Unik! Hari Kemerdekaan Indonesia di Bale Khitan Paseban, 17 Anak Upacara Sebelum Khitan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 17 anak mengikuti upacara bendera dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia sebelum menjalani khitan di Bale Khitan Paseban Garut, Senin (17/8/2026).

Sebanyak 17 anak mengikuti upacara bendera dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia sebelum menjalani khitan di Bale Khitan Paseban Garut, Senin (17/8/2026).

WARTAGARUT.COM – Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81 di Bale Khitan Paseban, Jalan Otista No. 179, Garut, berlangsung dengan cara berbeda.

Sebanyak 17 anak mengikuti upacara bendera terlebih dahulu sebelum menjalani prosesi khitan pada Senin, 17 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut digelar oleh Bale Khitan Paseban atau Klinik Dokter Trisna sebagai bagian dari upaya menanamkan rasa cinta tanah air kepada anak-anak sejak usia dini.

Direktur Bale Khitan Paseban, dr. H. Trisna Rahadyasa, mengatakan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia sengaja dipadukan dengan kegiatan khitan agar anak-anak mendapatkan pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga pendidikan karakter.

“Kami bersyukur pada hari ini, 17 Agustus 2026, dalam rangka HUT Republik Indonesia yang ke-81, kami bisa mengadakan upacara bendera bersama anak-anak yang akan dikhitan,” ujar Trisna.

Menurutnya, sebanyak 17 anak menjalani khitan tepat pada momentum peringatan kemerdekaan Indonesia.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi cara sederhana untuk memperkenalkan nilai nasionalisme kepada anak-anak sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa.

“Tujuan kami adalah untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada anak-anak sejak dini. Kami berharap kelak lahir generasi penerus yang dapat meneruskan kepemimpinan bangsa ini,” katanya.

Upacara Sebelum Khitan Jadi Kenangan Anak

dr. Trisna mengatakan kegiatan tersebut memang digelar secara sederhana. Namun, ia berharap pengalaman mengikuti upacara bendera sebelum dikhitan akan menjadi memori positif yang melekat dalam diri anak-anak.

Baca Juga :  YDHIG dan IKKHG Hadir di Tengah Warga Garut, Gelar Olahraga dan Layanan Kesehatan Gratis

Menurutnya, momen tersebut dapat menjadi cerita yang mereka ingat ketika dewasa kelak.

“Meskipun acara ini dilakukan secara sederhana, kami berharap akan membentuk sebuah kenangan yang indah bagi anak-anak,” tuturnya.

Ia bahkan membayangkan ketika anak-anak tersebut dewasa, mereka masih mengingat pengalaman unik ketika menjalani khitan bertepatan dengan HUT ke-81 RI.

“Bahwa dulu waktu saya dikhitan, sebelum dikhitan saya mengikuti upacara bendera HUT Republik Indonesia yang ke-81. Dengan kenangan itu mudah-mudahan memacu dan memotivasi anak-anak untuk mempunyai cita-cita yang luhur,” ungkap Trisna.

Bagi dr. Trisna, pengalaman masa kecil semacam itu dapat menjadi bagian dari proses membangun karakter.

Ia berharap anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang memiliki kemampuan profesional, tetapi juga memiliki kejujuran dan akhlak yang baik.

“Kami berharap kelak melahirkan pemimpin yang profesional, pemimpin yang jujur, pemimpin yang berakhlak mulia,” katanya.

Belajar Menghargai Jasa Para Pahlawan

Selain menanamkan cinta tanah air, kegiatan upacara tersebut juga diarahkan untuk mengenalkan nilai penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

dr. Trisna menilai generasi muda perlu memahami bahwa kemerdekaan Indonesia memiliki sejarah panjang dan diperoleh melalui perjuangan para pendahulu bangsa.

“Kami berharap anak-anak akan belajar menghargai jasa-jasa para pahlawannya. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan menghormati perjuangan para pahlawannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Persija vs Persib Jelang Derby Indonesia, Ini Rekor 6 Pertemuan Terakhir

Menurutnya, pendidikan mengenai nasionalisme tidak harus selalu diberikan dalam ruang kelas. Pengalaman langsung melalui kegiatan sederhana juga dapat menjadi media pembelajaran yang berkesan bagi anak.

Momentum 17 Agustus, kata dia, menjadi kesempatan untuk memperkenalkan nilai tersebut dengan cara yang dekat dengan kehidupan anak-anak.

Khitan dan Nasionalisme dalam Satu Momentum

Bale Khitan Paseban memilih 17 Agustus 2026 sebagai momentum pelaksanaan khitan bagi 17 anak sekaligus menggelar upacara bendera.

dr. Trisna berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perayaan HUT RI, tetapi meninggalkan pesan jangka panjang bagi anak-anak.

“Mudah-mudahan kenangan yang bersejarah ini memotivasi anak-anak untuk menjadi generasi penerus, membangun negeri ini menjadi negeri yang besar, menjadi bangsa yang bermartabat dan menjunjung akhlak yang mulia,” ucapnya.

Ia menambahkan, bangsa yang besar membutuhkan generasi penerus yang tidak hanya memiliki cita-cita, tetapi juga karakter kuat untuk mewujudkannya.

Karena itu, kegiatan sederhana di Bale Khitan Paseban tersebut diharapkan dapat menjadi bagian kecil dari upaya menanamkan nilai cinta tanah air, penghormatan terhadap pahlawan, serta semangat membangun masa depan Indonesia.

Bagi 17 anak yang menjadi peserta, peringatan HUT ke-81 RI tahun ini pun memiliki cerita tersendiri: mengikuti upacara bendera terlebih dahulu sebelum menjalani salah satu momen penting dalam masa kanak-kanak mereka.**

Penulis : Soni Warta Garut

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Garut Periksa 7 Terduga Pelaku Bullying Pelajar di Sukawening
Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen
KH Dadang Priatna Pimpin Yayasan Pesantren Cipari, Ini 3 Prioritasnya
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:50 WIB

Polres Garut Periksa 7 Terduga Pelaku Bullying Pelajar di Sukawening

Jumat, 4 September 2026 - 18:47 WIB

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Jumat, 4 September 2026 - 12:58 WIB

Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

KH Dadang Priatna Pimpin Yayasan Pesantren Cipari, Ini 3 Prioritasnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Berita Terbaru