Kemenag Garut Perkuat Penyuluh Agama Hadapi Derasnya Informasi di Medsos

Senin, 14 September 2026 - 08:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kemenag Kabupaten Garut, H. Hamzah Rukmana, S.Ag., M.A dan Kasi Bimas Islam H. Muhtarom, M.Ag., dalam kegiatan Ngopi Pagi bersama penyuluh agama di Aula Atas Kankemenag Garut, Kamis, 10 September 2026.

Kepala Kemenag Kabupaten Garut, H. Hamzah Rukmana, S.Ag., M.A dan Kasi Bimas Islam H. Muhtarom, M.Ag., dalam kegiatan Ngopi Pagi bersama penyuluh agama di Aula Atas Kankemenag Garut, Kamis, 10 September 2026.

WARTAGARUT.COM – Kementerian Agama Kabupaten Garut memperkuat kapasitas penyuluh agama menghadapi perubahan pola penerimaan informasi keagamaan masyarakat yang semakin dipengaruhi media sosial.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, H. Muhtarom, M.Ag., dalam kegiatan Ngopi Pagi atau Ngobrol Peradaban Islam Bersama Penyuluh Agama di Aula Atas Kankemenag Garut, Kamis, 10 September 2026.

Menurut Muhtarom, Ngopi Pagi menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum untuk menyampaikan program, informasi terbaru, evaluasi kegiatan, serta rencana kerja para penyuluh agama di Kabupaten Garut.

“Pertama sebagai wadah silaturahmi para penyuluh agama seluruh Kabupaten Garut. Yang kedua, menyampaikan rencana-rencana program kegiatan penyuluh agama Kementerian Agama Kabupaten Garut,” kata Muhtarom.

Forum tersebut juga digunakan Seksi Bimas Islam untuk menyampaikan program lanjutan dari tingkat pusat maupun wilayah agar dapat dipahami secara lebih spesifik dan teknis oleh para penyuluh.

Penyuluh Agama Hadapi Tantangan Media Sosial

Muhtarom menilai tantangan penyuluh agama semakin berat di era digital. Masyarakat kini dapat memperoleh berbagai informasi dan pemahaman keagamaan melalui media sosial dalam waktu singkat.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat penyuluh tidak cukup hanya mengandalkan metode dakwah konvensional. Penyuluh juga perlu memahami karakter komunikasi di media sosial agar pesan keagamaan dapat disampaikan secara efektif.

“Secanggih apapun ceramah atau kajian keagamaan, kalau hari ini sudah orang bisa mengakses berbagai informasi, situs, atau pemahaman di tangan masyarakat masing-masing,” ujarnya.

Karena itu, Kemenag Garut mendorong penyuluh agama meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah dan komunikasi dengan masyarakat.

Baca Juga :  Tim Adiwiyata Jabar Lakukan Verifikasi Lapangan, Sebut MA Unggulan Al-Mashduqi IIBS Garut Siap Menuju Adiwiyata Nasional

Muhtarom mengatakan para penyuluh dilatih membuat konten dakwah dengan memperhatikan durasi dan penyajian agar sesuai dengan karakter konsumsi informasi di media sosial.

“Mereka harus punya kapasitas yang mumpuni dalam memanfaatkan media sosial sebagai alat dakwahnya mereka,” katanya.

Kompetensi Penyuluh Terus Ditingkatkan

Selain kemampuan digital, peningkatan kompetensi keilmuan dan intelektualitas penyuluh menjadi perhatian dalam pembinaan yang dilakukan Bimas Islam.

Peningkatan tersebut dilakukan melalui diskusi reguler, organisasi penyuluh, serta kajian keagamaan yang juga menjadi bagian dari kegiatan Ngopi Pagi.

Muhtarom menjelaskan, forum tersebut tidak hanya digunakan untuk mengevaluasi kegiatan organisasi dan menyampaikan informasi terbaru, tetapi juga menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman keagamaan.

Di tingkat lapangan, penyuluh juga didorong menunjukkan karya nyata melalui kegiatan pembinaan masyarakat di desa-desa.

“Karya nyata mereka itu selalu saya tanyakan. Mana karya nyata Anda dalam bidang keagamaan di desa Anda yang dibina,” ujar Muhtarom.

Menurut dia, keberadaan kegiatan keagamaan yang dirintis maupun diperkuat oleh penyuluh dapat menjadi bagian dari bentuk karya nyata dalam menjalankan tugas pembinaan masyarakat.

Penyuluh Berperan hingga Tingkat Desa

Peran penyuluh agama, lanjut Muhtarom, tidak terbatas pada kegiatan ceramah atau pengajian. Penyuluh juga menjalankan fungsi edukasi, advokasi keagamaan, pemberian pemahaman kepada masyarakat, serta penyelesaian persoalan dengan pendekatan berbasis keagamaan.

Basis kegiatan penyuluh telah menjangkau tingkat desa. Karena itu, penyuluh dituntut mampu melihat kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya dan menghasilkan kegiatan yang relevan.

Baca Juga :  Tim Verifikasi Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Barat Lakukan Verifikasi Lapangan di SMK Muhammadiyah Garut

Dalam menghadapi informasi keagamaan yang keliru atau berpotensi menyesatkan, penanganannya menurut Muhtarom perlu melihat substansi persoalan terlebih dahulu.

Jika menyangkut persoalan yang bersifat asasi dalam pemahaman keagamaan, penanganannya perlu dilakukan secara hati-hati dan dapat melibatkan pihak terkait, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan, maupun aparat apabila persoalan tersebut berkaitan dengan tindakan yang mengarah pada kriminalitas.

Sementara persoalan yang bersifat cabang atau furuiyah dalam fikih dapat dikaji melalui pendalaman pemahaman keagamaan.

Ngopi Pagi Jadi Forum Evaluasi Penyuluh

Muhtarom mengatakan kegiatan Ngopi Pagi telah berjalan rutin sejak 2024 dan dilaksanakan dua kali dalam satu bulan.

Forum tersebut diharapkan tidak berhenti pada diskusi, tetapi menghasilkan tindak lanjut baik dari sisi program organisasi penyuluh maupun pelaksanaan tugas pokok dan fungsi penyuluh agama.

“Harapan kami bahwa Ngopi Pagi ini menjadi barometer mengukur sebuah laku penyuluh agama itu aktivitasnya sejauh mana, apakah sesuai dengan tupoksinya atau tidak,” kata Muhtarom.

Selain mengukur aktivitas penyuluh, kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas penyuluh dalam pemahaman keagamaan, khususnya dalam menjalankan taklim dan dakwah di tengah masyarakat.

Muhtarom juga berharap Ngopi Pagi menjadi ruang silaturahmi dan sinergi antarp penyuluh sekaligus forum untuk membahas persoalan internal maupun berbagai kebutuhan pembinaan masyarakat.

Dengan demikian, forum tersebut diarahkan tidak hanya menjadi tempat bertukar informasi, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi dan penguatan kapasitas penyuluh agama di Kabupaten Garut.

Penulis : Soni Warta Garut

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian
Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi
Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan
Dr. Saepulloh Pamit, Ini Harapan untuk Kemenag Garut di Bawah Pimpinan Baru
Kemenag Garut Laksanakan GEBER MAS di 1.892 Masjid, Ini Targetnya
Kemenag Garut Dukung Penuh Seleksi Pimpinan BAZNAS, Ini Kompetensi yang Dicari
Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026 Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi  
Garut Raih Juara Umum II Pentas PAI Jawa Barat, Dua Gelar MTQ Jadi Penentu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:48 WIB

Kemenag Garut Perkuat Penyuluh Agama Hadapi Derasnya Informasi di Medsos

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:45 WIB

Dr. Saepulloh Pamit, Ini Harapan untuk Kemenag Garut di Bawah Pimpinan Baru

Berita Terbaru

Program Studi Magister Pendidikan Matematika Sekolah Pascasarjana IPI Garut meraih Akreditasi Unggul berdasarkan SK LAMDIK Nomor 1910/SK/LAMDIK/AK/M/IX/2026.

Perguruan Tinggi

Magister Pendidikan Matematika IPI Garut

Senin, 14 Sep 2026 - 08:35 WIB

Ilustrasi pertandingan Levante vs Barcelona setelah kemenangan Barcelona 4-2 pada LaLiga 2026/2027.

Olahraga

Klasemen Levante vs Barcelona Usai Barca Menang 4-2

Senin, 14 Sep 2026 - 03:45 WIB

Ilustrasi pertandingan Manchester United vs Manchester City dan perubahan posisi kedua klub dalam klasemen Premier League 2026/2027

Olahraga

Klasemen Premier League Usai Man Utd vs Man City 0-1

Senin, 14 Sep 2026 - 03:24 WIB

Ilustrasi jurnalistik pertandingan Man Utd vs Man City dalam lanjutan Premier League 2026/2027 di Old Trafford

Olahraga

Man Utd vs Man City 0-1, Gol Haaland Disahkan VAR

Senin, 14 Sep 2026 - 03:05 WIB