Pj Bupati Garut, H Barnas Adjidin Serahkan Bantuan Beras: Upaya Pemerintah dalam Membantu Masyarakat Kurang Mampu

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Garut, H Barnas Adjidin Serahkan Bantuan Beras_ Upaya Pemerintah dalam Membantu Masyarakat Miskin

Pj Bupati Garut, H Barnas Adjidin Serahkan Bantuan Beras_ Upaya Pemerintah dalam Membantu Masyarakat Miskin

WARTAGARUT.COM – Penjabat (Pj) Bupati Garut, H Barnas Adjidin, menyerahkan bantuan beras cadangan dari pemerintah pusat di Desa Gandamekar, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, pada Rabu (31/1/2024). 

PJ Bupati Garut H Barnas Adjidin mengungkapkan bahwa Beras 10 kg per keluarga disalurkan melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

H Barnas Adjidin menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak menjual bantuan beras yang telah diterima, melainkan memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Beliau  juga mengingatkan tentang pentingnya menghindari duplikasi dalam penerimaan bantuan.

“Kemudian dalam bantuan-bantuan kalau bisa tidak duplikasi, sebab kalau duplikasi nanti terlalu banyak jumlah beras yang diterima, nah nantinya dampaknya dijual dan lain sebagainya,” ujarnya dengan tegas.

H Barnas Adjidin menekankan pentingnya pemerataan penerima bantuan serta agar bantuan dapat tersalurkan kepada sasaran yang tepat. 

Ia berharap pelaksanaan pemberian bantuan dapat berlangsung dengan cepat, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Garut.

“Kami berharap,Mudah-mudahan Garut sejahtera, Garut memiliki sesuatu yang menyenangkan masyarakat dengan pelayanan publiknya,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji, menjelaskan bahwa total penerima bantuan di Kabupaten Garut mencapai 296.885 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

Kecamatan Kadungora sendiri menerima 8.464 KPM, dengan Desa Gandamekar sebagai penerima sebanyak 461 KPM.

“10kg untuk satu KPM, itu untuk satu bulan. Ini program ini sampai dengan bulan Juni pak. Jadi perbulan, kualitasnya medium,” ungkap Aji Sukarmaji.

Dia berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, terutama mengingat harga beras yang saat ini dinilai tinggi. 

Data penerima bantuan beras berasal dari data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE).

“Jadi banyak yang sekarang yang baru menerima beras ini karena mereka termasuk di Desil 1 ada di Desil 2, jadi masyarakat miskin ekstrem itu pak,” tambahnya.

Aji Sukarmaji menegaskan bahwa bantuan ini disalurkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Perum Bulog dan didistribusikan menggunakan jasa PT Pos. 

Pemerintah daerah berkolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, dan BAPPEDA dalam melakukan pemantauan dan pengawasan bersama.(soni)***

Berita Terkait

22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut
PMK Terkendali, Warga Garut Tak Perlu Khawatir Beli Hewan Kurban
Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026
Bimtek Juru Sembelih Halal Digelar Sebelum Idul Adha 1447 H di Garut
Diskannak Garut Siapkan 100 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H
BMKG Peringatkan Cuaca Panas dan Hujan Lebat Masih Mengancam hingga Pertengahan Mei 2026
Kemenag Garut Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Aplikasi SIWAK
Bupati Garut Instruksikan Pencairan Bansos dan Hibah Dipercepat untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:15 WIB

Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:01 WIB

Bimtek Juru Sembelih Halal Digelar Sebelum Idul Adha 1447 H di Garut

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:57 WIB

Diskannak Garut Siapkan 100 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:44 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Panas dan Hujan Lebat Masih Mengancam hingga Pertengahan Mei 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!