Kasi Bimas Kemenag Garut: Garut Sudah Toleran Sejak Abad ke-8! Kampung Pulo Jadi Bukti Sejarahnya!

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Bimas Kemenag Garut:Garut Sudah Toleran Sejak Sejak Abad ke-8! Kampung Pulo Jadi Bukti Sejarahnya!

Kasi Bimas Kemenag Garut:Garut Sudah Toleran Sejak Sejak Abad ke-8! Kampung Pulo Jadi Bukti Sejarahnya!

WARTAGARUT.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut bersama Kementerian Agama Kabupaten Garut menyelenggarakan Dialog Pemuda Lintas Agama.

bertema “Peran Strategis Pemuda dalam Implementasi Moderasi Beragama Menuju Indonesia Rukun”, yang digelar di Aula PD Muhammadiyah Garut, Pada Selasa, 3 Juni 2025.

Acara ini menjadi ajang penting bagi generasi muda dari enam agama yang berbeda untuk saling berdialog dan memperkuat nilai-nilai toleransi dan keberagaman.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Garut, H. Muhtarom, M.Ag, mewakili Kepala Kantor Kemenag Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I.

“Generasi muda sangat penting dilibatkan dalam dialog keagamaan. Mereka tidak hanya memahami, tapi juga mampu mempromosikan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup rukun dalam keberagaman,” ujar H. Muhtarom.

Lebih dari sekadar pertemuan, forum ini menjadi ruang aktualisasi pemuda dalam memahami moderasi beragama, terutama di tengah tantangan sosial dan ideologis yang semakin kompleks.

“FKUB ini rutin berdialog dengan para tokoh agama. Tapi generasi muda jarang dilibatkan. Padahal, mereka punya potensi besar untuk menyuarakan moderasi lewat pendekatan kekinian seperti hobi, media sosial, dan komunitas,” jelasnya.

H. Muhtarom menekankan bahwa moderasi beragama bukan menyamakan semua keyakinan, melainkan menumbuhkan sikap saling menghargai dan menjaga nilai kemanusiaan dalam kebhinekaan.

Ia menambahkan bahwa Kabupaten Garut sendiri disebut memiliki jejak toleransi historis yang kuat.

“Lihat saja Kampung Pulo. Di sana ada Candi Siwa dan makam Syekh Arief Muhammad berdampingan. Sejak abad ke-8, Garut hidup dalam harmoni tanpa konflik keagamaan. Itu bukti nyata bahwa kita sudah toleran sejak dulu,” tambahnya.

Ia berharap forum ini menjadi awal dari gerakan masif pemuda untuk menjadi agen perdamaian dan penjaga harmoni di masyarakat.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Polres Garut Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa
Hari Lahir Pancasila 2026, MAN 1 Garut Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Kebangsaan
Ryamizard Ryacudu Wafat, TNI AD Kenang Jasa Besar Eks Kasad dan Menhan
GEN Z Space Vol.4 Garut: Mahasiswa Didorong Ubah Aktivitas Digital Jadi Dampak Nyata
Nilai TKA Matematika 2026 Diumumkan, DIY Tertinggi, Jawa Barat di Angka 39,87
SMK Ciledug Al Musaddadiyah Garut Resmi Jadi Sekolah Maung, Siapkan Lulusan Siap Kerja
SMA Ciledug Al Musaddadiyah Garut Resmi Jadi Sekolah Maung “Manusia Unggul”
KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:18 WIB

Polres Garut Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:20 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, MAN 1 Garut Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Kebangsaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:54 WIB

Ryamizard Ryacudu Wafat, TNI AD Kenang Jasa Besar Eks Kasad dan Menhan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:25 WIB

GEN Z Space Vol.4 Garut: Mahasiswa Didorong Ubah Aktivitas Digital Jadi Dampak Nyata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:30 WIB

Nilai TKA Matematika 2026 Diumumkan, DIY Tertinggi, Jawa Barat di Angka 39,87

Berita Terbaru

error: Content is protected !!