WARTAGARUT.COM– Sebanyak 752 mahasiswa baru resmi bergabung dalam keluarga besar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karsa Husada Garut melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dalam bentuk Pengenalan Program Studi (PPS) Tahun Akademik 2025/2026. Acara berlangsung di Kampus 2 STIKes Karsa Husada Garut, Selasa (19/8/2025).
Ketua STIKes Karsa Husada Garut, H. Engkus Kusnadi, S.Kep., M.Kes., menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan mahasiswa baru yang terpilih dari ribuan pendaftar. Dari 1.259 calon mahasiswa, hanya 752 yang lolos seleksi.
“Selamat datang di STIKes Karsa Husada Garut. Kehadiran kalian adalah aset berharga bagi kami. Dari ribuan pendaftar, kalianlah yang terpilih. Ini bukan kebetulan, melainkan hasil kerja keras, doa, dan dukungan keluarga yang tak ternilai,” ungkap Engkus Kusnadi dalam sambutannya.
Rincian Mahasiswa Baru 2025/2026
D3 Keperawatan: 168 mahasiswa
D3 Kebidanan: 37 mahasiswa
D3 Teknologi Laboratorium Medis (TLM): 71 mahasiswa
D3 Farmasi: 63 mahasiswa
S1 Keperawatan: 193 mahasiswa
S1 Kebidanan: 65 mahasiswa
Profesi Ners: 116 mahasiswa
Profesi Bidan: 22 mahasiswa
S1 Non Reguler: 17 mahasiswa
Total: 752 mahasiswa baru
Visi & Transformasi Kampus
H. Engkus Kusnadi mengungkapkan bahwa STIKes Karsa Husada Garut hadir dengan visi menjadi perguruan tinggi kesehatan yang unggul, religius, dan berwawasan global.
Saat ini, kata Ia, STIKes Karsa Husada Garut tengah berproses untuk bertransformasi menjadi Institut Kesehatan Karsa Husada Garut, dengan rencana penambahan program studi S1 Gizi.
“Kami berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas moral, dan memiliki jiwa pengabdian tinggi. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga praktik di laboratorium modern dan mitra rumah sakit maupun puskesmas,” tambah Engkus.
Pesan untuk Mahasiswa Baru
Dalam kesempatan itu, Ketua STIKes Karsa Husada Garut mengingatkan mahasiswa baru untuk tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan soft skill.
“Ingatlah bahwa masa kuliah bukan hanya tentang mengejar nilai, tetapi juga proses pembentukan diri menjadi individu yang siap berkontribusi bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya berpartisipasi aktif, membangun relasi baik dengan dosen dan sesama mahasiswa, serta menjaga nama baik kampus.***
Penulis : Soni Tarsoni

















