Rektor IKKHG Tegaskan Transformasi Institut Jadi Tonggak Peningkatan Mutu Pendidikan Kesehatan

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor IKKHG Tegaskan Transformasi Institut Jadi Tonggak Peningkatan Mutu Pendidikan Kesehatan

Rektor IKKHG Tegaskan Transformasi Institut Jadi Tonggak Peningkatan Mutu Pendidikan Kesehatan

WARTAGARUT.COM – Rektor Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG), Dr. Iwan Wahyudi, S.Kep., Ners., M.Kep., menegaskan bahwa perubahan bentuk STIKes Karsa Husada Garut menjadi Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKHG) merupakan langkah strategis dan visioner dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi kesehatan di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian acara Milad ke-22 Yayasan Dharma Husada Insani Garut (YDHIG), pelantikan rektor pertama, serta peresmian Gedung Kampus 3 di Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (23/1/2026).

Dr. Iwan Wahyudi mengawali sambutannya dengan ungkapan rasa syukur atas capaian besar institusi yang kini resmi bertransformasi menjadi institut.

“Alhamdulillahirobbil alamin, puji dan syukur ke hadirat Allah SWT. Atas rahmat dan karunia-Nya, STIKes Karsa Husada Garut hari ini resmi bertransformasi menjadi Institut Kesehatan Karsa Husada Garut. Perubahan ini adalah anugerah sekaligus hasil kerja keras, doa, dan kolaborasi seluruh organ yayasan, sivitas akademika, serta para pemangku kepentingan,” ujar Iwan.

Baca Juga :  Tim Adiwiyata Jabar Lakukan Verifikasi Lapangan, Sebut MA Unggulan Al-Mashduqi IIBS Garut Siap Menuju Adiwiyata Nasional

Menurutnya, alih bentuk dari sekolah tinggi menjadi institut tidak sekadar perubahan administratif, melainkan cerminan komitmen kelembagaan untuk terus bertumbuh dan beradaptasi dengan dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.

“Transformasi ini merupakan langkah strategis dan visioner. Bukan hanya soal struktur, tetapi tentang komitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Iwan.

Ia menambahkan, perubahan status kelembagaan diharapkan mampu memperkuat identitas Institut Kesehatan Karsa Husada Garut sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja, khususnya sektor kesehatan yang terus berkembang.

“Dengan menjadi institut, peluang kolaborasi menjadi lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional. Ini penting agar lulusan kita memiliki kompetensi yang relevan dan mampu bersaing,” jelasnya.

Bagi sivitas akademika, momentum ini dinilai sebagai pemicu untuk meningkatkan profesionalisme, budaya mutu, serta semangat berprestasi di lingkungan kampus.

Baca Juga :  Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut

“Ini saatnya kita memperkuat budaya mutu, meningkatkan etos kerja, dan membangun atmosfer akademik yang produktif. Sivitas akademika harus menjadikan perubahan ini sebagai motivasi untuk terus berkembang,” tegas Iwan.

Dr. Iwan Wahyudi juga menekankan bahwa amanah sebagai rektor pertama Institut Kesehatan Karsa Husada Garut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan optimisme.

“Saya menyambut perubahan ini sebagai amanah besar. Semoga Institut Kesehatan Karsa Husada Garut mampu tumbuh menjadi institusi pendidikan tinggi kesehatan yang unggul, berkarakter, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Ia pun mengajak seluruh civitas akademika untuk bersatu padu dan bersinergi demi mewujudkan visi besar institut ke depan.

“Mari bersama-sama, bersatu padu, saling bersinergi untuk mewujudkan Institut Kesehatan Karsa Husada Garut yang unggul, religius, dan berwawasan global,” pungkas Dr. Iwan Wahyudi.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026
Riset Terbaru: AI Tingkatkan Minat Siswa terhadap Sains dan Matematika
Lionel Messi Menggila! Argentina Bungkam Austria 2-0 dan Lolos ke 32 Besar
Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.015 Saat Mata Uang Asia Melemah
Banyak Ibu Punya 3 sampai 6 Anak, Putri Karlina Minta Keluarga Mulai Rencanakan Kelahiran
Banyak Anak Terkendala Akta, Putri Karlina Turun Tinjau Program Isbat Nikah
Bupati Garut Harap Sensus Ekonomi 2026 Jadi Solusi Urai Persoalan Ekonomi Daerah
Buka Rakerkab KONI, Bupati Garut Pasang Target Prestasi dan Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2030

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Riset Terbaru: AI Tingkatkan Minat Siswa terhadap Sains dan Matematika

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:59 WIB

Lionel Messi Menggila! Argentina Bungkam Austria 2-0 dan Lolos ke 32 Besar

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:39 WIB

Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.015 Saat Mata Uang Asia Melemah

Minggu, 26 April 2026 - 08:37 WIB

Banyak Ibu Punya 3 sampai 6 Anak, Putri Karlina Minta Keluarga Mulai Rencanakan Kelahiran

Berita Terbaru