IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound

Senin, 14 September 2026 - 21:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pergerakan IHSG yang sempat mengalami tekanan tajam sebelum memangkas pelemahan menjelang penutupan.

Ilustrasi pergerakan IHSG yang sempat mengalami tekanan tajam sebelum memangkas pelemahan menjelang penutupan.

WARTAGARUT.COM – IHSG hari ini, Senin, 14 September 2026, ditutup melemah 0,10 persen atau 6,68 poin ke level 6.534,69 setelah sempat anjlok sekitar 2,6 persen ke level 6.371,39 pada perdagangan sesi II.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlangsung sangat volatil di tengah perhatian pasar terhadap perombakan Kabinet Merah Putih, termasuk pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara.

IHSG Sempat Anjlok ke Level 6.371

Sepanjang perdagangan Senin, IHSG bergerak dalam rentang yang lebar. Indeks dibuka di sekitar level 6.533,87 dan sempat mencapai level tertinggi 6.550.

Tekanan kemudian menguat pada sesi II hingga IHSG menyentuh level terendah sekitar 6.371,39. Posisi tersebut mencerminkan pelemahan lebih dari 2 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Namun, tekanan tersebut tidak bertahan hingga akhir perdagangan. IHSG berbalik arah dan memangkas sebagian besar pelemahannya menjelang penutupan.

IHSG Berbalik Setelah Suahasil Nazara Dilantik

Perubahan arah IHSG terjadi bertepatan dengan pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil di Istana Negara, Jakarta, pada Senin. Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026.

Baca Juga :  Murid MTsN 1 Garut Fakhri Nawwaf Al-Mumtaz Raih Juara 2 di Kejuaraan Universery Cimba Tasikmalaya 2026

Pasar kemudian merespons perubahan tersebut dengan pergerakan yang lebih positif pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Reuters melaporkan bahwa pergantian Menkeu mendapat respons positif dari sejumlah analis dan investor yang menilai Suahasil dapat memberikan stabilitas serta kredibilitas kebijakan fiskal.

Meski demikian, hubungan antara pelantikan Menkeu baru dan pembalikan IHSG perlu dibaca sebagai respons pasar, bukan sebagai kepastian bahwa satu peristiwa tunggal menjadi penyebab seluruh pergerakan indeks.

Nilai Transaksi IHSG Hari Ini

Data perdagangan yang dihimpun sejumlah sumber menunjukkan aktivitas transaksi saham berlangsung tinggi dengan nilai transaksi sekitar Rp18 triliun.

Sementara itu, data RTI Business yang dikutip Tirto mencatat nilai transaksi sekitar Rp17,9 triliun dengan 34,9 miliar saham berpindah tangan melalui lebih dari 2,1 juta transaksi.

Perbedaan angka antarsumber dapat terjadi karena waktu pengambilan atau sumber data perdagangan yang digunakan. Karena itu, angka tersebut sebaiknya diperlakukan sesuai sumber masing-masing.

Asing Mulai Memburu Saham Big Banks

Di tengah volatilitas IHSG, aksi beli investor asing pada sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar menjadi salah satu perhatian pasar.

Baca Juga :  Persib vs Melbourne Victory: Igor Tolic Waspadai Transisi Lawan

Berdasarkan data yang disampaikan dalam ulasan pasar Ajaib Sekuritas yang menjadi bahan berita ini, investor asing mencatatkan inflow sekitar Rp327 miliar pada sesi II. Aksi beli tersebut antara lain terlihat pada BBCA, BBNI, BMRI dan BBRI.

Data yang sama mencatat net buy asing masing-masing sekitar Rp123 miliar pada BBCA, Rp56 miliar pada BBNI, Rp48,6 miliar pada BMRI dan Rp42,1 miliar pada BBRI.

LQ45 dan IDX30 Justru Menguat

Berbeda dengan IHSG yang berakhir di zona merah, sejumlah indeks saham unggulan justru mencatat penguatan.

Indeks LQ45 ditutup naik sekitar 1,43 persen, sedangkan IDX30 menguat sekitar 1,40 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelemahan IHSG pada akhir perdagangan tidak menggambarkan pergerakan seluruh saham berkapitalisasi besar secara seragam.

Dengan demikian, perhatian pasar selanjutnya akan tertuju pada bagaimana investor merespons kebijakan Menteri Keuangan baru serta arah kebijakan fiskal pemerintah pada perdagangan berikutnya.

Untuk IHSG, penutupan di level 6.534,69 menjadi hasil akhir dari perdagangan yang sangat volatil: indeks sempat tertekan tajam ke area 6.371 sebelum berhasil memangkas sebagian besar pelemahannya menjelang penutupan.***

Penulis : Soni Warta Garut

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Tunai Bakal Hilang? Ini Fakta di Balik Transaksi Digital
Cek Bansos BPNT 2026: Link Resmi dan Cara Cek Pakai NIK
Rudy Gunawan Apresiasi Becak Listrik: Nyaman, Mang Becak Tidak Capek
Jalan Ciangkrong Dibuka, Distribusi Kopi Petani Garut Makin Mudah
Cara Cek Bansos Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Langkahnya
Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati
Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya
Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Uang Tunai Bakal Hilang? Ini Fakta di Balik Transaksi Digital

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Cek Bansos BPNT 2026: Link Resmi dan Cara Cek Pakai NIK

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Rudy Gunawan Apresiasi Becak Listrik: Nyaman, Mang Becak Tidak Capek

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Jalan Ciangkrong Dibuka, Distribusi Kopi Petani Garut Makin Mudah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Cara Cek Bansos Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Langkahnya

Berita Terbaru

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB