IHSG Hari Ini Anjlok 4,02 Persen ke 6.453,25, Sentuh Titik Terendah 52 Minggu

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Hari Ini Anjlok 4,02 Persen ke 6.453,25, Sentuh Titik Terendah 52 Minggu

IHSG Hari Ini Anjlok 4,02 Persen ke 6.453,25, Sentuh Titik Terendah 52 Minggu

WARTAGARUT.COMIDX Composite atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pada perdagangan Senin (18/5/2026).

Hingga pukul 11.27 WIB, indeks berada di level 6.453,25 setelah merosot 270,07 poin atau 4,02 persen dibanding penutupan sebelumnya.

Penurunan tersebut membuat IHSG mendekati area psikologis 6.400, level yang menjadi perhatian investor karena bertepatan dengan titik terendah dalam 52 minggu terakhir.

Dalam sesi perdagangan hari ini, indeks sempat dibuka di 6.628,98, bergerak ke level tertinggi 6.631,28, lalu jatuh hingga menyentuh 6.398,79.

Data itu menunjukkan bahwa tekanan jual berlangsung hampir sepanjang sesi, sekaligus membawa IHSG ke posisi terendah dalam satu tahun terakhir.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Garut Ayi Suryana Ajak Sambut 1 Muharram dengan Optimisme

Sebagai perbandingan, level tertinggi indeks selama 52 minggu terakhir tercatat di 9.174,47.

Tekanan juga terlihat pada LQ45 yang berisi saham-saham unggulan. Indeks ini turun 3,40 persen ke posisi 635,49, menandakan pelemahan tidak hanya terjadi pada saham lapis kedua, tetapi juga pada emiten berkapitalisasi besar.

Di kawasan Asia, pergerakan bursa berlangsung bervariasi.

KOSPI menguat 1,26 persen, sementara Nikkei 225 melemah 0,67 persen dan Hang Seng Index turun 1,35 persen.

Perbandingan ini menunjukkan tekanan di pasar Indonesia berlangsung lebih dalam dibanding sejumlah indeks regional.

Koreksi lebih dari empat persen dalam sehari menjadi sinyal kuat bahwa sentimen pasar sedang sangat sensitif.

Baca Juga :  Jadwal Piala Dunia FIFA 2026 Resmi Dirilis, Grup Neraka Langsung Jadi Sorotan

Investor umumnya mencermati faktor global, pergerakan nilai tukar, dan arus dana asing untuk menentukan langkah berikutnya.

Level 6.400 kini menjadi area penting yang akan menentukan arah IHSG dalam jangka pendek. Jika indeks mampu bertahan, peluang pemulihan tetap terbuka.

Namun jika level tersebut ditembus, tekanan jual berpotensi berlanjut.

Bagi investor, kondisi seperti ini biasanya dimanfaatkan untuk mengevaluasi portofolio dan menyesuaikan strategi sesuai profil risiko masing-masing.

Fokus pasar selanjutnya tertuju pada apakah IHSG mampu bangkit dari tekanan atau justru melanjutkan tren pelemahan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Aplikasi Cek Bansos 2026: Status Desil Bisa Pengaruhi Bansos, Begini Cara Cek Lewat HP
Uniga Apresiasi Garut Raih Penghargaan Pengendali Inflasi Terbaik Pertama Regional Jawa-Bali 2026
Daftar Wilayah dengan Harga Pertamax Termurah dan Termahal di Indonesia
Harga Pertamax Hari Ini Naik, Simak Daftar Harga BBM Terbaru
Harga BBM Terbaru 8 Juni 2026: Pertamax Turbo Naik, Dexlite Turun Rp3.600, Ini Daftar Lengkapnya
PT Surya Garut Abadi Resmi Luncurkan Batik Khas 2026, Simbol Identitas dan Kebanggaan 18 Ribu Siswa
Rudy Gunawan Apresiasi Bupati Syakur Amin, Garut Raih Juara 1 Pengendalian Inflasi Nasional
PIP Juni 2026 Belum Cair? Ini Jadwal Termin 2 dan Cara Cek Penerima

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:11 WIB

Aplikasi Cek Bansos 2026: Status Desil Bisa Pengaruhi Bansos, Begini Cara Cek Lewat HP

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:59 WIB

Uniga Apresiasi Garut Raih Penghargaan Pengendali Inflasi Terbaik Pertama Regional Jawa-Bali 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:25 WIB

Daftar Wilayah dengan Harga Pertamax Termurah dan Termahal di Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:39 WIB

Harga Pertamax Hari Ini Naik, Simak Daftar Harga BBM Terbaru

Senin, 8 Juni 2026 - 07:39 WIB

Harga BBM Terbaru 8 Juni 2026: Pertamax Turbo Naik, Dexlite Turun Rp3.600, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!