Prancis vs Inggris: Skor 6-4, Apa Rahasia Inggris Begitu Tajam?

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bukayo Saka mencetak hattrick saat Inggris mengalahkan Prancis 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Hard Rock, Miami.

Bukayo Saka mencetak hattrick saat Inggris mengalahkan Prancis 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Hard Rock, Miami.

WARTAGARUT.COM – Inggris mengakhiri Piala Dunia 2026 dengan kemenangan spektakuler 6-4 atas Prancis dalam perebutan tempat ketiga, Minggu (19/7/2026).

Hattrick Bukayo Saka menggagalkan kebangkitan Kylian Mbappé sekaligus memunculkan pertanyaan: apakah era baru The Three Lions akhirnya benar-benar dimulai?

Bukan sekadar perebutan posisi ketiga, Prancis vs Inggris berubah menjadi pertandingan paling liar sepanjang turnamen.

Total 10 gol tercipta di Stadion Hard Rock, Miami, dengan Inggris menunjukkan wajah baru yang lebih tajam, berani, dan efektif saat menghadapi salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia.

Kemenangan ini juga mengakhiri bayang-bayang kegagalan Inggris menghadapi tim elite Eropa di panggung besar.

Di saat Mbappé mencetak dua gol dan mencoba membangkitkan Prancis, generasi muda Inggris justru tampil lebih matang.

Inggris Menghantam Lebih Dulu, Prancis Tak Pernah Benar-Benar Bangkit

Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika Declan Rice membawa Inggris unggul cepat.

Keunggulan bertambah pada menit ke-18 melalui Ezri Konsa, sebelum Bukayo Saka mulai menunjukkan kelasnya.

Penyerang Arsenal itu mencetak gol pada menit ke-37 setelah menerima umpan Marcus Rashford.

Menjelang turun minum, Saka kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 45+1 melalui assist Eberechi Eze.

Babak pertama pun ditutup dengan skor mengejutkan 0-4 untuk Inggris.

Keunggulan empat gol atas tim sekelas Prancis menjadi sinyal bahwa The Three Lions tidak lagi hanya mengandalkan permainan bertahan, tetapi mampu menghukum setiap kesalahan lawan dengan sangat efektif.

Baca Juga :  Tema Hari Pramuka 2026 Resmi, Ini 3 Pesan Utamanya

Inggris tampil sangat klinis. Hampir setiap peluang berbahaya berhasil dikonversi menjadi gol pada babak pertama.

Kebangkitan Mbappé Gagal Mengubah Jalan Cerita

Babak kedua menghadirkan pertandingan yang jauh lebih dramatis.

Kylian Mbappé membuka harapan Prancis melalui gol pada menit ke-48.

Bradley Barcola memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4 enam menit kemudian setelah menerima umpan Mbappé.

Harapan Prancis semakin hidup ketika Mbappé kembali mencetak gol pada menit ke-66 lewat assist Michael Olise sehingga skor berubah menjadi 3-4.

Momentum seolah mulai berpindah.

Namun ketika tekanan Prancis sedang memuncak, Inggris memperoleh penalti pada menit ke-87.

Bukayo Saka maju sebagai eksekutor dan dengan tenang mencetak gol ketiganya malam itu.

Hattrick tersebut menjadi pukulan telak yang mematahkan momentum kebangkitan Les Bleus.

Saka tidak hanya mencetak tiga gol, tetapi juga menghentikan kebangkitan Prancis di saat pertandingan berada pada titik paling kritis.

Laga 10 Gol yang Mengubah Cara Dunia Melihat Inggris

Drama belum selesai. Ousmane Dembélé sempat memperkecil kedudukan menjadi 4-5 pada menit ke-90+6 setelah menerima assist Dayot Upamecano.

Namun hanya berselang dua menit, Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris lewat gol pada menit 90+8.

Peluit panjang berbunyi dengan skor akhir Prancis 4-6 Inggris.

Sebanyak sepuluh gol tercipta dalam satu pertandingan, menjadikannya salah satu laga paling spektakuler sepanjang Piala Dunia FIFA 2026.

Baca Juga :  Pascasarjana PBSI IPI Garut Dorong Kompetensi Digital Guru lewat Lokakarya AI di Sukaratu Tasikmalaya

Lebih dari sekadar kemenangan, hasil ini memperlihatkan transformasi Inggris.

Skuad muda yang dipimpin Thomas Tuchel menunjukkan karakter berbeda. Mereka mampu menyerang cepat, tetap tenang ketika lawan bangkit, lalu mengakhiri pertandingan dengan efektif.

Sebaliknya, Prancis kembali memperlihatkan persoalan di lini pertahanan. Meski Mbappé mencetak dua gol dan memberikan satu assist, produktivitas tersebut tidak cukup menutupi rapuhnya organisasi pertahanan Les Bleus.

Kemenangan ini bukan hanya soal finis di posisi ketiga, tetapi juga mengirim pesan bahwa Inggris memiliki fondasi generasi baru yang siap bersaing memperebutkan gelar pada turnamen berikutnya.”

Dampak Besarnya Bagi Sepak Bola Dunia

Kemenangan Inggris atas Prancis memiliki makna lebih besar dibanding sekadar perebutan tempat ketiga.

Inggris menunjukkan bahwa regenerasi mereka berjalan lebih cepat dibanding perkiraan banyak pihak.

Bukayo Saka, Jude Bellingham, Declan Rice, Ezri Konsa hingga Eberechi Eze menjadi simbol lahirnya generasi baru yang mampu mengalahkan tim bertabur bintang seperti Prancis.

Sementara bagi Prancis, pertandingan ini menjadi alarm bahwa ketergantungan terhadap Kylian Mbappé belum mampu menutupi kelemahan kolektif di sektor pertahanan.

Jika perkembangan para pemain muda Inggris terus berlanjut, kemenangan dramatis atas Prancis bisa dikenang sebagai titik awal lahirnya era baru The Three Lions.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil Al Hilal vs Al Faisaly 4-2, Rúben Neves Cetak Dua Gol
Dušan Vlahović Berstatus Gratis, Beşiktaş Jadi Klub Paling Serius
Chelsea vs Milan 3-0: Ini 3 Gol yang Hancurkan Strategi Rossoneri
Juventus vs Inter 1-2: Ini 3 Gol yang Warnai Derby d’Italia
PSG vs Man Utd 1-1: Ini Gol Cepat Mbaye dan Balasan Mbeumo
Indonesia vs Singapura Piala AFF 2026, Garuda Wajib Menang demi Tiket Semifinal
Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Trofi Perdana Diraih Setelah Drama Adu Penalti
Persija vs Arema: Persija Menang 3-1, Lalu Kenapa Rekor H2H Masih Milik Arema?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:17 WIB

Hasil Al Hilal vs Al Faisaly 4-2, Rúben Neves Cetak Dua Gol

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Dušan Vlahović Berstatus Gratis, Beşiktaş Jadi Klub Paling Serius

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Chelsea vs Milan 3-0: Ini 3 Gol yang Hancurkan Strategi Rossoneri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Juventus vs Inter 1-2: Ini 3 Gol yang Warnai Derby d’Italia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:07 WIB

PSG vs Man Utd 1-1: Ini Gol Cepat Mbaye dan Balasan Mbeumo

Berita Terbaru

Ilustrasi pertandingan Al Hilal melawan Al-Faisaly pada laga pembuka Liga Profesional Saudi 2026-27.

SEPUTAR OLAHRAGA

Hasil Al Hilal vs Al Faisaly 4-2, Rúben Neves Cetak Dua Gol

Sabtu, 15 Agu 2026 - 03:17 WIB

Logo Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 dengan tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.

PENDIDIKAN

Tema Hari Pramuka 2026 Resmi, Ini 3 Pesan Utamanya

Jumat, 14 Agu 2026 - 08:22 WIB