65 Sekolah Garut Sabet Adiwiyata 2025! DLH: Budaya Lingkungan Harus Nular ke Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

65 Sekolah Garut Sabet Adiwiyata 2025! DLH: Budaya Lingkungan Harus Nular ke Masyarakat

65 Sekolah Garut Sabet Adiwiyata 2025! DLH: Budaya Lingkungan Harus Nular ke Masyarakat

WARTAGARUT.COM – Sebanyak 65 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Garut menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata 2025, dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar di Aula IPI Garut, Rabu (25/6/2025).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah yang telah berkomitmen membangun budaya lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan mereka.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya simbol, tetapi bentuk pengakuan atas dedikasi sekolah yang berhasil membangun kebiasaan peduli lingkungan.

“Berbudaya lingkungan ini menyangkut pengelolaan sampah, kebersihan sanitasi, konservasi, hingga dampak positif pada kebiasaan hidup guru, siswa, bahkan orang tua murid,” jelasnya.

Proses seleksi dilakukan melalui tahapan panjang. Sekolah yang ingin mengikuti program mendaftar melalui sistem daring.

Setelah itu dilakukan sosialisasi, edukasi, dan evaluasi langsung ke lapangan selama 3 hingga 5 bulan.

“Dari sekitar 100 sekolah yang mendaftar, sebanyak 65 di antaranya berhasil memenuhi indikator sekolah berbudaya lingkungan,” ujar Jujun.

Program Adiwiyata di Kabupaten Garut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup, Yayasan Bakti Barito, Star Energi, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama.

Kolaborasi lintas lembaga ini telah berlangsung sejak awal tahun 2000-an dan terus konsisten dalam mendukung pendidikan lingkungan hidup di sekolah.

Jujun berharap, budaya bersih dan hijau ini tidak berhenti di lingkungan sekolah, melainkan turut menular ke rumah dan masyarakat sekitar.

“Kalau anak-anak, guru, dan orang tua terbiasa hidup bersih dan cinta lingkungan, maka akan berdampak positif ke wilayah tempat tinggal mereka,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

MAN 1 Garut Diserbu Pendaftar, Jalur Reguler Tembus 450 Peserta pada PMBM 2026
UIN Bandung dan Yayasan Al-Musaddadiyah Garut Sepakat Perkuat Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Hari Lahir Pancasila 2026, MAN 1 Garut Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Kebangsaan
GEN Z Space Vol.4 Garut: Mahasiswa Didorong Ubah Aktivitas Digital Jadi Dampak Nyata
Nilai TKA Matematika 2026 Diumumkan, DIY Tertinggi, Jawa Barat di Angka 39,87
SMK Ciledug Al Musaddadiyah Garut Resmi Jadi Sekolah Maung, Siapkan Lulusan Siap Kerja
SMA Ciledug Al Musaddadiyah Garut Resmi Jadi Sekolah Maung “Manusia Unggul”
KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:56 WIB

MAN 1 Garut Diserbu Pendaftar, Jalur Reguler Tembus 450 Peserta pada PMBM 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:53 WIB

UIN Bandung dan Yayasan Al-Musaddadiyah Garut Sepakat Perkuat Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 09:20 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, MAN 1 Garut Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Kebangsaan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:25 WIB

GEN Z Space Vol.4 Garut: Mahasiswa Didorong Ubah Aktivitas Digital Jadi Dampak Nyata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:30 WIB

Nilai TKA Matematika 2026 Diumumkan, DIY Tertinggi, Jawa Barat di Angka 39,87

Berita Terbaru

error: Content is protected !!