammadiyah ideologic”, yakni menjadikan nilai-nilai ideologis Muhammadiyah tidak berhenti sebagai gagasan, slogan, atau tagline, tetapi diwujudkan melalui kerja-kerja yang memberikan manfaat.

“Beliau berhasil memerankan the living of Muhammadiyah ideologic, di mana tagline-tagline Muhammadiyah seperti ad-dinu tanwir dan gerak berkemajuan ditransformasikan secara nyata menjadi kerja-kerja kemaslahatan bagi semua pihak dan kesemestaan,” katanya.

Baca Juga :  Pangdam III Siliwangi, Deputi I BNPT dan Direktur PT. Antam, Tbk. hadiri Inauguration Ceremony 2026 Santri Murid Baru Al Mashduqi IIBS Garut

Penilaian tersebut menempatkan penghargaan terhadap Prof. Haedar Nashir bukan semata sebagai pencapaian personal.

Bagi PDM Garut, penghargaan itu juga memiliki dimensi yang lebih luas karena berkaitan dengan kerja-kerja pemikiran dan pengabdian yang dilakukan melalui gerakan Muhammadiyah.

Dr. Agus Rahmat Nugraha melihat gagasan tentang gerakan berkemajuan menjadi penting ketika diterjemahkan dalam tindakan nyata.

Dengan demikian, nilai yang dibawa persyarikatan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara lebih luas.

PDM Garut: Penghargaan Jadi Penghormatan bagi Kerja dalam Kesunyian

Dr. Agus juga memaknai penghargaan tersebut sebagai penghormatan kepada orang-orang yang selama ini bekerja tanpa banyak sorotan demi kepentingan masyarakat.

Menurutnya, kontribusi sosial tidak selalu hadir melalui pernyataan atau popularitas. Ada pula kerja-kerja yang berlangsung secara konsisten dan memberikan dampak bagi masyarakat tanpa selalu menjadi perhatian publik.

“Ini merupakan penghormatan bagi mereka yang selama ini memilih bekerja dalam kesunyian demi kemaslahatan masyarakat,” ujar Dr. Agus Rahmat Nugraha.

Pandangan tersebut sejalan dengan apresiasinya terhadap perjalanan Prof. Haedar Nashir dalam memimpin gerakan Muhammadiyah.

Bagi Dr. Agus, ukuran penting dari sebuah gerakan bukan hanya pada gagasan yang disampaikan, tetapi juga pada sejauh mana gagasan tersebut diwujudkan dalam karya dan kemanfaatan.

Empat Tokoh Terima Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026

Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 diberikan kepada empat tokoh Indonesia dari bidang yang berbeda.

Baca Juga :  IPM SMK Muhammadiyah Garut Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Kreatif

Selain Prof. Haedar Nashir yang menerima penghargaan dalam bidang Pemikiran Sosial, penghargaan bidang Sains dan Teknologi diberikan kepada Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, B.Eng., M.Eng., Ph.D.

Penghargaan bidang Kesehatan diberikan kepada Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D., sedangkan bidang Seni dan Budaya diberikan kepada Butet Kartaredjasa.

Penghargaan Achmad Bakrie diselenggarakan oleh Bakrie Group, Bakrie Untuk Negeri, dan Freedom Institute.

Ajang tahunan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap individu-individu Indonesia yang dinilai konsisten memberikan kontribusi melalui ilmu pengetahuan, pemikiran, inovasi, seni, dan pengabdian kepada masyarakat.

Harapan untuk Muhammadiyah dan Indonesia

Bagi PDM Garut, penghargaan yang diterima Haedar Nashir menjadi momentum yang membanggakan sekaligus memiliki makna bagi perjalanan Muhammadiyah.

Dr. Agus Rahmat Nugraha berharap penghargaan tersebut dapat dilihat sebagai apresiasi yang lebih luas terhadap nilai-nilai pengabdian, pemikiran, dan kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai pengakuan terhadap seorang tokoh, tetapi menjadi energi positif bagi gerakan Muhammadiyah untuk terus menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa, dan Indonesia.

“Semoga ini menjadi penghargaan bagi Muhammadiyah, bagi masyarakat, bangsa, dan untuk Indonesia,” pungkasnya.

Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 dengan demikian menjadi catatan tersendiri bagi Haedar Nashir sekaligus momentum bagi Muhammadiyah untuk terus menerjemahkan nilai gerakan berkemajuan dalam kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.***

Penulis : Soni Warta Garut

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Unik! Hari Kemerdekaan Indonesia di Bale Khitan Paseban, 17 Anak Upacara Sebelum Khitan
24 Peserta Lolos Seleksi BAZNAS Garut, 5 Kursi Pimpinan Jadi Rebutan
Biaya Paspor di Imigrasi Garut Mulai Rp650 Ribu, Ini Jadwalnya
Lomba Mewarnai Fruitcity Garut Dibuka, Anak Dapat Main Gratis 1 Jam
Cerita Kang Iman, Enginer Profesional Yang Pilih Jalan Bangun Generasi Qur’ani di Wanaraja
Konferprov PWI Jabar 2026 Fokus Jamin Hak Pilih Seluruh Anggota
Spider-Man: Brand New Day Bawa Peter Parker Hadapi Ancaman Terbesar
Terungkap! Bantuan Pendidikan Koperasi Sudah Diterima 6 Tahun Berturut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Unik! Hari Kemerdekaan Indonesia di Bale Khitan Paseban, 17 Anak Upacara Sebelum Khitan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:36 WIB

24 Peserta Lolos Seleksi BAZNAS Garut, 5 Kursi Pimpinan Jadi Rebutan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Biaya Paspor di Imigrasi Garut Mulai Rp650 Ribu, Ini Jadwalnya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Lomba Mewarnai Fruitcity Garut Dibuka, Anak Dapat Main Gratis 1 Jam

Berita Terbaru

SMK Muhammadiyah Garut meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata sebagai bagian dari komitmen membangun budaya peduli lingkungan di sekolah.

PENDIDIKAN

SMK Muhammadiyah Garut Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata

Kamis, 27 Agu 2026 - 12:39 WIB