WARTAGARUT.COM – Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) tengah menyiapkan arah pengembangan baru setelah bertransformasi dari sekolah tinggi menjadi institut.
Yayasan Dharma Husada Insani Garut (YDHIG) kini membidik pengembangan IKKHG menuju universitas sekaligus menyiapkan pembukaan program studi baru dan program magister.
Rencana tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pembina YDHIG, Dr. H. Hadiat, MA, saat memberikan sambutan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik IKKHG pada rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Kampus 2 IKKHG, Jalan Nusa Indah, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (19/8/2026).
Menurut Dr. Hadiat, transformasi dari sekolah tinggi menjadi institut menjadi bagian penting dari babak baru pengembangan perguruan tinggi kesehatan tersebut.
“Pada tahun-tahun terakhir ini kita melakukan transformasi. Jadi ini adalah babak baru yang kita lakukan di dalam mendorong pengembangan kampus ini,” ujar Hadiat.
Ia menegaskan, perubahan status tersebut bukan menjadi titik akhir. YDHIG justru ingin melanjutkan pengembangan IKKHG dengan memperluas program pendidikan dan meningkatkan kapasitas kelembagaan.
Isi Artikel
IKKHG Tak Ingin Berhenti sebagai Institut
Hadiat mengungkapkan target jangka panjang YDHIG adalah membawa IKKHG berkembang menjadi universitas.
Menurut Ia, pengembangan tersebut juga akan diarahkan pada pembukaan program studi baru yang dinilai dibutuhkan masyarakat, khususnya di Garut dan kawasan Priangan Timur.
“Institut ini kita akan kembangkan, inginnya bukan sebatas institut, tetapi menjadi universitas dan membuka prodi baru serta menjalankan program magister,” kata Hadiat.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pengembangan IKKHG ke depan tidak hanya berorientasi pada penambahan kapasitas sebagai perguruan tinggi kesehatan, tetapi juga memperluas jenjang pendidikan yang dapat ditempuh mahasiswa.
Program magister menjadi salah satu agenda yang ingin dikembangkan YDHIG seiring dengan arah transformasi kelembagaan tersebut.
Pengembangan Prodi Disesuaikan Kebutuhan Masyarakat
Selain target menuju universitas dan program magister, YDHIG juga membuka peluang pengembangan program studi baru.
Dr. Hadiat mengatakan arah pengembangan IKKHG akan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah Garut dan Priangan Timur.
“Kita ingin terus mengembangkan prodi-prodi yang kira-kira memang dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Garut atau di daerah Priangan Timur ini,” ujarnya.
Salah satu pengembangan yang saat ini tengah menjadi perhatian adalah bidang Kedokteran Gigi.
Hadiat mengungkapkan, pihaknya sedang menjalankan proses menuju pengembangan tersebut setelah adanya dorongan dari LLDikti.
“Salah satu yang juga menantang kami, tadi Ketua LLDikti kasih sambutan, itu beliau yang meminta supaya di Institut Kesehatan Karsa Husada Garut itu membuka Fakultas Kedokteran Gigi,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengakui proses tersebut tidak mudah karena masih terdapat berbagai tahapan dan tantangan yang harus dipenuhi.
“Dan kita sedang berproses menuju ke sana. Dan tentu ini tidak mudah, tetapi langkah kita sudah lakukan. Tentu masih banyak tantangan yang kita hadapi,” katanya.
Hadiat berharap proses tersebut dapat berjalan melalui kombinasi antara ikhtiar kelembagaan dan dukungan berbagai pihak.
Fasilitas Saja Tidak Cukup
Di tengah rencana ekspansi institusi, Dr. Hadiat mengingatkan bahwa pertumbuhan perguruan tinggi tidak cukup hanya ditandai dengan bertambahnya gedung, fasilitas maupun program studi.
Menurutnya, kualitas mahasiswa dan lulusan tetap menjadi fondasi utama.
“Generasi unggul tidak bisa dibangun hanya dengan gedung, hanya dengan fasilitas fisik semata. Generasi unggul harus dibangun dari mahasiswa yang memiliki mimpi,” tegasnya.
Karena itu, mahasiswa baru IKKHG diminta memiliki kemauan untuk berkembang, disiplin dan membangun karakter selama menjalani pendidikan.
Bagi Dr. Hadiat, pembangunan institusi harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia.
Gedung dapat dibangun, laboratorium dapat dilengkapi dan sistem akademik dapat dikembangkan. Namun, kualitas lulusan membutuhkan proses pendidikan yang melibatkan mahasiswa secara langsung.
Target Besar Harus Diikuti Kualitas Lulusan
Arah pengembangan IKKHG tersebut pada akhirnya diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu memberikan manfaat kepada masyarakat.
Dr. Hadiat meminta mahasiswa baru tidak hanya mengejar status sebagai mahasiswa, tetapi memanfaatkan masa pendidikan untuk membangun kompetensi sekaligus karakter.
“Saya ingin kalian pulang membawa tekad untuk belajar, untuk berubah, untuk membahagiakan orang tua, untuk menjaga nama baik almamater, lulus tepat waktu dan menjadi tenaga kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa bahwa pendidikan tinggi merupakan amanah dari orang tua yang telah mempercayakan masa depan anaknya kepada institusi pendidikan.
“Jangan sia-siakan doa, pengorbanan orang tua. Jangan sia-siakan biaya yang telah mereka keluarkan dan jangan sia-siakan kesempatan yang Allah SWT berikan kepada kalian,” katanya.
Bagi YDHIG, pengembangan IKKHG menuju universitas dan pembukaan jenjang magister merupakan bagian dari arah jangka panjang institusi.
Namun, ekspansi tersebut tetap membutuhkan proses, kesiapan akademik dan pemenuhan berbagai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, target menjadi universitas, pengembangan program studi baru dan rencana program magister menjadi bagian dari babak berikutnya transformasi IKKHG Garut setelah resmi berstatus institu
Penulis : Soni Warta Garut
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar