Revolusi Pengelolaan Sampah: Transformasi Teknologi dan Peran Infrastruktur

- Jurnalis

Kamis, 11 Januari 2024 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Revolusi Pengelolaan Sampah_ Transformasi Teknologi dan Peran Infrastruktur. Penulis: Aswan Munang
Mahasiswa Program Doktoral Rekayasa Industri
(Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta)

Revolusi Pengelolaan Sampah_ Transformasi Teknologi dan Peran Infrastruktur. Penulis: Aswan Munang Mahasiswa Program Doktoral Rekayasa Industri (Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta)

Pengelolaan sampah masih menjadi bahan diskusi yang menarik di beberapa kota besar di Indonesia. 

Meningkatnya volume timbunan dan terbatasnya kapasitas tempat pemrosesan akhir (TPA) menjadi salah satu permasalahan nasional maupun internasional. 

Pengelolaan sampah merupakan salah satu upaya dalam menjaga isu global berupa kesehatan, kelestarian lingkungan serta dapat mendukung pembangunan berkelanjutan. 

Sampah plastik menempati posisi kedua yang mengalami peningkatan secara global. 

Meningkatnya penggunaan plastik menjadi perbincangan hangat karena sampah plastik meninggalkan jejak buruk jika tidak dikelola dengan baik. 

Pengelolaan sampah plastik tidak hanya tentang membuang namun dengan mengurangi konsumsi, penggunaan kembali, dan melakukan daur ulang serta memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi sirkular.

Rekayasa infrastruktur pengolahan sampah memiliki peran penting dalam mengurangi karbon dan keberlanjutan lingkungan dengan menggunakan pendekatan transformasi teknologi serta pemilahan sampah tingkatan masyarakat. 

Hirarki manajemen pengolahan sampah melalui proses pengurangan (Reduction), penggunaan kembali (Reuse), daur ulang (Recycling), pemulihan (Recovery), pembuangan (Disposal). Sistem pengolahan sampah terpadu memiliki tiga aspek:

Baca Juga :  Tahun Baru Islam1446 H : Anggota Fraksi PKB Garut Ihat Solihat Ajak Jaga Keimanan, Persatuan dan Solidaritas

Pertama, mendorong transformasi penggunaan bahan baku ramah lingkungan dan teknologi infrastruktur pengolahan sampah. 

Data saat ini menunjukkan pemerintah, masyarakat dan komunitas serta perusahaan mulai beralih ke bahan baku mudah di daur ulang dan aman terhadap lingkungan. 

Infrastruktur teknologi pengolahan sampah menghasilkan pemrosesan efisien dapat mendukung pengurangan limbah masuk ke lingkungan. 

Kedua, membangun dan menerapkan regulasi dalam mengurangi penggunaan plastik di semua sektor. Keterlibatan semua sektor dalam menghasilakan langkah-langkah untuk membangun dan penerapan regulasi. 

Kolaborasi serta dukungan partisipasi semua sektor yang bersinggungan dengan bahan baku plastik diantaranya pemerintah, produsen, penyedia layanan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Ketiga, langkah strategis melibatkan unsur kesehatan, lingkungan, sosial, ekonomi dan inovasi. Penciptaaan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan diperlukan kolaborasi lintas sektor sehingga terbentuk integrasi dalam pengurangan dampak negatif sampah plastik. 

Baca Juga :  Nasdem Resmi Usung Putri Karlina di Pilkada Garut

Keterlibatan komunitas dan masyarakat secara langsung dapat membantu peningkatan sektor ekonomi dari pengolahan sampah serta meningkatkan kelestarian lingkungan.

Menjaga lingkungan tetap lestari untuk keberlangsungan ekosistem merupakan tanggungjawab bersama baik masyarakat, komunitas dan pelaku industri. 

Transformasi pola pikir serta perilaku melalui edukasi secara aktif dan menyeluruh membangun kesadaran pengolahan sampah plastik bukan menjadi sebuah tuntutan tetapi menjadi gaya hidup. 

Langkah kolektif pemangku kepentingan dalam menjunjung tinggi pola pikir dan perilaku dalam menjaga warisan sumber daya alam yang melimpah dapat menjadi pelopor dari solusi bersama permasalahan sampah plastik. 

Semangat revolusi bersama menjadi komitmen bahwa setiap individu dan semua lapisan masyarakat dan pelaku industri memiliki kekuatan dalam menciptakan perubahan positif dalam menjaga keberlangsungan planet ini.

Penulis: Aswan Munang
Mahasiswa Program Doktoral Rekayasa Industri
(Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta)

Berita Terkait

Rombongan Jamaah Haji Kloter 31 Asal Kabupaten Garut Tiba di Pendopo Garut
Tahun Baru Islam 1446 H: Ketua Fraksi Gerindra Garut Ajak Masyarakat Tingkatkan Solidaritas
Tahun Baru Islam1446 H : Anggota Fraksi PKB Garut Ihat Solihat Ajak Jaga Keimanan, Persatuan dan Solidaritas
Tim PAKEM Kabupaten Garut Tindak Lanjut Fatwa MUI dan SKB Menteri Agama Terhadap Jemaat Ahmadiyah
Kepulangan Jamaah Haji,  Kepala Kemenag Garut: Dua Kloter Telah Kembali, Tiga Kloter Menyusul
Hari Bhayangkara ke-78: A. Syakur Amin Tegaskan Pentingnya Peran Polri dalam Transformasi Ekonomi
A. Syakur: Universitas Garut Dukung Polri Menuju Indonesia Emas
A. Syakur Apresiasi Desa Jayaraga Rayakan Milad ke-46 dengan Meriah dan Penuh Warna
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 11:59 WIB

Rombongan Jamaah Haji Kloter 31 Asal Kabupaten Garut Tiba di Pendopo Garut

Sabtu, 6 Juli 2024 - 20:52 WIB

Tahun Baru Islam 1446 H: Ketua Fraksi Gerindra Garut Ajak Masyarakat Tingkatkan Solidaritas

Sabtu, 6 Juli 2024 - 19:29 WIB

Tahun Baru Islam1446 H : Anggota Fraksi PKB Garut Ihat Solihat Ajak Jaga Keimanan, Persatuan dan Solidaritas

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:42 WIB

Tim PAKEM Kabupaten Garut Tindak Lanjut Fatwa MUI dan SKB Menteri Agama Terhadap Jemaat Ahmadiyah

Selasa, 2 Juli 2024 - 14:51 WIB

Kepulangan Jamaah Haji,  Kepala Kemenag Garut: Dua Kloter Telah Kembali, Tiga Kloter Menyusul

Senin, 1 Juli 2024 - 20:09 WIB

Hari Bhayangkara ke-78: A. Syakur Amin Tegaskan Pentingnya Peran Polri dalam Transformasi Ekonomi

Senin, 1 Juli 2024 - 07:53 WIB

A. Syakur: Universitas Garut Dukung Polri Menuju Indonesia Emas

Minggu, 30 Juni 2024 - 17:28 WIB

A. Syakur Apresiasi Desa Jayaraga Rayakan Milad ke-46 dengan Meriah dan Penuh Warna

Berita Terbaru

PORKAB Garut 2024 Siap Digelar, Persiapan Capai 90 Persen

Olahraga

PORKAB Garut 2024 Siap Digelar, Persiapan Capai 90 Persen

Selasa, 9 Jul 2024 - 16:07 WIB