Pembangunan Tol Getaci Berdampak pada Sekolah, Ini yang Dilakukan H. Enjang Tedi Anggota DPRD Jawa Barat!

Rabu, 5 April 2023 - 05:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Barat, Daerah Pemilihan Jabar 14 Kabupaten Garut, H. Enjang Tedi M.Sos saat ditemui di di Aula STAIDA Muhammadiyah Garut pada Selasa (4/4/2023).

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Barat, Daerah Pemilihan Jabar 14 Kabupaten Garut, H. Enjang Tedi M.Sos saat ditemui di di Aula STAIDA Muhammadiyah Garut pada Selasa (4/4/2023).

WARTA GARUT – Pembangunan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, tak terkecuali Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Garut. Pihak sekolah sudah menerima informasi dari pemerintah mengenai dampak dari pembangunan tol tersebut.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Barat, Daerah Pemilihan Jabar 14 Kabupaten Garut, H. Enjang Tedi M.Sos  mengatakan, Pihaknya pernah menyampaikan secara langsung kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tentang sekolah terutama SMA Negeri 8 Garut terdampak jalan tol dan akan mencari solusinya. 

Selain itu, Ia juga menyampaikan hal ini secara lisan kepada Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, agar selama 2 tahun kedepan sekolah harus dilakukan pendampingan di masa transisi. 

“Kita juga menanyakan tentang kemungkinan untuk membangun masjid yang menjadi tempat pembinaan siswa dan mendapatkan penggantian setelah dibangun. jika kekurangan kelas misalnya  atau kekurangan sarana prasarana, laboratorium, perpustakaan dan lain-lain kalau mau membangun juga difasilitasi, termasuk program lain jangan-jangan terganggu,”ujarnya kepada wartawan usai kegiatan sosialisasi terkait Penyebarluasan Peraturan Daerah atau Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren di Aula STAIDA Muhammadiyah Garut pada Selasa (4/4/2023).

Baca Juga :  Klasemen Premier League Usai Man Utd vs Man City 0-1

Selain itu, Ia juga pernah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Jawa Barat tentang rencana 2 tahun kedepan, agar nanti saat penetapan lokasi jalan tol, SMA Negeri 8 Garut itu bisa direlokasi ke tempat yang sesuai dengan kebijakan zonasi sekolah. tidak terlalu jauh dari tempat semula.

“Lokasinya tidak jauh dari lokasi yang sekarang, tentu saja penggantiannya harus lebih luas sarana dan prasarana minimal sebanding,”ujarnya.

Dalam rapat kerja Komisi 5 DPRD Jawa Barat dengan Dinas Pendidikan, H. Enjang Tedi M.Sos menekankan bahwa sekolah terdampak jalan tol harus mendapatkan perhatian lebih dari Dinas Pendidikan agar terdapat rencana cadangan dan pendampingan selama 2 tahun kedepan. 

Baca Juga :  MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

“Pak Kadis (Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat) mempersilahkan untuk melakukan perencanaan pembangunan perencanaan pengembangan sekolah 2 tahun yang akan datang, tapi saya menekankan lagi SMA 8 Cilawu ini harus mendapatkan pendampingan dari dinas pendidikan,”katanya.

Ia juga meminta agar Pemerintah Daerah Kabupaten Garut untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi terkait penempatan lokasi sekolah yang baru.

Saya meminta kepada pemerintah daerah kabupaten Garut, untuk tidak Abai dengan adanya Sekolah SMAN 8 Garut sekalipun bukan kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut,  tapi karena ada di Kabupaten Garut siswanya juga masyarakat Kabupaten Garut tentu harus mendapatkan perhatian,”katanya.

Pihaknya berharap,Pemerintah pusat dalam hal ini, Kementerian PUPR memberikan  penjelasan terkait dengan rencana jalan tol untuk sesi 2 ini, karena ini ada fasilitas pendidikan yang terdampak.

“Kementerian PUPR juga harus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar sekolah yang terdampak ini nanti bisa direlokasi dengan sesuai dengan harapan,”pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pascasarjana UNIGA Ungkap Alasan KKN-Gradasi 2026 Digelar Selama 4 Bulan
World Cleanup 2026, SMK Muhammadiyah Garut Ajak Warga Sekolah Terus Jaga Lingkungan
JADILAH GURU BERKEMAJUAN
Universitas Garut dan Klinik Rotinsulu Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan
MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi
Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi
MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil
Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:44 WIB

Pascasarjana UNIGA Ungkap Alasan KKN-Gradasi 2026 Digelar Selama 4 Bulan

Jumat, 18 September 2026 - 17:08 WIB

World Cleanup 2026, SMK Muhammadiyah Garut Ajak Warga Sekolah Terus Jaga Lingkungan

Jumat, 18 September 2026 - 15:30 WIB

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Kamis, 17 September 2026 - 09:28 WIB

Universitas Garut dan Klinik Rotinsulu Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 07:36 WIB

MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi

Berita Terbaru

A. R. Nugraha, penulis artikel “Jadilah Guru Berkemajuan” tentang peran guru dalam pendidikan Islam.

KEAGAMAAN

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:30 WIB