WARTAGARUT.COM – SMK Muhammadiyah Garut menggelar peringatan Hari Kartini 2026 dengan tema “Perempuan Cerdas, Generasi Berkualitas” di sekolah yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani No.257, Wetan, Ciwalen, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (21/4/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan edukasi emansipasi wanita dan berbagai perlombaan untuk mengembangkan bakat siswa.
Kepala SMK Muhammadiyah Garut, Yan Yan Hermawan, mengatakan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk mengenalkan sejarah perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai tokoh yang memperjuangkan kesetaraan gender dan emansipasi wanita di Indonesia.
Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak hanya bertujuan mengenang perjuangan Kartini, tetapi juga menambah pengetahuan siswa tentang pentingnya kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam berbagai aspek kehidupan.
“Hari Kartini kita maknai sebagai bagaimana Ibu Kita Kartini sebagai pelopor pejuang emansipasi wanita,” ujar Yan Yan Hermawan.
Ia mengatakan, sekolah menekankan kepada siswa bahwa perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama, tetapi tetap tidak boleh melawan kodrat masing-masing sesuai peran dan tanggung jawabnya.
“Tadi juga dalam sambutan saya sampaikan penekanan kepada siswa bahwa adanya kesetaraan antara kaum pria dan kaum wanita dalam berbagai aspek, tetapi tetap tidak menghilangkan kodrat utama sebagai wanita,” katanya.
Yan Yan menuturkan, SMK Muhammadiyah Garut terus memperkuat peran siswi melalui pendidikan, pembelajaran, serta penanaman nilai-nilai kewanitaan dan emansipasi wanita.
Menurutnya, salah satu perhatian sekolah saat ini adalah mencegah pernikahan dini yang berpotensi membuat siswi putus sekolah. Karena itu, pihak sekolah terus berupaya mempertahankan siswa agar tetap melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Sering kita pertahankan, sering kita upayakan semaksimal mungkin bahwa mereka tetap belajar dulu yang utama, bahkan lebih jauhnya lagi bisa melanjutkan ke perguruan tinggi,” ucapnya.
Sementara itu, Pembina PR IPM SMK Muhammadiyah Garut, Umar, mengatakan peringatan Hari Kartini tahun ini diisi dengan berbagai perlombaan yang bertujuan melatih kreativitas, sportivitas, dan tanggung jawab siswa.
Menurut Umar, perlombaan yang digelar antara lain lomba membaca puisi, fashion show menggunakan baju kebaya, lomba menyanyi lagu tradisional, hingga lomba menghias kelas menggunakan barang bekas.
Ia menilai, seluruh kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pengembangan bakat dan karakter siswa.
“Ajang lomba ini diharapkan menjadi bentuk tanggung jawab, profesionalisme, sportivitas, dan pengembangan bakat siswa,” pungkasnya.
Penulis : Soni Tarsoni

















