PORSENI Madrasah Jabar, Garut Raih 2 Emas dan Bidik Juara Umum

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kontingen Kabupaten Garut mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Madrasah tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.

Kontingen Kabupaten Garut mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Madrasah tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.

WARTAGARUT.COM – Kontingen Kabupaten Garut sementara menempati posisi kedua dalam Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah tingkat Provinsi Jawa Barat 2026 setelah mengantongi dua medali emas.

Garut masih berpeluang menambah medali dan membidik posisi juara umum pada hari terakhir kompetisi.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Surya Mulyana, M.Ag., mengatakan sebanyak 251 anggota kontingen Garut dikirim mengikuti ajang Porseni Madrasah.

Penyelenggaraan PORSENI berlangsung di Tasikmalaya dan memasuki hari terakhir pada Senin, 24 Agustus 2026.

Garut Raih Dua Emas dari Futsal dan Tenis Meja

Surya menyebut dua medali emas yang telah diraih Garut berasal dari futsal MTs dan tenis meja putri MTs.

Selain dua emas, kontingen Garut juga telah mengantongi medali perak dan perunggu. Berdasarkan keterangan Surya, posisi Garut sementara berada di urutan kedua setelah Kabupaten Ciamis.

“Alhamdulillah sementara berada di urutan kedua,” ujar Surya saat ditemui di halaman Kantor Kemenag Garut, Senin, 24 Agustus 2026.

Cabang olahraga, menurut Surya, telah selesai dipertandingkan. Perhatian kini beralih ke cabang seni yang masih berlangsung dan hasilnya akan menentukan posisi akhir kontingen.

Garut masih memiliki peluang menambah medali melalui sejumlah cabang seni, termasuk vokal serta pidato bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris.

“Masih bisa bertambah karena kita kan vokal masih berlangsung, terus pidato bahasa Indonesia, bahasa Arab, Inggris masih berlangsung,” katanya.

Target Garut Lima Medali Emas

Kemenag Garut memasang target lima medali emas dalam PORSENI Madrasah tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut.

Baca Juga :  Semarak Karnaval Yayasan DHIG Dan IKKHG 2026 : Satu Semangat, Satu Tujuan, Satu Indonesia

Surya optimistis target itu masih dapat dikejar melalui pertandingan dan penilaian pada cabang seni yang berlangsung hingga hari terakhir.

“Target kita lima emas. Mudah-mudahan bisa tercapai,” ujarnya.

Ia berharap performa kontingen Garut dapat membawa daerah tersebut naik dari posisi kedua hingga menjadi juara umum.

Surya bahkan menggunakan slogan “Garut Nyuruduk” untuk menggambarkan semangat kontingen Garut mengejar posisi teratas.

“Masih terbuka lebar. Tunggu hari ini,” katanya ketika ditanya mengenai peluang Garut menjadi juara umum.

PORSENI Jadi Ruang Pengembangan Talenta Siswa

Menurut Surya, PORSENI merupakan salah satu ikhtiar Kementerian Agama Jawa Barat untuk meningkatkan gairah siswa dan orang tua terhadap pendidikan madrasah.

Ia menilai pendidikan madrasah tidak cukup hanya mengembangkan kemampuan akademik atau sains. Siswa juga membutuhkan ruang untuk mengembangkan kemampuan olahraga dan seni.

“Pendidikan madrasah itu tidak hanya olah pikir, tapi olah raga dan olah rasa melalui seni,” ujarnya.

PORSENI juga menjadi pelengkap setelah sebelumnya terdapat Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) yang lebih menitikberatkan pada bidang sains.

Menurut Surya, keberadaan PORSENI dan OMI memberikan ruang yang lebih seimbang bagi siswa dengan berbagai jenis talenta.

Tidak semua siswa, katanya, memiliki minat utama di bidang sains. Sebagian siswa justru memiliki potensi kuat di bidang olahraga dan seni.

Pembinaan Harus Dimulai dari Tingkat Madrasah

Surya menegaskan bahwa prestasi dalam satu ajang tidak cukup dijadikan ukuran keberhasilan pembinaan.

Menurutnya, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan mulai dari tingkat paling dasar.

Ia mendorong agar iklim pertandingan di lingkungan madrasah terus dihidupkan, mulai dari kompetisi antarkelas, antarmadrasah di tingkat kecamatan, antarkelompok kerja madrasah (KKM), hingga tingkat kabupaten.

Baca Juga :  IPI Garut dan MGMP Dorong Guru Bahasa Inggris Susun Modul Ajar Berbasis AI

“Prestasi itu tidak mungkin hanya event satu tahunan, dua tahunan tidak bisa, tapi harus dimulai dari antarkelas, antarsekolah, antarmadrasah, antarkKM,” katanya.

Menurut Surya, pola pembinaan tersebut penting agar siswa yang memiliki passion di bidang olahraga dan seni dapat berkembang secara konsisten dan memiliki kesempatan berprestasi seperti siswa di bidang sains.

Ia mencontohkan prestasi futsal MTsN 1 Garut yang sebelumnya menjadi juara tingkat kabupaten dan kemudian melaju ke tingkat berikutnya.

Kemenag Garut Soroti Peran Pembina

Surya juga mengapresiasi sinergi antara Kemenag, KKM, dan PGM dalam membina siswa hingga mampu berprestasi di tingkat kecamatan, kabupaten, maupun provinsi.

Namun, ia menilai keberlanjutan pembinaan juga membutuhkan perhatian terhadap para pembina.

Menurutnya, pembina olahraga dan seni di madrasah perlu diberikan apresiasi, masukan, serta tempat yang layak untuk menjalankan pembinaan.

“Jangan dibiarkan pembina-pembina kita diambil oleh orang lain, oleh luar. Apalagi orang luar kabupaten ini sangat disayangkan,” katanya.

Bagi Surya, keberadaan pembina yang kompeten merupakan bagian penting dari ekosistem prestasi madrasah.

Karena itu, hasil PORSENI 2026 tidak hanya akan menjadi catatan perolehan medali, tetapi juga bahan evaluasi untuk memperkuat pola pembinaan siswa di Kabupaten Garut.

Kini, perhatian kontingen Garut tertuju pada hasil cabang seni di hari terakhir. Dengan dua emas yang sudah dikantongi dan target lima emas, peluang Garut untuk memperbaiki posisi masih terbuka.

Penulis : Soni Warta Garut

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Moch Fachri, Siswa SMK Muhammadiyah Garut Jadi Duta Siswa Garut 2026
Semarak Karnaval Yayasan DHIG Dan IKKHG 2026 : Satu Semangat, Satu Tujuan, Satu Indonesia
Al Mashduqi Jadi Check Point Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas
Muhammadiyah Garut Perkuat Mutu 99 Sekolah Lewat AIK dan Manajerial
PDM Garut Dorong AIK Jadi Akar Penguatan Sekolah Muhammadiyah
Kepala SMK Muhammadiyah Garut Ungkap Strategi Perkuat AIK dan Kualitas Lulusan
IPI Garut dan MGMP Dorong Guru Bahasa Inggris Susun Modul Ajar Berbasis AI
Ketua Pembina YDHIG Ungkap Arah Baru IKKHG Bidik Universitas dan Magister
Berita ini 29 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:36 WIB

PORSENI Madrasah Jabar, Garut Raih 2 Emas dan Bidik Juara Umum

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Moch Fachri, Siswa SMK Muhammadiyah Garut Jadi Duta Siswa Garut 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Semarak Karnaval Yayasan DHIG Dan IKKHG 2026 : Satu Semangat, Satu Tujuan, Satu Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:54 WIB

Al Mashduqi Jadi Check Point Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Muhammadiyah Garut Perkuat Mutu 99 Sekolah Lewat AIK dan Manajerial

Berita Terbaru

Ketua PDM Kabupaten Garut Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., saat memberikan amanah dalam pembukaan Baitul Arqam PT Surya Garut Abadi di Cisaruni, Cilawu, Garut, Jumat, 21 Agustus 2026.

BISNIS DAN UMKM

Ketua PDM Garut Tekankan Al Itqon dan Kerja Sama untuk Insan BUMM

Senin, 24 Agu 2026 - 13:09 WIB