WARTAGARUT.COM – MATAMUDA 2026 dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat pendidikan karakter dan mencegah bullying di lingkungan sekolah.
Sebanyak 396 murid baru MAN 1 Garut mendapatkan pembekalan dari Polres Garut mengenai bahaya perundungan, kenakalan remaja, narkoba, hingga pentingnya disiplin sebagai bekal memasuki dunia pendidikan.
Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026–2027 tersebut berlangsung di Gedung MAN 1 Garut, Selasa (14/7/2026).
Edukasi diberikan oleh Kanit Bintibmas sekaligus Da’i Kamtibmas Polri, Aiptu Umar Taufik, S.Sos.I, sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkarakter, peduli terhadap sesama, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini.
Turut hadir Kepala MAN 1 Garut, Drs. H. Sarip Asbuloh, M.PMat., beserta jajaran guru, staf sekolah, dan seluruh peserta didik baru yang mengikuti rangkaian kegiatan.
Bullying Jadi Perhatian Sejak Hari Pertama
Mengusung tema “Generasi Emas Anti Bullying, Berani Bersuara, Saling Menjaga Serta Kenakalan Remaja”, kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan lingkungan madrasah, tetapi juga membekali siswa dengan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan saling menghargai.
Dalam materinya, Aiptu Umar Taufik mengajak para siswa menjauhi berbagai bentuk perilaku negatif serta berani berprestasi dengan tetap menjunjung nilai-nilai moral dan hukum.
Selain mengenalkan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, ia juga memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, disiplin berlalu lintas, nilai-nilai keagamaan, hingga penguatan karakter melalui senam otak, muhasabah, dan doa bersama.
Polri Perkuat Pendidikan Karakter
Kasat Binmas Polres Garut, Kompol Aam Kunaepi, S.IP, mengatakan keterlibatan Polri dalam MATAMUDA merupakan bentuk komitmen membangun kedekatan dengan kalangan pelajar melalui pembinaan yang edukatif.
“Kami berharap para siswa tumbuh menjadi generasi emas yang berani menyuarakan kebenaran, saling menjaga, menolak segala bentuk bullying, menjauhi narkoba, serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan keamanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Kompol Aam.
Ia menilai pembinaan sejak awal masa pendidikan menjadi langkah penting untuk membangun karakter sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.
Sekolah Apresiasi Edukasi Polres Garut
Kepala MAN 1 Garut, Drs. H. Sarip Asbuloh, M.PMat., mengapresiasi kolaborasi antara madrasah dan Polres Garut dalam memberikan pembinaan kepada peserta didik baru.
“MATAMUDA bukan hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga kesempatan membentuk karakter siswa sejak hari pertama. Edukasi dari Polres Garut memberikan bekal penting agar peserta didik memiliki kepedulian, disiplin, serta mampu menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.
Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan kepolisian menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perkembangan peserta didik.
Melalui kegiatan ini, Polres Garut berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar