PDM Garut Dorong AIK Jadi Akar Penguatan Sekolah Muhammadiyah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PDM Garut Dr. Agus Rahmat Nugraha saat memberikan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan kepada kepala sekolah dan madrasah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Kamis (20/8/2026).

Ketua PDM Garut Dr. Agus Rahmat Nugraha saat memberikan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan kepada kepala sekolah dan madrasah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Kamis (20/8/2026).

WARTAGARUT.COMPimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut mendorong penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) menjadi bagian mendasar dalam pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan.

Ketua PDM Garut Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., M.Pd., mengatakan AIK menjadi landasan yang menjaga agar seluruh aktivitas pendidikan Muhammadiyah tetap berada pada akar ideologis persyarikatan.

Hal itu disampaikan Dr. Agus dalam kegiatan Pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dan Manajerial Kepala Sekolah/Madrasah di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah Kabupaten Garut, yang digelar Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Garut di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Kamis (20/8/2026).

“Pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan itu mengingatkan seluruh pengelola amal usaha pendidikan Muhammadiyah Garut supaya tetap ingat bahwa landasan pokok perjuangan Muhammadiyah adalah nilai-nilai ideologis dan tatanan awal Muhammadiyah,” ujar Dr. Agus.

Baca Juga :  128 Peserta Ikuti Wukuf Jusami SMK Muhammadiyah Garut di Wisata Domba

Menurutnya, AIK diperlukan agar pengelolaan AUM pendidikan tidak kehilangan identitas sekaligus tetap memiliki arah yang jelas dalam menjalankan aktivitasnya.

Empat Nilai yang Harus Menjadi Pegangan

Dr. Agus menjelaskan terdapat empat nilai yang perlu menjadi perhatian dalam mengembangkan gerakan Muhammadiyah, termasuk amal usaha pendidikan.

Pertama adalah religius, yakni seluruh gerakan tidak boleh terlepas dari akar tauhid dan ibadah.

Kedua, inklusif. Menurut Dr. Agus, orang-orang yang terlibat dalam Muhammadiyah maupun AUM harus terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak karena Muhammadiyah hadir untuk kemaslahatan yang lebih luas.

Nilai ketiga adalah development atau pengembangan diri.

Setiap individu dinilai harus terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan karena pengetahuan maupun kemampuan yang dimiliki hari ini belum tentu cukup untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Baca Juga :  OMI Kemenag 2026: Siswi MAN 3 Garut Raih Juara 3 Ekonomi

Sementara nilai keempat adalah sustainable atau keberlanjutan.

“Apa yang diperjuangkan oleh tokoh masa lalu, oleh pejuang masa lalu, jangan terputus, dilanjutkan. Tinggal dipilih mana yang baik dipertahankan, yang kurang baik tentu dirubah dengan yang baru, terutama mindset-nya,” katanya.

AIK Disebut sebagai Akar Sistem Sekolah Muhammadiyah

Dr. Agus menegaskan AIK memiliki posisi penting bagi kepala sekolah karena menjadi bagian inti dari sistem pendidikan Muhammadiyah.

“AIK itu sebagai inti sistem. Kalau di sekolah itu namanya Ismuba, Al Islam Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab. Tanpa landasan ini, ciri khasnya hilang,” ujarnya.

Menurut Dr. Agus, nilai AIK menjadi pembeda antara lembaga pendidikan Muhammadiyah dengan satuan pendidikan lainnya.

Karena itu, seluruh unsur yang berada di lingkungan Muhammadiyah dinilai perlu memiliki basis nilai yang sama.***

Penulis : Soni Warta

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi
Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi
MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil
Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan
Magister Pendidikan Matematika IPI Garut
Alya Khalifa dari Al Mashduqi IIBS Garut Lolos ISLC 2026, Gabung 100 Ketua OSIS di UI
OMI Kemenag 2026: Siswi MAN 3 Garut Raih Juara 3 Ekonomi
Raisya Fakhira dari MA Al Mashduqi IIBS Garut Melaju ke Provinsi OMI Fisika 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:36 WIB

MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi

Selasa, 15 September 2026 - 07:19 WIB

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Selasa, 15 September 2026 - 07:03 WIB

MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

Senin, 14 September 2026 - 13:00 WIB

Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan

Senin, 14 September 2026 - 08:35 WIB

Magister Pendidikan Matematika IPI Garut

Berita Terbaru

Reisya Agustina Fauziah Juara 2 OMI 2026

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:19 WIB

MAN 1 Garut meraih dua prestasi dalam EXTRANAS 2026 melalui kategori Stand Expo Tematik dan Video Profil Keterampilan.

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:03 WIB