Kemenag Garut Dukung Penuh Jam Malam Pelajar: Wujudkan Generasi Religius dan Disiplin

- Jurnalis

Senin, 9 Juni 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Garut Dukung Penuh Jam Malam Pelajar: Wujudkan Generasi Religius dan Disiplin

Kemenag Garut Dukung Penuh Jam Malam Pelajar: Wujudkan Generasi Religius dan Disiplin

WARTAGARUT.COM — Program pemberlakuan jam malam bagi pelajar yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapatkan sambutan hangat dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut.

Kepala Kantor Kemenag Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif ini sebagai langkah strategis membentuk karakter generasi muda yang religius dan disiplin.

“Ini menjadi kebanggaan dan kebahagiaan bagi kita semua. Anak-anak jam 9 malam harus sudah berada di rumah, istirahat, lalu bangun malam untuk salat tahajud dan hajat mendoakan kesuksesan mereka. Terima kasih Pak Gubernur, Pak KDM, dan Pak Kakanwil atas dukungannya,” ujar H. Saepulloh dalam acara penyembelihan hewan kurban di Kantor Kemenag Garut, Pada Senin, 9 Juni 2025.

Ia menambahkan, program tersebut sejalan dengan nilai-nilai pendidikan yang diterapkan di lingkungan madrasah dan pesantren, terutama di bawah binaan Kemenag.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Dr. H. Surya Mulyana, M.Pd., menambahkan  bahwa jam malam bagi pelajar sebenarnya telah menjadi bagian dari kultur pendidikan pesantren.

“Di lingkungan Kemenag, terutama di pesantren, kebiasaan anak-anak memang sudah demikian. Selepas Isya mereka mengaji hingga malam. Tidak ada waktu untuk bermain-main karena aktivitas keagamaan berlangsung sampai jam 10 atau 11 malam,” jelas Surya.

Menurutnya, kebijakan gubernur ini justru memperkuat kultur pendidikan yang sudah ada. Sebagian besar siswa madrasah pun telah terbiasa bangun dini hari untuk salat tahajud dan mengaji, sehingga pembiasaan jam malam akan semakin mudah diterapkan.

Kemenag Garut juga telah melakukan sosialisasi aktif melalui kepala madrasah, guna memastikan instruksi ini dijalankan secara konsisten dan menyeluruh.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Bupati Garut Soroti Bahaya Gadget, Pramuka Dinilai Jadi Solusi Pembentukan Karakter
Mau Kuliah di Garut? Universitas Garut Buka PMB 2026/2027, 28 Program Studi dari S1 hingga S3
SMK Muhammadiyah Garut Buka SPMB 2026/2027, Jurusan Teknik Sepeda Motor Siapkan Siswa Kuasai Teknologi Otomotif
326 Calon Mahasiswa Baru Gelombang I dan Prestasi Ikuti Tes Kesehatan di IKKHG, Ada Tes Buta Warna hingga HBsAg
Kwarcab Pramuka Garut Siapkan Lomba Life Skill SD dan SMP, Ada Tali Temali hingga Cooking Camp
Meriah, Expo dan Milad Ke-36 MAN 2 Garut Tampilkan Bazar, Pentas Seni hingga Lomba Tahfidz
SMK Muhammadiyah Garut Buka SPMB 2026/2027, Jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga Jadi Pilihan Prospektif Dunia Kerja
Santri Al Mashduqi IIBS Garut Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN, Diterima di Unpad dan UIN Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Bupati Garut Soroti Bahaya Gadget, Pramuka Dinilai Jadi Solusi Pembentukan Karakter

Jumat, 17 April 2026 - 12:54 WIB

Mau Kuliah di Garut? Universitas Garut Buka PMB 2026/2027, 28 Program Studi dari S1 hingga S3

Jumat, 17 April 2026 - 07:04 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Buka SPMB 2026/2027, Jurusan Teknik Sepeda Motor Siapkan Siswa Kuasai Teknologi Otomotif

Kamis, 16 April 2026 - 14:42 WIB

326 Calon Mahasiswa Baru Gelombang I dan Prestasi Ikuti Tes Kesehatan di IKKHG, Ada Tes Buta Warna hingga HBsAg

Kamis, 16 April 2026 - 14:32 WIB

Kwarcab Pramuka Garut Siapkan Lomba Life Skill SD dan SMP, Ada Tali Temali hingga Cooking Camp

Berita Terbaru

error: Content is protected !!