WARTAGARUT.COM – Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) menyambut sekitar 796 mahasiswa baru pada Tahun Akademik 2026/2027. Di tengah momentum tersebut, kampus juga tengah merintis pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi sebagai salah satu program strategis pengembangan institusi.
Hal itu disampaikan Rektor IKKHG Dr. Iwan Wahyudi, S.Kep., Ners., M.Kep. dalam Sidang Terbuka Senat Akademik IKKHG pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Kampus 2 IKKHG, Jalan Nusa Indah, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (19/8/2026).
Menurut Iwan, PKKMB tidak sekadar menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan tersebut menjadi tahap awal untuk mengenalkan mahasiswa terhadap lingkungan akademik dan berbagai hal yang akan mereka hadapi selama menjalani pendidikan di IKKHG.
“PKKMB ini bukan hanya menjadi momentum penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga untuk mengenalkan kehidupan kampus, mulai dari visi dan misi, tata kelola, hingga proses pembelajaran yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di IKKHG,” ujar Iwan.
Isi Artikel
Sekitar 796 Mahasiswa Baru Masuk IKKHG
Dr. Iwan mengungkapkan, jumlah mahasiswa baru yang sedang dalam proses penerimaan dan penetapan pada tahun akademik ini mencapai sekitar 796 orang.
Kampus, kata dia, tidak hanya berfokus pada penerimaan mahasiswa, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mengawal proses pendidikan mereka agar berjalan dengan baik hingga memperoleh kompetensi yang telah dipersiapkan.
“Alhamdulillah, tahun ini dalam proses penerimaan dan penetapan terdapat sekitar 796 mahasiswa baru. Kami ingin mengawal mereka agar dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik dan mencapai kompetensi yang telah dipersiapkan sebagai bekal setelah menyelesaikan studi,” katanya.
Menurutnya, kompetensi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa ketika nantinya menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia profesional.
Mahasiswa Kesehatan Tak Cukup Hanya Menguasai Akademik
Sebagai perguruan tinggi yang bergerak di bidang kesehatan, IKKHG menempatkan kemampuan akademik, keterampilan, dan sikap sebagai bagian yang saling berkaitan dalam proses pendidikan.
Iwan mengatakan mahasiswa perlu memperoleh pembekalan yang tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan sikap profesional.
“Mahasiswa tidak hanya perlu dibekali kemampuan akademik, tetapi juga pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Kami berkomitmen memberikan pembekalan terbaik agar mereka memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidangnya,” tutur Iwan.
Selain kompetensi, IKKHG juga memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter mahasiswa melalui nilai akhlak, moral dan etika.
Hal tersebut dinilai penting agar mahasiswa tidak hanya tumbuh sebagai tenaga profesional yang memiliki kemampuan di bidang kesehatan, tetapi juga mempunyai kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami juga berupaya menanamkan nilai-nilai akhlak, moral, dan etika agar mahasiswa dapat bertumbuh menjadi pribadi yang memiliki kepedulian, empati, serta rasa menyayangi terhadap sesama,” ungkapnya.
IKKHG Garut Mulai Rintis Prodi Kedokteran Gigi
Di tengah penerimaan mahasiswa baru, IKKHG juga tengah menyiapkan pengembangan institusi melalui rintisan pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi.
Iwan menyebut program tersebut menjadi salah satu agenda strategis yang saat ini sedang digarap pihak kampus. Namun, prosesnya masih berjalan sehingga pendirian program studi tersebut belum dapat disebut telah terealisasi.
“Kami sedang merintis pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi. Ini merupakan salah satu program strategis yang saat ini sedang kami garap dan kami berharap prosesnya dapat berjalan hingga memperoleh izin pendirian,” kata Dr. Iwan.
Ia berharap proses rintisan tersebut dapat terus berjalan sehingga target memperoleh izin pendirian dapat diwujudkan.
Pengembangan program studi tersebut menjadi bagian dari upaya IKKHG memperkuat institusi sekaligus memperluas bidang pendidikan kesehatan yang dikembangkan di lingkungan kampus.
Kualitas Dosen Jadi Perhatian
Selain rencana pengembangan program studi, peningkatan kualitas tenaga pengajar juga menjadi perhatian IKKHG dalam menjaga mutu pendidikan dan lulusan.
Iwan mengatakan kemampuan dosen perlu terus diperbarui mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan bidang keilmuan masing-masing.
“Peningkatan kualitas dosen menjadi salah satu perhatian kami. Kemampuan dosen perlu terus diperbarui, baik melalui peningkatan jenjang pendidikan maupun penguatan kompetensi sesuai bidang ilmu dan bidang ajar masing-masing,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus perlu berjalan bersama dengan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.
“Selain meningkatkan kualitas dosen, kami juga terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas sarana serta prasarana untuk mendukung proses pendidikan di kampus,” ujarnya.
IKKHG Bersiap Hadapi Era Digital dan AI
Perkembangan teknologi juga menjadi perhatian dalam inovasi pembelajaran di IKKHG.
Menurut Iwan, perguruan tinggi perlu beradaptasi dengan perubahan teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Di tengah perkembangan digitalisasi dan artificial intelligence (AI), proses pembelajaran harus adaptif. Kita harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan menyesuaikan pendidikan dengan perubahan teknologi tersebut,” tegas Iwan.
Adaptasi tersebut menjadi bagian dari upaya kampus agar proses pendidikan tetap relevan dengan kebutuhan zaman dan perkembangan dunia profesional.
Target IKKHG: Lulusan Unggul, Religius dan Berdaya Saing
Ke depan, IKKHG menargetkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sekaligus karakter yang kuat.
Iwan menyebut lulusan IKKHG diharapkan mampu bersaing bukan hanya di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga dalam lingkungan global.
“Target kami adalah menghasilkan lulusan yang unggul, religius, dan siap berdaya saing di dunia global. Yang paling penting, IKKHG harus terus bertumbuh dan berkembang menjadi perguruan tinggi yang lebih baik dan lebih maju,” pungkasnya.
Dengan sekitar 796 mahasiswa baru yang memasuki Tahun Akademik 2026/2027, IKKHG kini tidak hanya menghadapi tantangan dalam mengawal proses pendidikan mahasiswa, tetapi juga tengah mendorong pengembangan institusi melalui peningkatan kualitas dosen, sarana pendidikan, adaptasi teknologi, serta rintisan Program Studi Kedokteran Gigi.
Penulis : Soni Warta Garut
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar