Sambut Tahun Baru Islam 1448 H Datang, Menag Ingatkan Hal yang Sering Dilupakan

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, M.Pd.I., mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, M.Pd.I., mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik.

WARTAGARUT.COM – Memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama  Republik Indonesia saat ini dijabat oleh Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Nasaruddin Umar menyampaikan pesan yang relevan dengan kondisi sosial saat ini.

Ia mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia menjadikan momentum hijrah sebagai langkah meninggalkan sikap saling curiga menuju saling percaya serta memperkuat persatuan di tengah berbagai tantangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Menag di Jakarta, Senin (15/6/2026), menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1448 H.

Menurutnya, makna hijrah tidak hanya dipahami sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga transformasi sikap dan cara pandang dalam kehidupan bermasyarakat.

Di tengah era yang ditandai derasnya arus informasi, perbedaan pandangan, hingga menguatnya individualisme, Nasaruddin Umar menilai semangat hijrah justru semakin penting untuk dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menag Soroti Pentingnya Saling Percaya di Era Disrupsi

KH. Nasaruddin Umarmenegaskan bahwa hijrah mengajarkan perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Karena itu, masyarakat diajak berpindah dari sikap apatis menjadi peduli, dari perpecahan menuju persatuan, serta dari kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi bangsa dan kemanusiaan.

Baca Juga :  Hasil Spanyol vs Peru 3-1, La Roja Menang Berkat Oyarzabal dan Pedri

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan hanya persoalan ekonomi atau teknologi, tetapi juga bagaimana menjaga kohesi sosial di tengah beragam perbedaan yang ada.

“Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melangkah demi kemaslahatan bersama,” ujar Nasaruddin Umar, dikutip dari Kemenag.go.id.

Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Perbaikan Diri

Menag menjelaskan, peringatan Tahun Baru Hijriah selalu berkaitan erat dengan peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang menjadi tonggak penting dalam sejarah peradaban Islam.

Menurutnya, hijrah Rasulullah mengajarkan bahwa kemajuan sebuah masyarakat tidak hanya dibangun oleh kecerdasan dan kekuatan, tetapi juga oleh nilai persaudaraan, keadilan, serta kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, ia mengajak masyarakat memulai perubahan dari diri sendiri dengan meningkatkan integritas, memperbaiki kualitas hidup, dan memperluas manfaat bagi lingkungan sekitar.

Perubahan Dimulai dari Diri Sendiri

Dalam pesannya, Menag juga mengingatkan bahwa masa depan tidak lahir hanya dari harapan, melainkan dari keberanian melakukan perubahan nyata.

Baca Juga :  Format Baru Piala Dunia FIFA 2026 Buka Jalan Tim Kuda Hitam Ciptakan Kejutan

Pesan tersebut selaras dengan kandungan Surah Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka berusaha mengubah keadaan diri mereka sendiri.

Menurut KH. Nasaruddin Umar, semangat hijrah harus menjadi energi untuk terus bertumbuh, memperkuat karakter, dan meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat.

Ajakan Menjaga Toleransi dan Persaudaraan Kebangsaan

Selain mengajak umat Islam meningkatkan kualitas diri, Menag juga menekankan pentingnya membangun dialog, memperkuat toleransi, dan menjaga persaudaraan kebangsaan.

Ia menilai nilai-nilai tersebut merupakan implementasi nyata dari semangat hijrah yang relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menutup pesannya, Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Ia berharap momentum pergantian tahun Hijriah menjadi titik awal untuk memperkuat persatuan, memperbanyak kebaikan, serta menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi bangsa dan kemanusiaan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Sambut 1 Muharam 1448 H, Kepala Kemenag Garut Serukan Muhasabah dan Persatuan
1.000 Calon Pengantin Ikuti Bimwin Kemenag Garut, Kepala Kemenag Ungkap 3 Kunci Keluarga Sakinah
Kasubag TU Kemenag Garut: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Kemenag Garut Gelar Radintap, Dr. H. Saepulloh Tekankan KUA Garda Terdepan Pelayanan
Kemenag Garut Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Aplikasi SIWAK
Sertijab Ka TU MAN 1 Garut, Kemenag Garut Tekankan Peran Strategis Kepala TU dalam Inovasi Madrasah
Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan
Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Sambut 1 Muharam 1448 H, Kepala Kemenag Garut Serukan Muhasabah dan Persatuan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:53 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H Datang, Menag Ingatkan Hal yang Sering Dilupakan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:45 WIB

1.000 Calon Pengantin Ikuti Bimwin Kemenag Garut, Kepala Kemenag Ungkap 3 Kunci Keluarga Sakinah

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:38 WIB

Kasubag TU Kemenag Garut: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kemenag Garut Gelar Radintap, Dr. H. Saepulloh Tekankan KUA Garda Terdepan Pelayanan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!