WARTAGARUT.COM – Menjalankan tugas sebagai Paskibraka bukan menjadi akhir dari proses pembentukan karakter generasi muda. Camat Karangpawitan Drs. H. Anas Aolia Malik, M.Si., meminta para anggota Paskibraka tetap menjadi teladan setelah menyelesaikan tugas dalam rangkaian upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Pesan tersebut disampaikan Anas setelah rangkaian upacara, mulai dari pengibaran hingga penurunan Bendera Merah Putih, berlangsung di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.
Ia memastikan secara umum pelaksanaan upacara berjalan sesuai ketentuan. Para anggota Paskibraka juga disebut dalam kondisi sehat setelah menjalankan tugas.
“Secara umum SOP sudah diterapkan sesuai ketentuan, dari pagi menaikkan bendera, upacara kemudian hari ini penurunan bendera dan alhamdulillah anak-anak sehat, semua baik-baik saja,” ujar Anas.
Namun, menurutnya, proses yang dijalani Paskibraka tidak semestinya berhenti setelah tugas upacara selesai.
Paskibraka Diminta Jadi Teladan
Anas mengatakan para anggota Paskibraka telah melalui proses panjang sebelum dipercaya menjalankan tugas. Mereka mengikuti seleksi dan kemudian menjalani latihan selama beberapa minggu sebagai persiapan.
Karena itu, pengalaman tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan kemampuan dalam menjalankan tugas upacara, tetapi juga membentuk sikap dan karakter yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Anas secara khusus meminta para anggota Paskibraka menjadi suri teladan di lingkungan masing-masing.
“Saya hanya menyampaikan anak-anak setelah dilatih ini menjadi suri tauladan,” katanya.
Menurutnya, salah satu hasil penting dari proses pelatihan adalah tumbuhnya kecintaan kepada negara yang diwujudkan melalui perilaku nyata.
Ia menekankan bahwa kecintaan terhadap negara tidak cukup hanya ditunjukkan ketika mengenakan seragam Paskibraka atau saat menjalankan tugas dalam upacara.
“Setelah pelatihan minimal ada kenaikan atau ada peningkatan kecintaan terhadap negara dengan cara disiplin diri,” ujar Anas.
Disiplin, Belajar dan Hormati Orang Tua
Pesan Anas kemudian diarahkan pada kehidupan para Paskibraka setelah kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing.
Ia meminta pengalaman selama menjadi Paskibraka diteruskan melalui kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satunya dengan belajar secara sungguh-sungguh.
“Belajar yang benar, hormat terhadap orang tua, terhadap sesama, dan tidak melupakan kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa bagi Anas, keberhasilan Paskibraka bukan hanya diukur dari kemampuan menjalankan gerakan dan tugas saat upacara.
Lebih jauh, proses tersebut diharapkan membentuk generasi muda yang memiliki disiplin, tanggung jawab, rasa hormat dan kecintaan terhadap negara.
Tugas Selesai, Nilai Harus Tetap Dibawa
Rangkaian tugas Paskibraka di Kecamatan Karangpawitan menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Anas menilai proses seleksi dan latihan yang dijalani para peserta memiliki nilai pendidikan yang penting. Karena itu, nilai-nilai tersebut diharapkan tetap dibawa setelah mereka tidak lagi bertugas di lapangan upacara.
Di sisi lain, peringatan kemerdekaan di Karangpawitan juga diisi dengan berbagai kegiatan masyarakat. Salah satunya jalan sehat yang menurut Anas mendapat antusiasme tinggi dari warga.
Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat bersama unsur Forkopimcam dan panitia.
“Luar biasa Karangpawitan, dari mulai kemarin ribuan orang datang jalan sehat. Termasuk tadi parade pawai kemerdekaan, insyaallah Karangpawitan lebih bagus lagi,” katanya.
Selain kegiatan tingkat kecamatan, rangkaian perayaan juga dilaksanakan di masing-masing desa.
Bagi Anas, semangat kemerdekaan pada akhirnya tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui sikap dan tindakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Termasuk bagi para Paskibraka yang telah menjalankan tugas, pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk menunjukkan keteladanan, kedisiplinan, kepedulian terhadap sesama serta kecintaan terhadap negara.
Penulis : Soni Warta Garut
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar