59 Siswa MAN 2 Garut Kunjungi CV Rabbany Asysa, Belajar Langsung Dunia Kerja dan Industri Fashion Modern

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

59 Siswa MAN 2 Garut Kunjungi CV Rabbany Asysa, Belajar Langsung Dunia Kerja dan Industri Fashion Modern

59 Siswa MAN 2 Garut Kunjungi CV Rabbany Asysa, Belajar Langsung Dunia Kerja dan Industri Fashion Modern

WARTAGARUT.COM – Sebanyak 59 siswa kelas keterampilan Tata Busana dan Operator Komputer MAN 2 Garut mengikuti kunjungan industri ke CV Rabbany Asysa, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret madrasah untuk mempertemukan pembelajaran di kelas dengan praktik nyata di dunia industri.

Selama kunjungan, para siswa diajak melihat langsung proses produksi busana, mulai dari tahap desain, pemotongan kain, penjahitan, hingga pengemasan.

Mereka juga diperkenalkan pada penggunaan teknologi komputer dalam pengoperasian mesin modern dan sistem manajemen produksi.

Rombongan didampingi sejumlah guru pembimbing dan disambut oleh manajemen perusahaan.

Kesempatan ini dimanfaatkan siswa untuk berdiskusi langsung dengan praktisi industri dan memahami standar kerja yang diterapkan di perusahaan fashion skala besar.

Mewakili Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Garut, Hj. Ai Deti Rahmayanti, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi kurikulum keterampilan yang mengedepankan konsep link and match dengan dunia usaha dan dunia industri.

Baca Juga :  Indonesia vs Kamboja: 3 Fakta Penting yang Wajib Diwaspadai Garuda

Menurutnya, siswa tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga harus mengetahui kondisi nyata di lapangan agar memiliki gambaran tentang kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mahir secara teori di kelas, tetapi juga memahami standar industri, etos kerja, dan teknologi yang digunakan saat ini. Dengan melihat langsung proses produksi di CV Rabbany Asysa, mereka dapat mengetahui kemampuan apa saja yang harus terus diasah agar siap bersaing setelah lulus,” ujar Ai Deti.

Ia menambahkan, pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi praktik kerja lapangan (PKL), memasuki dunia kerja, maupun membangun usaha secara mandiri.

Perwakilan Sales Manager CV Rabbany Asysa, Ardiansyah, menyambut positif inisiatif MAN 2 Garut. Menurutnya, industri fashion modern tidak lagi terlepas dari pemanfaatan teknologi komputer.

“Seorang operator komputer tidak cukup hanya menguasai software perkantoran. Mereka juga perlu memahami desain digital dan manajemen produksi. Begitu juga siswa tata busana harus familiar dengan mesin otomatis berbasis komputer,” kata Ardiansyah.

Baca Juga :  Retribusi Parkir Garut Masuk Era Baru, Setoran Kini Dilacak per Lokasi

Ia menilai antusiasme siswa MAN 2 Garut sangat tinggi.

Semangat tersebut, menurutnya, menjadi modal besar untuk mencetak tenaga kerja yang siap pakai dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri.

Ardiansyah menegaskan, CV Rabbany Asysa terbuka untuk menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan dalam rangka memperkenalkan standar industri sekaligus menemukan talenta-talenta potensial.

Sepanjang kegiatan, para siswa tampak aktif mengamati setiap tahapan produksi, bertanya kepada pemandu, serta menyaksikan simulasi penggunaan software desain busana.

Salah seorang siswa kelas Operator Komputer mengaku baru memahami bagaimana logika pemrograman diterapkan dalam pengendalian mesin jahit otomatis.

Kunjungan industri yang berlangsung hingga siang hari itu ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata dari MAN 2 Garut kepada CV Rabbany Asysa.

“Antusiasme siswa yang tinggi menunjukkan mereka siap belajar dan berkembang untuk menghadapi tantangan dunia industri,” pungkas Ardiansyah.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perjusami MTs Ponpes Cipari Latih Kemandirian dan Disiplin 210 Calon Penggalang
Hari Anak Nasional 2026: MAN 1 Garut Tegaskan Komitmen Madrasah Ramah Anak
Literasi MAN 1 Garut Punya Cara Unik Bangun Budaya Membaca Murid
MPLS Yayasan Al Musaddadiyah Garut Resmi Dibuka, Tegaskan Sekolah Bebas Bullying dan Narkoba
POSTER Al Mashduqi Islamic School Garut Resmi Dimulai, Orang Tua Antusias Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Lolos Sekolah Parlemen Nasional 2026, Wakili Jawa Barat di Jakarta
Al Mashduqi Islamic School Garut Teken MoU, Buka Peluang Kuliah ke Turki bagi Santri Murid
Zahra Aulia, Murid MAN 1 Garut, Raih Juara 2 Duta Baca Kabupaten Garut 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:54 WIB

Perjusami MTs Ponpes Cipari Latih Kemandirian dan Disiplin 210 Calon Penggalang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:08 WIB

Hari Anak Nasional 2026: MAN 1 Garut Tegaskan Komitmen Madrasah Ramah Anak

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:49 WIB

Literasi MAN 1 Garut Punya Cara Unik Bangun Budaya Membaca Murid

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:39 WIB

MPLS Yayasan Al Musaddadiyah Garut Resmi Dibuka, Tegaskan Sekolah Bebas Bullying dan Narkoba

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:30 WIB

POSTER Al Mashduqi Islamic School Garut Resmi Dimulai, Orang Tua Antusias Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Berita Terbaru

Demiane Agustien menjadi salah satu pemain yang dipantau Timnas Indonesia.

EVENT OLAHRAGA

Terungkap! Alasan Timnas Indonesia Pantau Wonderkid Arsenal

Senin, 27 Jul 2026 - 20:23 WIB

Timnas Indonesia mematangkan persiapan sebelum menghadapi Kamboja di Piala AFF 2026.

EVENT OLAHRAGA

Indonesia vs Kamboja: 3 Fakta Penting yang Wajib Diwaspadai Garuda

Senin, 27 Jul 2026 - 19:42 WIB

Justin Hubner dipastikan belum dapat memperkuat Timnas Indonesia pada laga melawan Kamboja.

EVENT OLAHRAGA

Terungkap, Ini Alasan Justin Hubner Absen saat Indonesia vs Kamboja

Senin, 27 Jul 2026 - 19:15 WIB