WARTAGARUT.COM – Santri Al Mashduqi Islamic School Garut menjalankan misi berbagi melalui kegiatan Tebar Berkah Ramadhan dengan menyalurkan hampers cinta kepada 170 kepala keluarga di sekitar lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus melestarikan tradisi budaya Sunda.
Program Tebar Berkah Ramadhan tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi tersebut menjadi salah satu kegiatan sosial yang melibatkan para santri dalam aktivitas berbagi secara langsung kepada masyarakat.
Paket hampers yang disiapkan disalurkan kepada keluarga penerima manfaat dengan cara diantarkan secara langsung.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial, tetapi juga menghidupkan kembali tradisi masyarakat Sunda yang dikenal dengan istilah “Nganteuran”.
Tradisi ini merupakan kebiasaan menghantarkan makanan kepada orang lain dalam berbagai momen sebagai bentuk kepedulian dan silaturahmi.
Melalui kegiatan tersebut, para santri diajak memahami makna berbagi secara nyata. Proses mengantarkan hampers kepada masyarakat menjadi bagian dari pembelajaran nilai tanggung jawab sosial, empati, serta pentingnya menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitar.
Tradisi Nganteuran sendiri memiliki makna budaya yang kuat dalam kehidupan masyarakat Sunda.
Aktivitas ini tidak sekadar memberikan makanan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial serta membangun rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, para santri turut terlibat dalam proses persiapan hingga penyaluran hampers.
Hal ini memberikan pengalaman langsung tentang pentingnya kerja sama dan kepedulian terhadap sesama, terutama pada momentum bulan Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi.
Kegiatan Tebar Berkah tersebut menjadi salah satu bentuk pendidikan karakter yang menanamkan nilai kebaikan kepada generasi muda.
Melalui aksi sederhana yang dilakukan bersama, para santri belajar bahwa kebaikan kecil dapat menghadirkan kebahagiaan besar bagi banyak orang.***

















