Reses Pertama Yudha Puja Turnawan di Sukagalih Bahas Drainase, Rutilahu, dan Kewirausahaan Pemuda  

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WARTAGARUT.COM – Yudha Puja Turnawan, anggota DPRD Kabupaten Garut periode 2024-2029, melaksanakan reses masa sidang pertama tahun 2024 di Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul , Pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Reses yang dihadiri oleh perwakilan 21 RW serta sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, agama, dan perempuan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat setempat.

Dalam diskusi tersebut, berbagai masalah di wilayah Sukagalih menjadi fokus pembahasan.

Salah satu yang paling banyak disoroti adalah masalah drainase yang buruk serta rumah tidak layak huni (rutilahu) yang memerlukan perhatian segera.

Baca Juga :  BEM Universitas Garut Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting Rektor Uniga

Selain itu, kebutuhan pelatihan kewirausahaan bagi pemuda, seperti pelatihan usaha sewa tenda dan sound system, juga mendapat sorotan.

“Masalah drainase dan rumah tidak layak huni adalah isu yang sering kita temui di sini. Selain itu, banyak pemuda yang membutuhkan pelatihan untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan, yang bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi mereka,” ujar Yudha.

Para guru ngaji dan madrasah di Kampung Babakan juga menyampaikan aspirasi mereka, meminta peningkatan insentif dan perbaikan gedung madrasah yang sudah mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Kemenag Garut Nilai Pelantikan MUI Perkuat Harmoni dan Transformasi Dakwah

Sementara itu, Ketua RW 15 mengusulkan perbaikan Jalan H Husein yang rusak dan telah lama mengganggu aktivitas warga.

Menanggapi berbagai aspirasi ini, Yudha menegaskan komitmennya untuk mendorong penyelesaian masalah infrastruktur di Sukagalih, terutama terkait sarana dan prasarana yang sangat dibutuhkan oleh warga.

“Saya akan berusaha memperjuangkan usulan warga, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur seperti perbaikan jalan dan drainase,” tegas Yudha.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

401 Sertifikat Dibagikan, Bupati Garut Buka Fakta Masih Ada 700 Aset Negara Belum Aman
Bahlil Blak-blakan soal Isu ‘Turun Menteri’ hingga Kuota BBM: Negara Tak Bisa Digertak
PDAM Tirta Intan Garut Targetkan Perluasan Layanan, Putri Karlina Tekankan Akses Mudah dan Cepat
Di Hadapan KNPI Garut, Bupati Bicara Pertumbuhan Ekonomi 10 Persen dan Masa Depan Desa
Kemenag Garut Nilai Pelantikan MUI Perkuat Harmoni dan Transformasi Dakwah
Revitalisasi 156 Sekolah di Garut, Kasi PAIS Kemenag Garut: Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Penguatan Karakter
Bupati Garut Ungkap Fakta Dampak Putus Sekolah: Nikah Dini hingga Masalah Sosial
133,9 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah Garut, Menteri Abdul Mu’ti: Ini Arahan Presiden Prabowo
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:02 WIB

401 Sertifikat Dibagikan, Bupati Garut Buka Fakta Masih Ada 700 Aset Negara Belum Aman

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:24 WIB

Bahlil Blak-blakan soal Isu ‘Turun Menteri’ hingga Kuota BBM: Negara Tak Bisa Digertak

Senin, 12 Januari 2026 - 15:10 WIB

PDAM Tirta Intan Garut Targetkan Perluasan Layanan, Putri Karlina Tekankan Akses Mudah dan Cepat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:13 WIB

Di Hadapan KNPI Garut, Bupati Bicara Pertumbuhan Ekonomi 10 Persen dan Masa Depan Desa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:50 WIB

Kemenag Garut Nilai Pelantikan MUI Perkuat Harmoni dan Transformasi Dakwah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!