WARTAGARUT.COM – SMK Muhammadiyah Garut menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Baratdari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan verifikasi ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian dan evaluasi kesiapan sekolah dalam mewujudkan budaya peduli dan berbudaya lingkungan di lingkungan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, tim verifikasi melakukan peninjauan secara langsung terhadap berbagai program lingkungan yang telah dilaksanakan oleh SMK Muhammadiyah Garut.
Verifikasi mencakup kondisi lingkungan sekolah, pengelolaan kebersihan dan sampah, penghijauan, konservasi air dan energi, serta keterlibatan seluruh warga sekolah dalam mendukung program Adiwiyata.
Tim Verifikasi Lapangan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Vera Indrasari, S.T., M.M., memberikan sejumlah masukan dan saran kepada pihak sekolah sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan program Adiwiyata.
Dalam arahannya, Vera Indrasari menyampaikan pentingnya menjaga keberlanjutan program lingkungan yang telah berjalan agar tidak hanya menjadi kegiatan dalam rangka penilaian Adiwiyata, tetapi benar-benar menjadi budaya dan kebiasaan seluruh warga sekolah.
Beberapa hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan antara lain penguatan dokumentasi setiap kegiatan lingkungan, optimalisasi sarana dan prasarana pendukung, penataan serta pemanfaatan lingkungan sekolah, pengelolaan sampah secara lebih terintegrasi, serta peningkatan keterlibatan aktif peserta didik, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh warga sekolah.
Masukan tersebut menjadi bahan berharga bagi SMK Muhammadiyah Garut untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program lingkungan secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SMK Muhammadiyah Garut, Yanyan Hermawan, S.Pd.I., memaparkan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan sekolah dalam mendukung terwujudnya sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
Dalam pemaparannya, kepala sekolah menjelaskan bahwa program Adiwiyata di SMK Muhammadiyah Garut tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan lingkungan, tetapi juga diarahkan pada pembentukan karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan melalui berbagai kegiatan nyata dan berkelanjutan.
Berbagai program yang telah dilaksanakan melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari pembiasaan menjaga kebersihan, pemilahan dan pengelolaan sampah, penghijauan lingkungan sekolah, penghematan penggunaan air dan energi, hingga berbagai kegiatan edukasi dan pembiasaan perilaku ramah lingkungan.
Kepala sekolah menegaskan bahwa keberhasilan program Adiwiyata membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh warga sekolah.
Oleh karena itu, SMK Muhammadiyah Garut terus berupaya membangun lingkungan sekolah yang bersih, sehat, hijau, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran.
“Program Adiwiyata bukan sekadar mengejar predikat, tetapi bagaimana kepedulian terhadap lingkungan menjadi karakter dan budaya yang tumbuh dalam diri seluruh warga sekolah,” ujar Yanyan Hermawan, S.Pd.I.
Kegiatan verifikasi lapangan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi SMK Muhammadiyah Garut untuk terus meningkatkan kualitas program lingkungan sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
Dengan adanya masukan dari Tim Verifikasi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, SMK Muhammadiyah Garut berkomitmen untuk melakukan tindak lanjut dan perbaikan secara berkelanjutan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama menuju SMK Muhammadiyah Garut yang hijau, bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
SMK Muhammadiyah Garut — Peduli Lingkungan, Berbudaya, dan Berkelanjutan.(rls)***

















Komentar