Ketua Pembina YDHIG Ungkap Arah Baru IKKHG Bidik Universitas dan Magister

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut Dr. H. Hadiat, MA, menyampaikan arah pengembangan IKKHG dalam PKKMB Tahun Akademik 2026/2027, Rabu (19/8/2026).

Ketua Dewan Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut Dr. H. Hadiat, MA, menyampaikan arah pengembangan IKKHG dalam PKKMB Tahun Akademik 2026/2027, Rabu (19/8/2026).

WARTAGARUT.COM – Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) tengah menyiapkan arah pengembangan baru setelah bertransformasi dari sekolah tinggi menjadi institut.

Yayasan Dharma Husada Insani Garut (YDHIG) kini membidik pengembangan IKKHG menuju universitas sekaligus menyiapkan pembukaan program studi baru dan program magister.

Rencana tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pembina YDHIG, Dr. H. Hadiat, MA, saat memberikan sambutan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik IKKHG pada rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Kampus 2 IKKHG, Jalan Nusa Indah, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (19/8/2026).

Menurut Dr. Hadiat, transformasi dari sekolah tinggi menjadi institut menjadi bagian penting dari babak baru pengembangan perguruan tinggi kesehatan tersebut.

“Pada tahun-tahun terakhir ini kita melakukan transformasi. Jadi ini adalah babak baru yang kita lakukan di dalam mendorong pengembangan kampus ini,” ujar Hadiat.

Ia menegaskan, perubahan status tersebut bukan menjadi titik akhir. YDHIG justru ingin melanjutkan pengembangan IKKHG dengan memperluas program pendidikan dan meningkatkan kapasitas kelembagaan.

IKKHG Tak Ingin Berhenti sebagai Institut

Hadiat mengungkapkan target jangka panjang YDHIG adalah membawa IKKHG berkembang menjadi universitas.

Menurut Ia, pengembangan tersebut juga akan diarahkan pada pembukaan program studi baru yang dinilai dibutuhkan masyarakat, khususnya di Garut dan kawasan Priangan Timur.

“Institut ini kita akan kembangkan, inginnya bukan sebatas institut, tetapi menjadi universitas dan membuka prodi baru serta menjalankan program magister,” kata Hadiat.

Baca Juga :  Ketua PDM Garut Ungkap Makna Jiwa Merdeka: Tak Takut Selain kepada Allah

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pengembangan IKKHG ke depan tidak hanya berorientasi pada penambahan kapasitas sebagai perguruan tinggi kesehatan, tetapi juga memperluas jenjang pendidikan yang dapat ditempuh mahasiswa.

Program magister menjadi salah satu agenda yang ingin dikembangkan YDHIG seiring dengan arah transformasi kelembagaan tersebut.

Pengembangan Prodi Disesuaikan Kebutuhan Masyarakat

Selain target menuju universitas dan program magister, YDHIG juga membuka peluang pengembangan program studi baru.

Dr. Hadiat mengatakan arah pengembangan IKKHG akan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah Garut dan Priangan Timur.

“Kita ingin terus mengembangkan prodi-prodi yang kira-kira memang dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Garut atau di daerah Priangan Timur ini,” ujarnya.

Salah satu pengembangan yang saat ini tengah menjadi perhatian adalah bidang Kedokteran Gigi.

Hadiat mengungkapkan, pihaknya sedang menjalankan proses menuju pengembangan tersebut setelah adanya dorongan dari LLDikti.

“Salah satu yang juga menantang kami, tadi Ketua LLDikti kasih sambutan, itu beliau yang meminta supaya di Institut Kesehatan Karsa Husada Garut itu membuka Fakultas Kedokteran Gigi,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengakui proses tersebut tidak mudah karena masih terdapat berbagai tahapan dan tantangan yang harus dipenuhi.

“Dan kita sedang berproses menuju ke sana. Dan tentu ini tidak mudah, tetapi langkah kita sudah lakukan. Tentu masih banyak tantangan yang kita hadapi,” katanya.

Hadiat berharap proses tersebut dapat berjalan melalui kombinasi antara ikhtiar kelembagaan dan dukungan berbagai pihak.

Fasilitas Saja Tidak Cukup

Di tengah rencana ekspansi institusi, Dr. Hadiat mengingatkan bahwa pertumbuhan perguruan tinggi tidak cukup hanya ditandai dengan bertambahnya gedung, fasilitas maupun program studi.

Baca Juga :  Dari Eksperimen Nyata ke Simulasi Digital: AI Ubah Wajah Pendidikan Sains

Menurutnya, kualitas mahasiswa dan lulusan tetap menjadi fondasi utama.

“Generasi unggul tidak bisa dibangun hanya dengan gedung, hanya dengan fasilitas fisik semata. Generasi unggul harus dibangun dari mahasiswa yang memiliki mimpi,” tegasnya.

Karena itu, mahasiswa baru IKKHG diminta memiliki kemauan untuk berkembang, disiplin dan membangun karakter selama menjalani pendidikan.

Bagi Dr. Hadiat, pembangunan institusi harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia.

Gedung dapat dibangun, laboratorium dapat dilengkapi dan sistem akademik dapat dikembangkan. Namun, kualitas lulusan membutuhkan proses pendidikan yang melibatkan mahasiswa secara langsung.

Target Besar Harus Diikuti Kualitas Lulusan

Arah pengembangan IKKHG tersebut pada akhirnya diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu memberikan manfaat kepada masyarakat.

Dr. Hadiat meminta mahasiswa baru tidak hanya mengejar status sebagai mahasiswa, tetapi memanfaatkan masa pendidikan untuk membangun kompetensi sekaligus karakter.

“Saya ingin kalian pulang membawa tekad untuk belajar, untuk berubah, untuk membahagiakan orang tua, untuk menjaga nama baik almamater, lulus tepat waktu dan menjadi tenaga kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa bahwa pendidikan tinggi merupakan amanah dari orang tua yang telah mempercayakan masa depan anaknya kepada institusi pendidikan.

“Jangan sia-siakan doa, pengorbanan orang tua. Jangan sia-siakan biaya yang telah mereka keluarkan dan jangan sia-siakan kesempatan yang Allah SWT berikan kepada kalian,” katanya.

Bagi YDHIG, pengembangan IKKHG menuju universitas dan pembukaan jenjang magister merupakan bagian dari arah jangka panjang institusi.

Namun, ekspansi tersebut tetap membutuhkan proses, kesiapan akademik dan pemenuhan berbagai ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, target menjadi universitas, pengembangan program studi baru dan rencana program magister menjadi bagian dari babak berikutnya transformasi IKKHG Garut setelah resmi berstatus institu

Penulis : Soni Warta Garut

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IKKHG Sambut 796 Mahasiswa Baru, Kedokteran Gigi Mulai Dirintis
Ketua PDM Garut Ungkap Makna Jiwa Merdeka: Tak Takut Selain kepada Allah
HUT ke-81 RI, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Ajak Siswa Belajar dan Berkarya
7 Murid MAN 1 Garut Dipercaya Jadi Paskibraka HUT RI ke-81 Karangpawitan
3 Murid MAN 1 Garut Dipercaya Jadi Paskibraka HUT RI ke-81
Raihan, Santri Murid Al Mashduqi dari Rancabuaya yang Jadi Paskibraka Garut
Pascasarjana PBSI IPI Garut Dorong Kompetensi Digital Guru lewat Lokakarya AI di Sukaratu Tasikmalaya
Hari Pramuka ke-65, SMK Muhammadiyah Garut Dorong Penguatan Skill dan Moral

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Ketua Pembina YDHIG Ungkap Arah Baru IKKHG Bidik Universitas dan Magister

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:24 WIB

IKKHG Sambut 796 Mahasiswa Baru, Kedokteran Gigi Mulai Dirintis

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Ketua PDM Garut Ungkap Makna Jiwa Merdeka: Tak Takut Selain kepada Allah

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:32 WIB

HUT ke-81 RI, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Ajak Siswa Belajar dan Berkarya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:00 WIB

7 Murid MAN 1 Garut Dipercaya Jadi Paskibraka HUT RI ke-81 Karangpawitan

Berita Terbaru

Rektor Institut Kesehatan Karsa Husada Garut Dr. Iwan Wahyudi saat kegiatan PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Kampus 2 IKKHG, Rabu (19/8/2026).

Perguruan Tinggi

IKKHG Sambut 796 Mahasiswa Baru, Kedokteran Gigi Mulai Dirintis

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

Persib Bandung merayakan kemenangan 3-2 atas Bali United pada laga pamungkas Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (18/8/2026). (Ilustrasi Warta Garut)

Olahraga

Persib vs Bali United: 3 Momen Unik yang Warnai Drama 3-2

Rabu, 19 Agu 2026 - 12:30 WIB