Raihan, Santri Murid Al Mashduqi dari Rancabuaya yang Jadi Paskibraka Garut

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhamad Raihan Alpa Salam, santri MA Unggulan Al Mashduqi, dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Garut 2026.

Muhamad Raihan Alpa Salam, santri MA Unggulan Al Mashduqi, dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Garut 2026.

WARTAGARUT.COM – Dari kawasan Rancabuaya, Muhamad Raihan Alpa Salam membawa nama daerahnya ke barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Garut 2026.

Santri Murid MA Unggulan Al Mashduqi International Islamic Boarding School Garut itu terpilih sebagai salah satu anggota Paskibraka putra tahun ini. Raihan merupakan putra Bapak Warman dan ibu Lilis Sulistiawati.

Ia telah menempuh pendidikan di Al Mashduqi sejak jenjang SMP sebelum melanjutkan ke MA Al Mashduqi.

Namanya tercantum dalam daftar anggota Paskibraka putra Kabupaten Garut 2026 sebagai perwakilan MA Unggulan Al Mashduqi IIBS Garut.

Dari Rancabuaya ke Barisan Paskibraka

Raihan dikukuhkan bersama anggota Paskibraka Kabupaten Garut lainnya pada Sabtu (15/8/2026) pukul 16.00 WIB di Gedung Pendopo Kabupaten Garut.

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Garut.

Bagi Raihan, perjalanan menuju barisan Paskibraka tidak berdiri sendiri.

Proses tersebut berjalan beriringan dengan pendidikan yang ia jalani sebagai santri murid di Al Mashduqi.

Saat ini, Raihan berada dalam Cluster Al-Azhar–Timur Tengah, jalur pendidikan yang dipersiapkan bagi santri untuk melanjutkan studi ke Al-Azhar Cairo, Mesir, maupun perguruan tinggi lainnya di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  MAN 1 Garut Deklarasi Anti Korupsi, 200 Siswa Ikuti Dialog Integritas Bangkit 2026

Pada jenjang SMP di Al Mashduqi, Raihan juga memperoleh Syahadah/Ijazah Al-Azhar Cairo Mesir.

Perjalanan pendidikannya tersebut memberikan warna tersendiri dalam kisahnya sebagai Paskibraka.

Di satu sisi, ia dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke dunia internasional.

Di sisi lain, ia menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari generasi muda yang mengabdi di daerahnya.

Bukan Santri Pertama dari Cluster Al-Azhar

Raihan ternyata bukan satu-satunya santri murid dari Cluster Al-Azhar–Timur Tengah yang menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Garut.

Setahun sebelumnya, Ardia Zidan, kakak kelas Raihan dalam cluster yang sama, telah lebih dahulu menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Garut 2025.

Kesamaan perjalanan keduanya memperlihatkan adanya kesinambungan.

Pendidikan yang diarahkan untuk membuka akses studi ke Timur Tengah tetap berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan kepedulian terhadap bangsa.

Kisah tersebut juga menunjukkan bahwa orientasi pendidikan ke luar negeri tidak harus membuat seorang pelajar menjauh dari lingkungan dan identitas kebangsaannya.

Sebaliknya, wawasan yang lebih luas dapat tumbuh bersama dengan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap daerah dan negara.

Pendidikan Global, Pengabdian untuk Indonesia

Bagi Raihan, menjadi Paskibraka merupakan pengalaman yang mempertemukan dua bagian penting dalam perjalanan pendidikannya: pembentukan karakter sebagai santri murid dan tanggung jawab sebagai putra daerah.

Baca Juga :  Polres Garut Periksa 7 Terduga Pelaku Bullying Pelajar di Sukawening

Dari Rancabuaya, ia membawa nama daerah. Dari Al Mashduqi, ia membawa nilai pendidikan dan pembentukan karakter.

Sementara dari barisan Paskibraka, ia menjalankan tugas kehormatan dalam rangkaian peringatan kemerdekaan Indonesia.

Momentum pengukuhan Raihan juga mendapat dukungan langsung dari keluarga, Kepala Departemen Pengasuhan Al Mashduqi, wali kelas, guru, serta keluarga besar Al Mashduqi.

Kehadiran Ardia turut pada momen pengukuhan tersebut menjadi  bagian dari dukungan sekaligus simbol kesinambungan semangat pengabdian di antara santri murid Al Mashduqi.

Kisah Raihan dan Ardia menjadi gambaran bahwa cita-cita menuntut ilmu hingga ke tingkat internasional dapat berjalan bersama dengan kecintaan terhadap tanah air.

Menatap Al-Azhar dan kawasan Timur Tengah bukan berarti meninggalkan Indonesia.

Justru pendidikan dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membawa nilai-nilai kebangsaan ke mana pun langkah mereka berlanjut.

Bagi Raihan, langkah itu kini dimulai dari barisan Paskibraka Kabupaten Garut.

Dari Rancabuaya ia melangkah untuk Garut.

Dari Al Mashduqi ia dipersiapkan untuk menatap dunia. Dan di tengah barisan Paskibraka, ia menjalankan satu bentuk pengabdian untuk Indonesia.***

Penulis : Soni Warta Garut

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korem 062 Sosialisasikan Pa PK TNI, Lulusan Kesehatan Dibutuhkan
Tim Verifikasi Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Barat Lakukan Verifikasi Lapangan di SMK Muhammadiyah Garut
Tim Adiwiyata Jabar Lakukan Verifikasi Lapangan, Sebut MA Unggulan Al-Mashduqi IIBS Garut Siap Menuju Adiwiyata Nasional
YDHIG dan IKKHG Hadir di Tengah Warga Garut, Gelar Olahraga dan Layanan Kesehatan Gratis
MAN 1 Garut Deklarasi Anti Korupsi, 200 Siswa Ikuti Dialog Integritas Bangkit 2026
Ketua Pembina YDHIG Tekankan Karakter, Mutu, dan Kebersamaan dalam Apel Gabungan IKKHG
Vanisa Anggraeni Raih Medali Emas OSSN Nasional, Harumkan SMK Muhammadiyah Garut
Mahasiswa Uniga Raih Dua Podium di Arung Progo Festival 2026

1 Komentar

  • Alhamdulilah Garut semakin menarik makin cantik dan gagah lengkap semakin mumpuni dalam dunia Pendidikan, Keperawatan. Insya Allah Garut menjadi Kota Kabupaten Paling Istimewa karena Kemajuannya.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:20 WIB

Korem 062 Sosialisasikan Pa PK TNI, Lulusan Kesehatan Dibutuhkan

Rabu, 9 September 2026 - 09:33 WIB

Tim Verifikasi Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Barat Lakukan Verifikasi Lapangan di SMK Muhammadiyah Garut

Rabu, 9 September 2026 - 08:59 WIB

Tim Adiwiyata Jabar Lakukan Verifikasi Lapangan, Sebut MA Unggulan Al-Mashduqi IIBS Garut Siap Menuju Adiwiyata Nasional

Sabtu, 5 September 2026 - 16:17 WIB

YDHIG dan IKKHG Hadir di Tengah Warga Garut, Gelar Olahraga dan Layanan Kesehatan Gratis

Jumat, 4 September 2026 - 19:38 WIB

MAN 1 Garut Deklarasi Anti Korupsi, 200 Siswa Ikuti Dialog Integritas Bangkit 2026

Berita Terbaru