Kapan Membaca Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Hijriah? Simak Waktu, Adab dan Keutamaannya

Senin, 15 Juni 2026 - 16:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Umat Muslim memanjatkan doa akhir tahun dan doa awal tahun Hijriah sebagai bentuk muhasabah serta harapan memasuki Tahun Baru Islam 1448 H dengan keberkahan

Umat Muslim memanjatkan doa akhir tahun dan doa awal tahun Hijriah sebagai bentuk muhasabah serta harapan memasuki Tahun Baru Islam 1448 H dengan keberkahan

WARTAGARUT.COM – Menjelang pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, banyak umat Muslim mulai mencari informasi mengenai doa akhir tahun dan doa awal tahun Hijriah.

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah kapan waktu yang tepat untuk membacanya dan bagaimana adab yang dianjurkan saat mengamalkannya.

Tradisi membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun Hijriah telah lama dikenal di kalangan umat Islam sebagai sarana muhasabah, introspeksi diri, sekaligus memohon keberkahan untuk perjalanan hidup di tahun yang akan datang.

Meski bukan ibadah wajib dan tidak memiliki bacaan baku yang mengikat, amalan ini tetap dipandang sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk menutup tahun dengan istighfar serta membuka tahun baru dengan harapan yang lebih baik.

Kapan Waktu Membaca Doa Akhir Tahun Hijriah?

Doa akhir tahun Hijriah umumnya dibaca pada hari terakhir bulan Dzulhijjah.

Waktu yang paling dianjurkan adalah setelah salat Ashar hingga menjelang Magrib, sebelum masuk tanggal 1 Muharam.

Pada waktu tersebut, umat Islam diajak untuk melakukan evaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir, memohon ampun atas kesalahan yang pernah dilakukan, serta berharap seluruh amal kebaikan diterima oleh Allah SWT.

Dalam sejumlah tradisi keislaman, doa akhir tahun dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali.

Kapan Waktu Membaca Doa Awal Tahun Hijriah?

Berbeda dengan doa akhir tahun, doa awal tahun Hijriah dibaca setelah masuk tanggal 1 Muharam.

Baca Juga :  DMI Garut Siapkan Warung Barokah Masjid dan Program Ekonomi Jemaah

Waktu yang umum diamalkan adalah sesudah salat Magrib pada malam Tahun Baru Islam.

Doa ini berisi harapan agar Allah SWT memberikan perlindungan, keselamatan, kekuatan iman, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan di tahun yang baru.

Sebagian masyarakat Muslim juga mengiringi amalan tersebut dengan membaca Surat Yasin dan memperbanyak dzikir sebagai bentuk syukur atas datangnya tahun baru Hijriah.

Makna Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah

Doa akhir tahun memiliki makna sebagai sarana muhasabah atau refleksi diri.

Melalui doa tersebut, seorang Muslim diajak untuk mengingat kembali berbagai kesalahan, kekhilafan, maupun dosa yang mungkin pernah dilakukan selama setahun terakhir.

Sementara itu, doa awal tahun menjadi simbol dimulainya lembaran baru kehidupan dengan tekad yang lebih baik.

Di dalamnya terdapat harapan agar Allah SWT senantiasa membimbing langkah, menjaga iman, dan memberikan keberkahan sepanjang tahun yang akan datang.

Adab Membaca Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun

Agar doa lebih bermakna dan khusyuk, terdapat beberapa adab yang dianjurkan oleh para ulama.

1. Membaca dengan Ikhlas

Keikhlasan menjadi kunci utama dalam berdoa. Doa hendaknya dipanjatkan semata-mata karena mengharap ridha Allah SWT.

Baca Juga :  RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan

2. Dalam Keadaan Suci

Meski tidak wajib, berwudu sebelum berdoa dianjurkan agar hati lebih tenang dan khusyuk.

3. Menghadirkan Hati

Saat membaca doa, umat Islam dianjurkan fokus dan memahami makna yang terkandung dalam setiap kalimat yang dibaca.

4. Diawali Pujian dan Selawat

Membuka doa dengan pujian kepada Allah SWT dan selawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan adab yang dianjurkan dalam Islam.

5. Bisa Dilakukan Sendiri atau Berjamaah

Doa akhir tahun maupun awal tahun dapat dibaca secara pribadi ataupun bersama-sama selama tetap menjaga kekhusyukan.

Momentum Muhasabah Menjelang Tahun Baru Islam 1448 H

Pergantian tahun Hijriah bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Islam.

Momentum ini menjadi kesempatan berharga bagi setiap Muslim untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, serta memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Dengan memperbanyak doa, istighfar, dzikir, dan amal saleh di penghujung tahun, diharapkan setiap Muslim dapat memasuki Tahun Baru Islam 1448 H dengan hati yang lebih bersih, niat yang lebih tulus, serta semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebaikan, mengampuni dosa-dosa yang telah lalu, dan melimpahkan keberkahan dalam setiap langkah di tahun yang baru.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DMI Garut Siapkan Warung Barokah Masjid dan Program Ekonomi Jemaah
Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah
Hari Santri 2026, Ketua PDM Garut Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan
Pengajian Aisyiyah Garut, Dr Agus Rahmat Nugraha Bahas Pendusta Ayat Allah
Kang Abik, Penulis Ayat-Ayat Cinta, Hadir di Al Mashduqi Garut, Pesan Haru Orang Tua Warnai Pelepasan Santri Murid ke Al-Azhar
PDM Garut Dukung Seruan Muhammadiyah Hormati Putusan MK, Ini Pesan Pentingnya
Ketua PDM Garut Dorong Guru ISMUBA Jadi Penggerak Pendidikan Holistik
Ketua PDM Garut Tekankan Empat Kekuatan dalam Kaderisasi Muhammadiyah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:19 WIB

DMI Garut Siapkan Warung Barokah Masjid dan Program Ekonomi Jemaah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Hari Santri 2026, Ketua PDM Garut Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Pengajian Aisyiyah Garut, Dr Agus Rahmat Nugraha Bahas Pendusta Ayat Allah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Kang Abik, Penulis Ayat-Ayat Cinta, Hadir di Al Mashduqi Garut, Pesan Haru Orang Tua Warnai Pelepasan Santri Murid ke Al-Azhar

Berita Terbaru

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB