Jaksa Masuk Sekolah hingga Jaga Desa, Ini Upaya Pencegahan Kejari Garut

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaksa Masuk Sekolah hingga Jaga Desa, Ini Upaya Pencegahan Kejari Garut

Jaksa Masuk Sekolah hingga Jaga Desa, Ini Upaya Pencegahan Kejari Garut

WARTAGARUT.COM — Puluhan kegiatan penyuluhan hukum digelar Kejaksaan Negeri Garut sepanjang 2025, mulai dari program Jaksa Masuk Sekolah hingga Jaga Desa.

Program ini menjadi bagian strategi pencegahan pelanggaran hukum sejak dini di tengah masyarakat.

Langkah tersebut menegaskan bahwa penegakan hukum tidak selalu identik dengan penjara, melainkan juga edukasi dan pendampingan agar potensi pelanggaran dapat dicegah sebelum terjadi.

Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Yuyun Wahyudi, S.H., M.H., melalui Plh. Kasi Intelijen Kejari Garut, Feza Reza, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pendekatan preventif menjadi prioritas kejaksaan, terutama dalam membangun kesadaran hukum di kalangan pelajar dan aparatur desa.

Baca Juga :  Jadwal Indonesia vs Vietnam Malam Ini! Garuda Muda Wajib Menang demi Semifinal Piala AFF U-19 2026

“Pencegahan jauh lebih efektif daripada penindakan. Melalui edukasi hukum, kami ingin masyarakat paham risiko hukum sebelum melangkah,” ujarnya melalui rilis, Pada Rabu, 31 Desember 2025.

Program Jaksa Masuk Sekolah menyasar pelajar tingkat SMP hingga SMA dengan materi seputar hukum pidana, bahaya narkoba, perundungan, dan kejahatan siber.

Sementara Jaga Desa difokuskan pada pendampingan aparat desa dalam pengelolaan anggaran dan administrasi pemerintahan.

Baca Juga :  BNPB Minta Warga Menjauh dari Pantai Setelah Gempa M 7,7 Filipina

Pendekatan ini dinilai strategis untuk menekan potensi pelanggaran hukum struktural maupun sosial, khususnya di tingkat akar rumput.

Melalui pendekatan humanis, Kejari Garut berupaya membangun relasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Edukasi hukum diposisikan sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih serta generasi muda yang sadar hukum.

Program pencegahan ini sekaligus melengkapi peran kejaksaan sebagai institusi penegak hukum yang tidak hanya represif, tetapi juga solutif dan edukatif.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN
BNPB Minta Warga Menjauh dari Pantai Setelah Gempa M 7,7 Filipina
Gempa Bumi M 7,7 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk 5 Provinsi
PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Buka Akses 10 Program Magister
Polres Garut Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa
Ryamizard Ryacudu Wafat, TNI AD Kenang Jasa Besar Eks Kasad dan Menhan
Sapi Kurban 1,07 Ton dari Presiden Dibagikan ke 400 KK di Cigedug Garut
Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng Viral, Ini Lirik Lengkap dan Fakta Menariknya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:40 WIB

PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN

Senin, 8 Juni 2026 - 15:05 WIB

BNPB Minta Warga Menjauh dari Pantai Setelah Gempa M 7,7 Filipina

Senin, 8 Juni 2026 - 07:55 WIB

Gempa Bumi M 7,7 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk 5 Provinsi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:07 WIB

PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Buka Akses 10 Program Magister

Senin, 1 Juni 2026 - 10:18 WIB

Polres Garut Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!