WARTAGARUT.COM – SMK Muhammadiyah Garut meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata, sebuah pencapaian yang menegaskan komitmen sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, nyaman, dan berwawasan lingkungan.
Penghargaan tersebut diraih melalui keterlibatan berbagai unsur sekolah, mulai dari pimpinan, guru, tenaga kependidikan, peserta didik hingga pihak lain yang mendukung gerakan peduli dan berbudaya lingkungan di SMK Muhammadiyah Garut.
Bagi sekolah, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan. Adiwiyata diarahkan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari sehingga kepedulian terhadap lingkungan tumbuh dalam kehidupan warga sekolah.
Adiwiyata Bukan Sekadar Penghargaan
Ketua Adiwiyata SMK Muhammadiyah Garut, Ravi Firdaus, S.Pd., mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh warga sekolah.
Menurutnya, keberhasilan meraih penghargaan harus diikuti dengan upaya menjaga budaya peduli lingkungan agar tidak berhenti setelah penghargaan diterima.
“Alhamdulillah, penghargaan Sekolah Adiwiyata ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh warga SMK Muhammadiyah Garut. Bagi kami, Adiwiyata bukan hanya tentang mendapatkan penghargaan, tetapi bagaimana membangun budaya peduli lingkungan yang menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ravi.
Pandangan tersebut menjadi penekanan bahwa program Adiwiyata di sekolah tidak hanya berorientasi pada pencapaian sebuah predikat, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan dan kesadaran warga sekolah terhadap lingkungan.
Ravi berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga SMK Muhammadiyah Garut untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus menjaga kebersihan, mengelola lingkungan dengan baik, serta menciptakan sekolah yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan,” katanya.
Kepala Sekolah Apresiasi Kolaborasi Warga Sekolah
Kepala SMK Muhammadiyah Garut, Yan Yan Hermawan, S.Pd.I., turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih sekolah.
Menurut Yan Yan Hermawan pencapaian tersebut tidak dapat dilepaskan dari kontribusi berbagai pihak yang terlibat dalam upaya membangun sekolah berwawasan lingkungan.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas diraihnya penghargaan Sekolah Adiwiyata ini. Prestasi ini bukan milik satu atau dua orang, melainkan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar SMK Muhammadiyah Garut,” ujarYan Yan Hermawan.
Ia secara khusus mengapresiasi tim Adiwiyata, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, serta pihak-pihak lain yang telah memberikan dukungan terhadap program tersebut.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan peduli lingkungan di lingkungan sekolah.
Pengelolaan Lingkungan Jadi Bagian dari Kebiasaan
SMK Muhammadiyah Garut berkomitmen menjadikan penghargaan Adiwiyata sebagai bagian dari proses membangun budaya sekolah.
Sejumlah aktivitas peduli lingkungan yang disebutkan sekolah meliputi pengelolaan sampah, penghijauan, penghematan energi dan air, serta pembiasaan hidup bersih dan sehat.
Program tersebut tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik lingkungan sekolah, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Yan Yan Hermawan berharap penghargaan yang telah diraih dapat menjadi awal untuk meningkatkan kepedulian tersebut secara berkelanjutan.
“Kami berharap penghargaan ini menjadi awal untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” katanya.
Menjaga Predikat dengan Gerakan Berkelanjutan
Penghargaan Sekolah Adiwiyata kini menjadi bagian dari catatan prestasi SMK Muhammadiyah Garut sekaligus tantangan untuk menjaga budaya lingkungan yang telah dibangun.
Bagi sekolah, keberhasilan tersebut akan memiliki makna lebih besar apabila nilai-nilai kepedulian lingkungan terus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Dengan melibatkan seluruh warga sekolah, SMK Muhammadiyah Garut berupaya mempertahankan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, nyaman, sekaligus mendukung proses pembelajaran.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.
SMK Muhammadiyah Garut pun menegaskan identitasnya sebagai sekolah yang mengembangkan prestasi, karakter, sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Penulis : Soni Warta Garut
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar