WARTAGARUT.COM – Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut menggelar seminar bertajuk Implementasi Deep Learning untuk Pembelajaran Berbasis AI (Edubot) di Aula Rektorat IPI Garut, Kamis, 25 September 2925.
Ratusan guru, kepala sekolah, dan akademisi mengikuti kegiatan ini dengan antusiasme tinggi hingga panitia membatasi kuota hanya 300 peserta.
Kepala Seksi Kurikulum SMP Disdik Garut, Ajang Rusmana, menilai seminar ini sangat tepat waktu.
“Guru dan kepala sekolah memang membutuhkan pemahaman teknologi seperti ini. Saya berharap peserta bisa berbagi ilmu dengan rekan-rekan lain yang belum sempat hadir,” ungkapnya.
Menurut Ajang, deep learning menjadi salah satu program prioritas Dinas Pendidikan maupun Kementerian, sehingga kegiatan ini selaras dengan upaya peningkatan mutu pendidikan di era digital.
Wakil Rektor I IPI Garut, Galih Abdul Fatah Maulani, juga menegaskan relevansi seminar dengan tantangan pendidikan saat ini.
“Deep learning mampu menciptakan pembelajaran adaptif, personalisasi materi, hingga analisis perkembangan siswa berbasis AI. Tapi kuncinya ada pada kesiapan SDM dan kolaborasi digital,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Indra Budiman mengungkapkan, seminar ini lahir dari kesadaran akan cepatnya transformasi teknologi.
“AI membuat e-learning lebih personal, interaktif, dan adaptif. Guru tidak bisa lagi terpaku pada metode lama,” jelasnya.
Acara ini tidak hanya menghadirkan narasumber lokal, tetapi juga pakar internasional, untuk memperluas wawasan para peserta.
Harapannya, seminar ini melahirkan gagasan baru, strategi praktis, dan jejaring riset yang mendorong lahirnya generasi adaptif, kreatif, serta berdaya saing tinggi.
Penulis : Soni Tarsoni

















