Kemenag Garut Dorong Penguatan Moderasi Beragama, Ciptakan Masyarakat Harmonis dan Toleran

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 05:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Garut Dorong Penguatan Moderasi Beragama, Ciptakan Masyarakat Harmonis dan Toleran

Kemenag Garut Dorong Penguatan Moderasi Beragama, Ciptakan Masyarakat Harmonis dan Toleran

WARTAGARUT.COM — Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Garut menggelar kegiatan Penguatan Moderasi Beragama untuk Masyarakat Garut, di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya moderasi beragama sebagai pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun dan harmonis.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa moderasi beragama bukan berarti melemahkan ajaran agama, melainkan menempatkan nilai-nilai keagamaan pada posisi yang adil, proporsional, dan sesuai dengan ajaran yang benar.

“Moderasi beragama itu bukan berarti mencampuradukkan ajaran agama, tetapi bagaimana kita bisa berada di tengah. Tidak ekstrem ke kanan, tidak pula ke kiri. Kita beragama dengan cara yang damai dan menghargai perbedaan,” tegas Dr. Saepulloh.

Baca Juga :  Arini Nurwanti, Mahasiswi Uniga Borong 8 Medali Emas Arung Jeram PORPROV XV

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama harus ditanamkan tidak hanya di lembaga pendidikan, tetapi juga di lingkungan masyarakat, majelis taklim, dan organisasi keagamaan.

“Kegiatan seperti ini penting agar masyarakat memahami bahwa moderasi beragama adalah bagian dari pengamalan ajaran agama yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Menurut Dr. Saepulloh, moderasi beragama menjadi penjaga keseimbangan kehidupan beragama di tengah keberagaman Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa sikap ekstrem, baik dalam bentuk intoleransi maupun fanatisme berlebihan, dapat memecah belah persatuan bangsa.

“Moderasi beragama menjadi fondasi kuat bagi Indonesia yang majemuk. Dari Garut, kita ingin menjadi contoh bagaimana nilai agama bisa hadir dengan wajah yang menyejukkan dan menyatukan,” jelasnya.

Baca Juga :  20 Dosen Akuntansi Uniga Hadiri PRA X Internasional di Unpad

Kegiatan ini diikuti oleh para tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, pengurus ormas keagamaan, serta perwakilan masyarakat dari berbagai kecamatan di Garut.

Para peserta diajak berdialog tentang nilai-nilai toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan pentingnya menolak narasi kebencian atas nama agama.

Kemenag Garut terus mendorong program penguatan Moderasi Beragama melalui kegiatan pelatihan, pembinaan, dan pendampingan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan visi Kemenag RI untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang religius, moderat, dan berintegritas.

“Kami ingin masyarakat Garut tidak hanya memahami ajaran agama secara tekstual, tetapi juga kontekstual. Agama harus menjadi sumber inspirasi bagi perdamaian dan kemajuan, bukan perpecahan,” tutur Dr. Saepulloh.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Kemenag Jabar Lepas Enam Siswa Madrasah Aliyah Al-Mashduqi Garut ke Al Azhar Mesir
Terungkap! Garut Masuk 5 Besar Kasus Kekerasan, Ini Langkah Fatayat NU
700 Pohon Ditamam di Godog, Begini Pesan DLH Garut
Arini Nurwanti, Mahasiswi Uniga Borong 8 Medali Emas Arung Jeram PORPROV XV
20 Dosen Akuntansi Uniga Hadiri PRA X Internasional di Unpad
Peringatan Hari Guru Nasional 2025: Menguatkan Peran Guru sebagai Penuntun Peradaban
Ratusan Anak Padati FruitCity Citimall Garut, Lomba Tari Langsung Membludak
Pegadaian Syariah Perkuat Literasi Keuangan Anak Lewat Lomba Tari di Fruitcity Citimall Garut
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:23 WIB

Kemenag Jabar Lepas Enam Siswa Madrasah Aliyah Al-Mashduqi Garut ke Al Azhar Mesir

Senin, 1 Desember 2025 - 20:37 WIB

Terungkap! Garut Masuk 5 Besar Kasus Kekerasan, Ini Langkah Fatayat NU

Senin, 1 Desember 2025 - 10:04 WIB

700 Pohon Ditamam di Godog, Begini Pesan DLH Garut

Minggu, 30 November 2025 - 17:38 WIB

Arini Nurwanti, Mahasiswi Uniga Borong 8 Medali Emas Arung Jeram PORPROV XV

Minggu, 30 November 2025 - 15:46 WIB

20 Dosen Akuntansi Uniga Hadiri PRA X Internasional di Unpad

Berita Terbaru

error: Content is protected !!