WARTAGARUT.COM – Santri murid Al Mashduqi Islamic Primary School Garut menunjukkan partisipasi luar biasa dalam Madwave Swimming Championship 2025 dengan menuntaskan 87 nomor perlombaan dan meraih medali finisher di berbagai kategori.
Kejuaraan renang tingkat Jawa Barat tersebut berlangsung pada 20–21 Desember 2025 di Kolam Renang SOR RAA Adiwijaya, SOR Talaga Bodas, Kabupaten Garut, dan diikuti klub dari 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat.
Keikutsertaan puluhan santri murid ini menjadi sorotan karena menekankan partisipasi massal dan ketuntasan lomba, bukan semata-mata podium juara.
Para santri murid tampil dalam berbagai nomor teknik dasar hingga lanjutan sebagai bagian dari pembinaan renang berjenjang usia sekolah dasar.
Manager Al Mashduqi Invincible SwimSquad, Ms. Wulan Sari, S.Pd., menjelaskan bahwa pendekatan pembinaan kali ini difokuskan pada keberanian tampil dan penyelesaian nomor lomba.
“Kami membawa santri murid untuk belajar menyelesaikan lomba dengan teknik yang benar. Finisher menjadi indikator penting bahwa anak mampu menguasai dasar renang dan mental bertanding,” ujar Wulan Sari.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan santri murid dalam 87 nomor lomba mencerminkan kesiapan fisik dan mental hasil latihan terstruktur.
“Ini bukan target instan. Kami membangun fondasi jangka panjang agar anak-anak mencintai olahraga renang sejak dini,” katanya.
Adapun santri murid Al Mashduqi Islamic Primary School Garut yang meraih medali finisher dalam kejuaraan tersebut antara lain:
1. Lubna Qinara Adiansyah (Freestyle Kick)
2. Muhammad Gibran Al Fathan (Freestyle Fins)
3. Leon Iremia Alfatih (Freestyle Kick Fins)
4. Rafisqi Shaquille Alfiqhri (Backstroke Kick Fins)
5. Muhammad Shakeel Alhanan (Breaststroke Kick)
6. Akhtar Baihaqi Alqadrie (Breaststroke)
7. Rayka Anggaraksa Arshia (Butterfly Fins)
8. Muhammad Baskara Aryuna (Finisher)
9. Muhammad Khanradja Athallah (Finisher)
10. Muhammad Qouli Bani (Finisher)
11. Minna Mikayla Budiman (Finisher)
12. Mochamad Sabqi Elfaridzi (Finisher)
13. Shakayla Asheeqa Fauzi (Finisher)
14. Muhammad Althafariz Fawwaz Nugraha (Finisher)
15. M. Ghatan Abhie Ghani F (Breaststroke Kick)
16. Quinta Arsy Hakim (Finisher)
17. Azka Aldric Hidayat (Finisher)
18. Anindira Almahyra Humaira (Finisher)
19. Kafeel Musyafa Ibrahim (Finisher)
20. Muhammad Emir Ibrahim Arrasyid (Finisher)
21. Hiro Aldebaran Kusuma (Finisher)
22. Vito Muhammad Mardian (Finisher)
23. Mohamad El Zhafran Rajendra Muttaqin (Finisher)
24. Raziq Albirru Ranov (Finisher)
25. Razqa Pradipta Rusmawan (Finisher)
26. Gais Ahmad Taufik (Finisher)
Sementara itu, Kepala Al Mashduqi Islamic Primary School Garut, Muchtar Arifin, S.Pd., M.Pd., menyoroti nilai pendidikan dan manajemen pembelajaran dari keikutsertaan santri murid dalam kejuaraan tersebut.
“Kami memandang kompetisi ini sebagai bagian dari proses pendidikan. Anak-anak belajar mengatur waktu, mematuhi aturan, dan menyelesaikan tantangan hingga tuntas,” ujar Muchtar Arifin.
Menurutnya, partisipasi aktif dalam olahraga menjadi sarana penguatan karakter sejak sekolah dasar.
“Finisher bukan sekadar medali, tetapi simbol keberanian, ketekunan, dan kepercayaan diri anak. Ini selaras dengan visi pendidikan karakter di Al Mashduqi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa sekolah akan terus mendorong kolaborasi antara akademik dan olahraga sebagai satu kesatuan pembinaan siswa.
“Kami ingin santri murid tumbuh seimbang, sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di jenjang berikutnya,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni









