WARTAGARUT.COM – Porseni madrasah tingkat Kabupaten Garut 2026 resmi digelar dengan melibatkan 1.261 peserta dari jenjang MI, MTs, dan MA.
Para peserta bersaing dalam cabang olahraga dan seni untuk mendapatkan kesempatan mewakili Garut pada tingkat Provinsi Jawa Barat.
Pembukaan Porseni berlangsung di MAN 1 Garut, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin (10/8/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan Porseni tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kualitas diri peserta didik.
Menurutnya, kompetisi tersebut diharapkan mampu membentuk siswa yang memiliki kesehatan jasmani dan rohani sekaligus karakter, pola pikir, keyakinan, serta akhlak yang baik.
“Kita melaksanakan Porseni tentunya harapannya adalah anak-anakku sekalian dan kita semua berharap bahwa sehat jasmani dan rohani,” ujar Dr. H. Saepulloh.
Ia juga mengingatkan peserta agar menjadikan sportivitas dan kesantunan sebagai bagian penting dalam pertandingan.
Menurutnya, keinginan menjadi pemenang harus tetap dibarengi sikap yang baik ketika berhadapan dengan peserta dari wilayah lain.
“Untuk menjadi pemenang itu harus dilandasi dengan attitude, sikap yang baik, kesantunan yang ditunjukkan oleh anak-anak sekalian. Biarkan sportivitas itu tetap ada,” katanya.
1.261 Peserta Ikuti Porseni Garut
Ketua Panitia Porseni tingkat Kabupaten Garut, U. Jenjen, S.Ag., M.Pd., menyebut total peserta yang mengikuti kegiatan mencapai 1.261 orang.
Peserta dari kelompok kerja madrasah ibtidaiyah (KKMI) berasal dari 13 KKM dengan jumlah 728 peserta.
Sementara itu, peserta dari jenjang MTs berjumlah 40 orang karena hanya mengikuti dua cabang.
Adapun peserta dari kelompok kerja madrasah aliyah (KKMA) mencapai 489 orang.
Dengan demikian, keseluruhan peserta dari berbagai jenjang madrasah yang terlibat dalam Porseni tingkat Kabupaten Garut 2026 mencapai 1.261 orang.
U. Jenjen mengatakan seluruh rangkaian pertandingan dan perlombaan tingkat kabupaten ditargetkan selesai dalam satu hari.
Para peserta terbaik nantinya akan menjadi wakil Kabupaten Garut untuk mengikuti Porseni tingkat Provinsi Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung di Kota Tasikmalaya pada 22 Agustus 2026.
Pertandingan Tersebar di Tiga Lokasi
MAN 1 Garut menjadi lokasi utama pelaksanaan Porseni. Selain itu, pertandingan juga dilaksanakan di MAN 2 Garut dan GOR Sudirman.
Kepala MAN 1 Garut, Drs. H. Sarip Asbuloh, M.Pmat., mengatakan sekitar 80 persen kegiatan dilaksanakan di MAN 1 Garut, terutama untuk cabang seni dari jenjang MI, MTs, dan MA.
Sejumlah cabang olahraga juga dilaksanakan di MAN 1 Garut, di antaranya bola voli tingkat MI, tenis meja untuk MI, MTs, dan MA, serta bulu tangkis tingkat MI.
Sementara cabang bola voli dan bulu tangkis tingkat MA dilaksanakan di MAN 2 Garut.
Adapun pertandingan futsal tingkat MA digelar di GOR Sudirman.
Menurut H. Sarip, MAN 1 Garut dipercaya sebagai tuan rumah Porseni tingkat Kabupaten Garut 2026.
Pihaknya berkoordinasi dengan panitia pelaksana dari PGM Indonesia Kabupaten Garut untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.
“Buat kami ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan MAN 1 Garut dijadikan sebagai tuan rumah Porseni,” ujarnya.
MAN 1 Garut Bidik Wakil ke Tingkat Jawa Barat
Selain menjadi tuan rumah, MAN 1 Garut juga mengirimkan perwakilan dari KKMA 1 Garut pada sejumlah cabang.
Perwakilan tersebut antara lain mengikuti futsal, bola voli, pidato Bahasa Inggris, dan bulu tangkis putri.
H. Sarip berharap peserta dari wilayahnya mampu memberikan prestasi terbaik sehingga dapat menjadi bagian dari kontingen Kabupaten Garut pada tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Targetnya yaitu kita bisa mendominasi atau mungkin jadi juara umum dari 8 KKMA ini dan mudah-mudahan bisa menempatkan perwakilannya khususnya dari murid MAN 1 Garut menjadi bagian daripada duta Kabupaten Garut mewakili untuk ke tingkat provinsi Jawa Barat,” katanya.
Kemenag Garut Bidik Prestasi di Tasikmalaya
Setelah kompetisi tingkat kabupaten selesai, para juara akan dipersiapkan untuk membawa nama Garut pada Porseni tingkat Provinsi Jawa Barat di Kota Tasikmalaya pada 22 Agustus 2026.
DR. H. Saepulloh meminta official, pembimbing, pelatih, dan kepala madrasah ikut mengawal peserta selama persiapan menuju kompetisi tingkat provinsi.
Ia berharap kontingen Garut mampu meraih hasil terbaik di tingkat Jawa Barat.
“Semoga anak-anak sekalian nanti di agenda Tasikmalaya pada tanggal 22 Agustus tahun 2026, kontingen Garut mudah-mudahan menjadi juara umum,” ucapnya.
Namun, Dr. H. Saepulloh kembali menekankan bahwa prestasi tidak hanya ditentukan kemampuan bertanding.
Sikap, kerja sama, kebersamaan, dan kesantunan harus tetap dijaga selama mengikuti kompetisi.
Dengan berakhirnya Porseni tingkat Kabupaten Garut, para peserta terbaik akan memiliki kesempatan membawa nama daerah ke tingkat Jawa Barat.
Kompetisi tersebut sekaligus menjadi ruang bagi madrasah untuk mengembangkan potensi siswa di bidang olahraga maupun seni.***
Penulis : Soni
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar