WARTAGARUT.COM – Di tengah keterbatasan jumlah pengurus, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Garut tetap mampu menunjukkan eksistensi dan prestasi di tingkat daerah hingga nasional.
Hal tersebut disampaikan Ketua KORMI Kabupaten Garut, Hj. Diah Kurniasari, dalam Rapat Kerja (Raker) KORMI Kabupaten Garut Tahun 2025 yang digelar di Resto Alamanda, Garut, Sabtu (20/12/2025).
Hj. Diah Kurniasari mengungkapkan, selama satu tahun kepengurusan berjalan, KORMI Kabupaten Garut dihadapkan pada tantangan keterbatasan sumber daya manusia. Total pengurus aktif yang menjalankan roda organisasi bahkan kurang dari 20 orang.
“Kalau dihitung, jumlah pengurus KORMI Garut kurang dari 20 orang. Masing-masing juga punya aktivitas dan tanggung jawab sehari-hari,” ujar Hj. Diah Kurniasari.
Namun demikian, keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang bagi KORMI Garut untuk terus bergerak dan berkontribusi dalam memasyarakatkan olahraga tradisional dan olahraga rekreasi.
“Dengan kebersamaan dan kekompakan yang luar biasa, alhamdulillah KORMI Kabupaten Garut tetap eksis dan diperhitungkan oleh kabupaten dan kota lain,” katanya.
Selama satu tahun terakhir, KORMI Kabupaten Garut tercatat aktif mengikuti berbagai agenda penting, baik di tingkat regional maupun nasional.
Di antaranya partisipasi pada Festival Olahraga Nasional (FORNAS) di Nusa Tenggara Barat, kegiatan GURAK (Minggu Bergerak), FORKAB, peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS), hingga kegiatan internal yang dilaksanakan oleh masing-masing Induk Olahraga (Inorga).
Menurut Hj. Diah Kurniasari, peran Inorga menjadi tulang punggung keberhasilan KORMI Garut. Meski masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan padatnya aktivitas para pegiat serta pelatih, semangat pembinaan tetap terjaga.
“Keseriusan para Inorga dalam berlatih dan mengajak masyarakat terus ditunjukkan. Hasilnya, banyak prestasi yang diraih pada ajang FORPROV maupun FORNAS,” ucapnya.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus serta Inorga yang telah menjaga konsistensi KORMI Kabupaten Garut di tengah berbagai keterbatasan.
Dalam Raker tersebut, KORMI Kabupaten Garut juga mengukuhkan empat Inorga baru sebagai upaya memperkuat struktur organisasi dan memperluas jangkauan olahraga masyarakat di Garut.
“Selamat datang kepada Inorga baru. Mari kita jaga nama baik KORMI Kabupaten Garut dan bina para pegiat olahraga masyarakat dengan maksimal,” tuturnya.
Lebih lanjut, Hj. Diah Kurniasari menegaskan bahwa olahraga masyarakat harus terus didorong menjadi bagian dari gaya hidup sehat dan produktif.
“Olahraga bukan hanya untuk kesehatan fisik, tetapi juga mental dan sosial. Di dalamnya ada semangat gotong royong dan kebersamaan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, ia berharap Raker KORMI 2025 dapat menjadi momentum evaluasi sekaligus perencanaan program yang lebih matang untuk tahun 2026, agar KORMI semakin berperan sebagai wadah masyarakat Garut untuk aktif berolahraga dan berprestasi.***
Penulis : Soni Tarsoni









