PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pelatihan Antropometri di Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraja Kabupaten Garut

Selasa, 3 Oktober 2023 - 14:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT_ Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pelatihan Antropometri di Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraja Kabupaten Garut

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT_ Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pelatihan Antropometri di Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraja Kabupaten Garut

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pelatihan Antropometri di Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraja Kabupaten Garut

Stunting pada masa anak-anak adalah indikator yang terbaik untuk mengukur kesejahteraan anak-anak dan merefleksikan secara akurat dari situasi kesenjangan sosial yang ada.

Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi.

Balita stunting di masa yang akan datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal.

Bahaya stunting telah menjadi fokus utama bermasalah gizi nasional di Indonesia, hal ini terlihat dari indikator SDG’s Indonesia yang menyebutkan target penurunan stunting sebesar 40%.

Hal ini telah menunjukan adanya komitmen nasional dari pemerintah terhadap permasalahan stunting, dan menjadi fondasi awal dari pengembangan kampanye maupun program-program selanjutnya.

Berdasarkan gambaran tersebut, terlihat adanya berbagai dukungan terkait penurunan stunting. Dukungan komitmen, kebijakan yang selaras hingga proses pemantauan dan evaluasi yang terus-menerus dapat menjadi sistem yang membantu berjalannya program stunting dengan baik.

 Pada langkah kuratif dilakukan upaya penanggulangan kepada para penderita stunting, guna meminimalisir dampak berkepanjangan dari stunting melalui pengembangan pola asuh.

Upaya penurunan angka stunting dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu pendekatan gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dari stunting dan pendekatan gizi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung.

Kedua pendekatan tersebut jika dilakukan secara bersamaan merupakan upaya penurunan angka stunting yang terintegrasi.

Baca Juga :  Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare

Kader Cerdik, Balita Sehat: Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Pelatihan Antropometri Wanaraja, Garut (07/09)  Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap satu bulan sekali.

Demi meningkatkan keterampilan pada kader posyandu dalam hal pengukuran antropometri pada balita di desa Wanajaya, tim pengabdian kepada masyarakat memberikan pelatihan Antropometri Pada Balita yang diikuti oleh para kader posyandu balita.

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pelatihan Antropometri di Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraja Kabupaten Garut 1
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT_ Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pelatihan Antropometri di Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraja Kabupaten Garut

Kegiatan tersebut mendapat antusiasme yang besar dari para kader. Pengabdian tersebut dilakukan oleh dosen STIKes Karsa Husada Garut yang dilaksanakan pada hari Kamis, 7 September 2023 yang bertempat di Balai Desa Wanajaya, Wanaraja.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan setelah dilakukan pelatihan, kader posyandu diharapkan lebih terampil dalam melakukan pengukuran antropometri dan menambah pengetahuan mereka dalam melaksanakan tugasnya sebagai kader posyandu.

 Kegiatan tersebut diawali dengan mengisi pretest selanjutnya pemaparan materi terlebih dahulu mengenai pentingnya pengukuran antropometri, kemudian

bagaimana cara pengukuran antropometri yang benar pada balita. Setelah selesai pemaparan materi dilanjutkan dengan kegiatan simulasi untuk pengukuran antropometri dan diakhiri dengan mengisi post test.

Kader posyandu sangat antusias dan memiliki keinginan untuk dapat belajar yang tinggi. Sehingga setelah kegiatan pelatihan ini, diharapkan kader dapat menerapkannya dalam pelaksanaan posyandu.

Tim Pengabdian Masyarakat STIKes Karsa Husada Garut memberikan pelatihan mengenai cara pengukuran antropometri pada kader di wilayah Puskesmas Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Baca Juga :  Real Sociedad Femenino vs Real Madrid Femenino Berakhir 3-5

Kegiatan itu diselenggarakan di balai desa Wanajaya yang dihadiri oleh tenaga kesehatan Puskesmas Wanaraja dan ibu kader balita sebanyak 27 orang dan Desa Wanajaya, pada 7 September 2023.

Tim itu terdiri dari H. Engkus Kusnadi, S.Kep., M.Kes, H. Aceng Ali Awaludin, S.Kep., Ns., M.H.Kes, Sri Yekti Widadi dan Andika Lungguh Perceka. Tim ini juga dibantu mahasiswa S1 Keperawatan yaitu Nola Isdiarti Aida dan mahasiswa D3 Kebidanan Wida Ningsih. Kemudian editor video dibantu oleh Salma.

Salah satu permasalahan yang terjadi selama kegiatan posyandu yaitu kesalahan terkait proses pengukuran tinggi badan dan berat badan oleh kader kesehatan. Adanya data yang bermasalah terkait dengan tinggi badan balita yaitu

ditemukannya kenaikan yang tidak wajar atau terlalu ekstrim selama beberapa bulan dan terdapat tinggi balita yang mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Pelatihan itu diharapkan bisa menjadi refreshing dan langkah awal untuk memperbaiki kesalahan pengukuran antropometri pada bayi dan balita dalam kegiatan posyandu mendatang dan angka stunting bisa menurun.

Kedatangan tim pengabdian masyarakat disambut hangat oleh masyarakat yang siap mengikuti pelatihan pengukuran antropometri.

“Terima kasih telah memilih Puskesmas Wanaraja dan desa Wanajaya untuk menerima materi mengenai pengukuran antropometri pada anak,” ucap Kepala Desa Wanajaya dalam kalimat pembukanya.

“Harapannya semoga dengan adanya pelatihan ini bisa mengurangi kesalahan pada pengukuran antropometri pada anak di kegiatan posyandu berikutnya,” sambungnya.(ads)

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah Garut Dorong Alumni Siap Masuk Dunia Kerja Lewat Office Advance
Tiga Mahasiswa IKKHG Ukir Prestasi Raih Peringkat 5 dan 7 di Nilai Ukom Nasional 2026
PMR MTsN 1 Garut Raih Empat Prestasi di YCC 2026
Wakil Rektor IKKHG H. Zahara Farhan Raih Peringkat 3 AIPNI Jabar Lolos ke Tingkat Nasional
PMR MAN 1 Garut Borong Prestasi di Youth Center Competition 2026, Ini Daftarnya
STAI Siliwangi Garut Resmi Buka S2 PIAUD, Siapkan SDM Pendidikan Anak Usia Dini
Ketua PDM Garut Tekankan Empat Kekuatan dalam Kaderisasi Muhammadiyah
Dukung Minat dan Bakat Santri, Al Mashduqi IIBS Garut Hadirkan Coretan Lena Bersama Gradien Mediatama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:53 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Dorong Alumni Siap Masuk Dunia Kerja Lewat Office Advance

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WIB

Tiga Mahasiswa IKKHG Ukir Prestasi Raih Peringkat 5 dan 7 di Nilai Ukom Nasional 2026

Selasa, 29 September 2026 - 08:41 WIB

PMR MTsN 1 Garut Raih Empat Prestasi di YCC 2026

Senin, 28 September 2026 - 12:49 WIB

Wakil Rektor IKKHG H. Zahara Farhan Raih Peringkat 3 AIPNI Jabar Lolos ke Tingkat Nasional

Minggu, 27 September 2026 - 13:49 WIB

PMR MAN 1 Garut Borong Prestasi di Youth Center Competition 2026, Ini Daftarnya

Berita Terbaru

Bantuan untuk 10 korban selamat KM Virgo Transport 8 di Garut telah disalurkan

PEMKAB GARUT

10 Korban Selamat KM Virgo di Garut Terima Bantuan Rp3 Juta

Rabu, 30 Sep 2026 - 21:15 WIB

Timnas Spanyol menghadapi Timnas Kroasia dalam pertandingan UEFA Nations League 2026/2027 di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán, Sevilla, Selasa (29/9/2026).(Ilustrasi Warta Garut)

Olahraga

Spanyol vs Kroasia: Statistik, Skor dan Gol Lamine Yamal

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:04 WIB