Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Profilnya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Destry Damayanti dalam proses pencalonan Gubernur Bank Indonesia.

Ilustrasi Destry Damayanti dalam proses pencalonan Gubernur Bank Indonesia.

WARTAGARUT.COMDestry Damayanti resmi menjadi calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto ke DPR RI pada Senin (10/8/2026).

Nama Destry diajukan untuk mengisi posisi Gubernur BI definitif setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.

Pengusulan tersebut menempatkan Destry sebagai kandidat utama untuk memimpin bank sentral Indonesia.

Sebelum masuk proses pencalonan definitif, Destry telah menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI setelah sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah telah menyerahkan Surat Presiden (Surpres) terkait calon Gubernur BI kepada pimpinan DPR RI pada Senin.

Presiden Prabowo hanya mengusulkan satu nama untuk posisi Gubernur BI, yakni Destry Damayanti.

Pemerintah juga menyampaikan usulan untuk posisi Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur BI lainnya.

Destry Punya Pengalaman Panjang di Sektor Keuangan

Destry Damayanti bukan nama baru dalam dunia ekonomi dan keuangan Indonesia.

Perempuan kelahiran Jakarta, 16 Desember 1963, tersebut menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan hingga memperoleh gelar Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat.

Karier Destry di sektor ekonomi dimulai jauh sebelum masuk ke Bank Indonesia.

Ia pernah menjadi Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000-2003.

Destry kemudian menjalani aktivitas sebagai peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.

Pengalamannya di sektor keuangan semakin luas ketika dipercaya menjadi Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011.

Setelah itu, ia menjabat Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound

Pada periode 2014-2015, Destry juga dipercaya menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN.

Kariernya kemudian berlanjut ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Destry menjadi anggota Dewan Komisioner LPS untuk periode 2015-2019.

Masuk Bank Indonesia Sejak 2019

Pengalaman Destry di sektor keuangan kemudian membawanya ke Bank Indonesia.

Ia pertama kali ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 untuk masa jabatan 2019-2024. Destry dilantik pada 7 Agustus 2019.

Setelah masa jabatan tersebut berakhir, Destry kembali ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2024-2029 melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024.

Ia kembali mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024.

Posisi tersebut kemudian membuat Destry menjadi figur yang berada di lingkaran pimpinan bank sentral ketika terjadi pergantian kepemimpinan BI pada Juli 2026.

Ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI

Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada akhir Juli 2026.

Setelah pengunduran diri tersebut diterima pemerintah, Destry yang saat itu menjabat Deputi Gubernur Senior menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI.

Pemerintah menjelaskan bahwa mekanisme tersebut sesuai dengan ketentuan mengenai penggantian sementara Gubernur BI ketika pejabat definitif mengundurkan diri.

Dalam posisi tersebut, Destry melanjutkan tugas kepemimpinan bank sentral selama proses penentuan Gubernur BI definitif berlangsung.

Kini, setelah Presiden Prabowo mengajukan namanya sebagai calon tunggal, Destry memasuki tahap berikutnya, yakni proses politik di DPR RI.

Berpeluang Jadi Perempuan Pertama Pimpin BI

Jika nantinya memperoleh persetujuan DPR dan ditetapkan sebagai Gubernur BI definitif, Destry berpeluang mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin Bank Indonesia secara definitif.

Baca Juga :  Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati

Reuters menyebut pencalonan Destry sebagai kandidat tunggal juga disambut positif oleh pasar.

Rupiah menguat setelah pengumuman tersebut dan mencapai level terkuat terhadap dolar AS sejak 18 Juni 2026.

Pada perdagangan Senin (10/8/2026), rupiah ditutup menguat sekitar 0,79 persen ke level Rp17.755 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg yang dikutip sejumlah media.

Penguatan tersebut tidak hanya dipengaruhi pencalonan Destry, tetapi juga faktor lain, termasuk pergerakan dolar AS.

Respons pasar tersebut menjadi salah satu perkembangan penting setelah pemerintah memberikan kepastian mengenai kandidat yang akan mengisi posisi Gubernur BI.

Menunggu Proses di DPR

Meski telah menjadi calon tunggal yang diusulkan Presiden, Destry belum otomatis menjadi Gubernur BI definitif.

Nama tersebut masih harus melalui mekanisme yang berlaku di DPR RI, termasuk uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.

DPR sebelumnya telah menyatakan proses uji kelayakan calon Gubernur BI akan dilakukan setelah masa reses berakhir.

Dengan pengalaman panjang di sektor ekonomi, keuangan, LPS, serta Bank Indonesia, Destry kini menghadapi tahapan penting sebelum posisi Gubernur BI definitif dapat dipastikan.

Jika proses di DPR berjalan sesuai mekanisme dan pencalonannya memperoleh persetujuan, Destry akan menjadi perempuan pertama yang memimpin Bank Indonesia secara definitif sekaligus melanjutkan kepemimpinan bank sentral pada periode yang menghadapi tantangan menjaga stabilitas rupiah, sistem keuangan, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.***

Penulis : Soni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound
Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati
Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya
Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut
Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen
Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026
Cara Cek Desil Kesejahteraan DTSEN BPS dengan NIK
Wakil Ketua DPRD Garut Dukung Diplomasi Parlemen Buka Pasar Global UMKM

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati

Rabu, 9 September 2026 - 21:51 WIB

Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 September 2026 - 18:37 WIB

Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut

Jumat, 4 September 2026 - 12:58 WIB

Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026

Berita Terbaru

Reisya Agustina Fauziah Juara 2 OMI 2026

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:19 WIB

MAN 1 Garut meraih dua prestasi dalam EXTRANAS 2026 melalui kategori Stand Expo Tematik dan Video Profil Keterampilan.

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:03 WIB