IHSG Hari Ini Ambles 1,55 Persen, 531 Saham Berakhir Merah

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Layar pergerakan saham menunjukkan IHSG melemah tajam ke level 5.849 pada perdagangan Kamis pagi di tengah tekanan bursa Asia

Layar pergerakan saham menunjukkan IHSG melemah tajam ke level 5.849 pada perdagangan Kamis pagi di tengah tekanan bursa Asia

WARTAGARUT.COM – Pergerakan IHSG hari ini kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah mengalami tekanan signifikan pada awal perdagangan Kamis (4/6/2026).

Hingga pukul 09.20 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 91,92 poin atau 1,55 persen ke level 5.849, menandai sentimen negatif yang masih membayangi pasar saham Indonesia, dikutip dari bloombergtechnoz.com.

Pelemahan tersebut terjadi di tengah koreksi yang melanda hampir seluruh bursa utama Asia. Namun, tekanan yang dialami IHSG tergolong cukup dalam sehingga menempatkan indeks Indonesia sebagai salah satu yang terburuk di kawasan pada perdagangan pagi ini.

IHSG Jadi Indeks Terlemah Ketiga di Asia

Sejak pembukaan perdagangan, tekanan jual terlihat mendominasi pasar domestik. Pelemahan IHSG sejalan dengan tren negatif yang terjadi di sejumlah bursa saham utama Asia.

Indeks-indeks seperti:

  • KOSPI (Korea Selatan)
  • NIKKEI 225 (Jepang)
  • TOPIX (Jepang)
  • Hang Seng (Hong Kong)
  • Shanghai Composite (China)
  • Shenzhen Composite (China)
  • CSI 300 (China)
  • Straits Times (Singapura)
  • TW Weighted Index (Taiwan)
Baca Juga :  Tim Adiwiyata Jabar Lakukan Verifikasi Lapangan, Sebut MA Unggulan Al-Mashduqi IIBS Garut Siap Menuju Adiwiyata Nasional

seluruhnya bergerak di zona merah.

Berdasarkan persentase penurunan, IHSG tercatat sebagai indeks dengan pelemahan terdalam ketiga di Asia setelah KOSPI yang turun 2,52 persen dan NIKKEI 225 yang melemah 1,86 persen.

Tekanan Jual Mendominasi Bursa

Data perdagangan di Indonesia Stock Exchange menunjukkan mayoritas saham bergerak turun.

Hingga 20 menit pertama perdagangan berlangsung:

  • 84 saham menguat
  • 531 saham melemah
  • 106 saham stagnan

Perbandingan tersebut menunjukkan tekanan jual masih sangat dominan dibanding minat beli investor.

Nilai Transaksi Tembus Rp3,33 Triliun

Meski IHSG melemah tajam, aktivitas perdagangan tetap berlangsung cukup ramai.

Data Bursa Efek Indonesia mencatat:

  • Volume transaksi: 5,74 miliar saham
  • Nilai transaksi: Rp3,33 triliun
  • Frekuensi perdagangan: 402.473 kali transaksi

Tingginya nilai transaksi menunjukkan investor masih aktif melakukan reposisi portofolio di tengah meningkatnya volatilitas pasar.

Baca Juga :  Real Madrid vs Inter Milan: Jadwal, Siaran Langsung dan Fakta Duel Liga Champions

Sentimen Global Bayangi Pasar Asia

Pelemahan hampir serempak di berbagai bursa Asia mengindikasikan investor global sedang berada dalam mode hati-hati.

Kondisi tersebut membuat aset berisiko seperti saham mengalami tekanan. Investor cenderung menunggu perkembangan terbaru terkait ekonomi global, pergerakan mata uang, serta kebijakan bank sentral dunia.

Di Indonesia, pelemahan IHSG juga terjadi bersamaan dengan tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang sebelumnya sempat tertekan oleh penguatan dolar AS.

Investor Diminta Waspadai Volatilitas

Kondisi pasar yang bergerak fluktuatif membuat investor perlu mencermati perkembangan sentimen global dan domestik.

Analis menilai pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih akan dipengaruhi arus dana asing, pergerakan nilai tukar rupiah, serta kondisi pasar saham regional.

Jika tekanan global berlanjut, volatilitas di pasar saham Indonesia diperkirakan masih akan tetap tinggi dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound
Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati
Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya
Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut
Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen
Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026
Cara Cek Desil Kesejahteraan DTSEN BPS dengan NIK
Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Profilnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati

Rabu, 9 September 2026 - 21:51 WIB

Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 September 2026 - 18:37 WIB

Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut

Jumat, 4 September 2026 - 12:58 WIB

Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026

Berita Terbaru

Reisya Agustina Fauziah Juara 2 OMI 2026

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:19 WIB

MAN 1 Garut meraih dua prestasi dalam EXTRANAS 2026 melalui kategori Stand Expo Tematik dan Video Profil Keterampilan.

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:03 WIB