WARTAGARUT.COM – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Garut, Drs. H. Sarip Asbuloh, M.Pmat, menyampaikan ucapan selamat Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 sekaligus menegaskan pentingnya kerukunan umat dan sinergi lintas elemen bangsa demi terwujudnya Indonesia yang damai dan maju.
Sarip Asbuloh menyebut, tema HAB ke-80 Kemenag “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” sangat relevan dengan kondisi sosial masyarakat yang majemuk.
Menurutnya, semangat tersebut harus terus diinternalisasi, khususnya di lingkungan pendidikan madrasah.
“Saya mengucapkan selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia. Tema tahun ini mengingatkan kita semua bahwa kerukunan umat dan sinergi adalah kunci utama menjaga keutuhan bangsa,” ujar Drs. H. Sarip Asbuloh, Senin.
Ia menegaskan, madrasah memiliki peran strategis sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda yang moderat, toleran, dan berakhlak.
Melalui pendidikan berbasis nilai keagamaan dan kebangsaan, madrasah diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat harmoni sosial.
Sebagai Kepala MAN 1 Garut, Sarip Asbuloh menilai Kementerian Agama selama ini konsisten mendorong penguatan moderasi beragama melalui kebijakan pendidikan, pembinaan guru, serta pengembangan kurikulum yang inklusif dan adaptif.
“Madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga wahana menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan cinta tanah air. Inilah wujud nyata kontribusi Kemenag dalam membangun Indonesia yang damai,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh civitas akademika madrasah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik, untuk menjadikan momentum Hari Amal Bakti sebagai refleksi bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara madrasah, Kementerian Agama, dan masyarakat luas menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi unggul yang religius sekaligus nasionalis.
“Mari kita perkuat sinergi dan terus menjaga kerukunan. Dengan umat yang rukun dan pendidikan yang berkualitas, Indonesia akan melangkah lebih maju,” pungkasnya.
Penulis : Soni Tarsoni










