Launching GBR! Ketua STIKes Karsa Husada Garut Serukan Civitas Jadi Role Model Kebersihan, Ini Alasannya!

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Launching GBR! Ketua STIKes Karsa Husada Garut Serukan Civitas Jadi Role Model Kebersihan, Ini Alasannya!

Launching GBR! Ketua STIKes Karsa Husada Garut Serukan Civitas Jadi Role Model Kebersihan, Ini Alasannya!

WARTAGARUT.COM – STIKes Karsa Husada Garut resmi mencanangkan Gerakan Bersih dan Rapih (GBR) di lingkungan kampus dan Yayasan Dharma Husada Insani Garut (YDHIG), Jumat (4/7/2025).

Acara ini dilangsungkan di halaman parkir Kampus 2 STIKes Karsa Husada Garut dan diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Putri Karlina, M.BA.

Ketua STIKes Karsa Husada Garut, H. Engkus Kusnadi, S.Kep., M.Kes, menyampaikan bahwa peluncuran GBR merupakan langkah penting dalam mencetak generasi penerus yang cerdas secara intelektual, namun juga sehat secara fisik dan mental.

“Kami ingin lulusan STIKes tak hanya unggul akademis, tapi juga punya karakter kuat dan kepedulian terhadap lingkungan. GBR adalah salah satu gerakan yang bisa mewujudkan itu,” ujar H. Engkus di hadapan civitas akademika.

Baca Juga :  Piala Dunia 2026 Dimulai Nanti Malam, Ini Laga Pertama yang Wajib Ditonton

Beliau menegaskan bahwa dosen dan tenaga kependidikan harus menjadi role model, dimulai dari pola hidup sehat, memilah sampah organik dan anorganik, hingga membudayakan kebersihan di tempat kerja. Mahasiswa pun diajak untuk menjadikan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai kebiasaan rutin.

Salah satu inisiatif nyata adalah penyesuaian jadwal kuliah setiap Jumat, yang akan dimulai setelah salat Jumat agar pagi hingga siang digunakan untuk bersih-bersih dan olahraga bersama.

Baca Juga :  Persigar Garut Tahan Tuan Rumah Persikoba, Dua Laga Berikutnya Jadi Penentuan

Engkus juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan bank sampah lokal, demi mewujudkan pengelolaan sampah mandiri di lingkungan kampus.

“Target kami, sampah tidak lagi dibuang ke luar, tapi bisa dikelola secara internal,” jelasnya.

Gerakan GBR ini dinilai sejalan dengan visi LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat yang menekankan bahwa perguruan tinggi harus memberikan kontribusi nyata dalam pengelolaan lingkungan dan pembangunan karakter.

“Mens sana in corpore sano – di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Itulah tujuan akhir dari gerakan GBR ini,” pungkas H. Engkus.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Kapan Membaca Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Hijriah? Simak Waktu, Adab dan Keutamaannya
Menjelang 1 Muharam, Ini Doa Akhir Tahun Islam 1447 H dan Keutamaannya
Alumni SMK Muhammadiyah Garut Kini Berkarier di BRI, Kisahnya Jadi Inspirasi SPMB 2026
SMK Muhammadiyah Garut Salurkan Daging Dam Haji 2026 dari BAZNAS Pusat untuk Warga
KH Muhammad Nuh Addawami: Ijazah Bukan Akhir, Lulusan MTs Nurul Huda Diminta Terus Menuntut Ilmu
14 Murid MAN 1 Garut Lolos SNBT 2026, Bukti Kerja Keras Berbuah Prestasi
Parents Meeting Al Mashduqi IIBS Garut Digelar, Ini Fokus Utama untuk Santri Murid Baru
Uniga Apresiasi Garut Raih Penghargaan Pengendali Inflasi Terbaik Pertama Regional Jawa-Bali 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:03 WIB

Kapan Membaca Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Hijriah? Simak Waktu, Adab dan Keutamaannya

Senin, 15 Juni 2026 - 15:39 WIB

Menjelang 1 Muharam, Ini Doa Akhir Tahun Islam 1447 H dan Keutamaannya

Senin, 15 Juni 2026 - 12:45 WIB

Alumni SMK Muhammadiyah Garut Kini Berkarier di BRI, Kisahnya Jadi Inspirasi SPMB 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:17 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Salurkan Daging Dam Haji 2026 dari BAZNAS Pusat untuk Warga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:05 WIB

KH Muhammad Nuh Addawami: Ijazah Bukan Akhir, Lulusan MTs Nurul Huda Diminta Terus Menuntut Ilmu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!