Dinas Kesehatan Garut Cepat Tanggap Atas Kasus Keracunan Keluarga di Desa Sukalilah, Cibatu

Selasa, 16 Januari 2024 - 19:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Garut, Dr. H. Asep Surahman, SKM., M.KM, saat wawancara di Kantor Dinas Kesehatan kabupaten Garut pada Selasa, 16 Februari 2024

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Garut, Dr. H. Asep Surahman, SKM., M.KM, saat wawancara di Kantor Dinas Kesehatan kabupaten Garut pada Selasa, 16 Februari 2024

WARTAGARUT.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dengan sigap merespons kasus keracunan yang menimpa satu keluarga di Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu. Kejadian ini menimbulkan gejala pusing, mual, dan diare pada anggota keluarga setelah diduga mengonsumsi jamur pada Minggu, 14 Januari 2024.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Garut, Dr. H. Asep Surahman, SKM., M.KM, menyampaikan  kronologi peristiwa dan langkah-langkah tanggap yang diambil. 

“Keluarga tersebut segera dibawa ke IGD Puskesmas Cibatu pada jam 21.30 WIB, setelah mengalami gejala yang mencemaskan. Meskipun pada awalnya sulit dimintai keterangan, tindakan perawatan dan pengobatan dilakukan dengan cepat,” ungkap Asep Surahman.

Baca Juga :  Fenomena Langka! Makkah Diprediksi Gelap Lebih dari 5 Menit Akibat Gerhana Matahari Total

Asep Surahman menerangkan bahwa Tim dari Dinas Kesehatan melakukan investigasi tambahan keesokan harinya. 

Dari hasil wawancara dengan satu keluarga korban, dugaan keracunan makanan terkonfirmasi.

Lebih dari satu orang mengalami efek gejala yang sama setelah mengonsumsi makanan yang identik, melibatkan enam orang dan menegaskan bahwa ini adalah kasus keracunan makanan.

“Penting untuk mencatat bahwa tim medis berhasil mengamankan pasien dan membawa mereka ke Puskesmas pada pukul 21.30 WIB, berkat inisiatif Rt, Rw, serta kerabat dan tetangga terdekat. Upaya penentuan penyebab pasti melibatkan pengambilan sampel jamur dan muntahan pasien untuk dilakukan penilaian laboratorium,” tambah Asep Surahman.

Baca Juga :  Sekretaris Komisi IV DPRD Garut Dorong Kepala Sekolah Dipilih Berdasarkan Kompetensi

Dinkes Garut juga berkoordinasi dengan aparat setempat untuk mengamankan lokasi dan mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi makanan di sekitar tempat ditemukannya jamur yang diduga beracun. 

Meskipun kasus ini masih dalam status dugaan, Asep Surahman menegaskan perlunya kewaspadaan. Hasil dari laboratorium diharapkan keluar dalam waktu 7-10 hari mendatang.

Saat ini, semua korban telah pulih dan dipulangkan ke rumah masing-masing. Kasus ini mencerminkan respons cepat dan efektif dari Dinas Kesehatan Garut dalam menangani insiden kesehatan masyarakat.(soni)

Berita Terkait

Kasatreskrim Polres Garut Ungkap Fakta Baru Penipuan Modus Nikah, Akui 17 Kali Beraksi
Penipuan di Garut! Janji Nikahi Anak Korban Berujung Rumah Diruntuhkan
Review The Odyssey, Film Christopher Nolan yang Dibintangi Matt Damon
Polres Garut Ringkus Pelaku Penganiayaan Petugas KAI di Leuwigoong
Terungkap! Kasatreskrim polres Garut Beberkan Penyebab Petugas KAI Dikeroyok
Operasi Gabungan Tertibkan 117 Hektare Perambahan Gunung Papandayan, Ini Faktanya
Fenomena Langka! Makkah Diprediksi Gelap Lebih dari 5 Menit Akibat Gerhana Matahari Total
Polres Garut Bongkar Peredaran Psikotropika, Dua Pengedar Ditangkap dan Pemasok Diburu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:42 WIB

Kasatreskrim Polres Garut Ungkap Fakta Baru Penipuan Modus Nikah, Akui 17 Kali Beraksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:32 WIB

Penipuan di Garut! Janji Nikahi Anak Korban Berujung Rumah Diruntuhkan

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:02 WIB

Review The Odyssey, Film Christopher Nolan yang Dibintangi Matt Damon

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:57 WIB

Polres Garut Ringkus Pelaku Penganiayaan Petugas KAI di Leuwigoong

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:36 WIB

Terungkap! Kasatreskrim polres Garut Beberkan Penyebab Petugas KAI Dikeroyok

Berita Terbaru

Bukayo Saka mencetak hattrick saat Inggris mengalahkan Prancis 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Hard Rock, Miami.

EVENT OLAHRAGA

Prancis vs Inggris 4-6: Saka Hattrick, The Three Lions Akhiri Kutukan

Minggu, 19 Jul 2026 - 21:00 WIB

Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026 Program Magister (S-2) Teknologi Pendidikan berakreditasi Unggul dengan masa studi dua tahun.

PENDIDIKAN

IPI Garut Buka PMB S-2 Teknologi Pendidikan Akreditasi Unggul

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:28 WIB