WARTAGARUT.COM – Keluarga besar SMK Muhammadiyah Garut mengisi masa liburan semester dengan kegiatan wisata edukatif dan reflektif ke Gunung Galunggung, Tasikmalaya, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang penyegaran sekaligus tadabur alam bagi para guru sebelum kembali memasuki pekan awal pembelajaran.
Kepala SMK Muhammadiyah Garut, Yan Yan Hermawan, S.Pd.I, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi keinginan sekolah memberikan ruang rehat bagi para pendidik yang selama satu semester penuh bergelut dengan aktivitas mengajar dan mendidik siswa.
“Liburan ini kami maknai sebagai waktu berharga, terutama bagi bapak dan ibu guru yang sebelumnya belum sempat berwisata. Sebentar lagi kami akan kembali masuk sekolah, sehingga momen ini menjadi energi baru,” ujar Yan Yan kepada WARTAGARUT.COM
Ia mengungkapkan, Gunung Galunggung dipilih bukan tanpa alasan.
Selain dikenal sebagai destinasi wisata alam, kawasan tersebut menyimpan jejak sejarah letusan dahsyat yang dampaknya bahkan pernah dirasakan hingga wilayah Garut.
Bagi keluarga besar SMK Muhammadiyah Garut, kata Ia, lokasi ini menjadi sarana tadabur dan tafakur atas kebesaran Ilahi.
“Di Galunggung, kami diajak merenungi betapa dahsyatnya ciptaan Allah. Alam menjadi guru yang mengingatkan kita tentang kekuasaan-Nya, sekaligus menenangkan batin,” kata Yan Yan.
Menurutnya, kegiatan ini juga berfungsi sebagai wahana refresing mental dan emosional setelah para pendidik menjalani rutinitas intens mendampingi siswa yang penuh dinamika dan energi.
“Dunia pendidikan menuntut stamina fisik dan mental. Guru perlu ruang untuk menata ulang semangat, agar kembali mengajar dengan hati yang lebih lapang,” ujarnya.
Tak kalah penting, menurut Yan Yan, perjalanan bersama ini memperkuat nilai kebersamaan dan kekeluargaan antarguru.
Suasana hangat dan penuh antusiasme tampak sepanjang kegiatan, mencerminkan kekompakan yang terbangun secara alami.
“Antusiasme bapak dan ibu guru luar biasa. Semua menikmati perjalanan ini dengan penuh semangat. Inilah wujud kebersamaan yang ingin terus kami rawat,” tutur Yan Yan.
Ia menegaskan, kegiatan semacam ini penting untuk menjaga kondusivitas kerja dan meningkatkan motivasi kolektif di lingkungan sekolah.
Menurutnya, suasana kerja yang solid akan berdampak langsung pada kualitas pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keluarga besar SMK Muhammadiyah Garut mengedepankan kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan tugas pendidikan,” katanya.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan menjadi agenda rutin setiap masa libur, baik libur semester maupun libur kenaikan kelas.
“Insya Allah ini akan menjadi agenda rutin. Harapannya, semangat kerja para guru semakin meningkat dan mampu menghantarkan siswa menuju gerbang kesuksesan di SMK Muhammadiyah Garut,” pungkas Yan Yan.
Di tengah hamparan alam Galunggung yang asri, kegiatan tadabur dan tafakur tersebut menjadi refleksi bahwa keindahan alam dapat menjiwai ketenangan batin, mempererat hubungan antarsesama, serta menumbuhkan kembali semangat pengabdian di dunia pendidikan.***
Penulis : Soni Tarsoni








