Rois Syuriah PCNU Garut Gaungkan Jihad Anti Kemiskinan dan Kebodohan: Ini Makna ‘Ngaji Tapi Jangan Salah Guru’

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rois Syuriah PCNU Garut Gaungkan Jihad Anti Kemiskinan dan Kebodohan: Ini Makna ‘Ngaji Tapi Jangan Salah Guru’

Rois Syuriah PCNU Garut Gaungkan Jihad Anti Kemiskinan dan Kebodohan: Ini Makna ‘Ngaji Tapi Jangan Salah Guru’

WARTAGARUT.COM – Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut, KH. Rd. Amin Muhyidin Maolani, kembali dilantik untuk periode ketiganya. 

Dengan semangat yang tak kunjung padam, ia menegaskan kembali visi besar NU Garut sejak 2015: menjamiyahkan jamaah dan menahdohkan nahdiyin.

“Ini bukan sekadar jargon. Sejak 2015 kami bangun fondasi itu. Lima tahun belum cukup, 10 tahun pun masih harus kita lanjutkan,” ujar KH. Amin Muhyidin dalam sambutan Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Garut, di Gedung Pendopo, pada Sabtu, 24 Mei 2025.

KH. Amin Muhyidin menjelaskan bahwa upaya PCNU Garut bukan hanya mengorganisir warga NU secara struktural, tetapi juga mengedepankan jihad intelektual dan sosial yang diberi nama Jihad an-Nahdliyah

Baca Juga :  Peringatan Hari Guru Nasional 2025: Menguatkan Peran Guru sebagai Penuntun Peradaban

Konsep ini merujuk pada pesan spiritual dari KH. Muhammad Ali Ma’shum, Rais ‘Aam keempat PBNU.

“Jihad ala NU hari ini adalah jihad melawan kemiskinan dan kebodohan. Jangan sampai ada warga NU yang tidak ngaji. Dan mohon maaf, jangan salah mengaji. Harus ngaji, tapi ke guru yang benar,” tegasnya.

Dalam kurun waktu 10 tahun kepemimpinannya sebagai Rois Syuriah bersama Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Garut, Drs. KH. Atjeng Abdul Wahid,  berhasil mendorong pembangunan kantor PCNU Garut, yang pernah didoakan langsung oleh KH. Ma’ruf Amin dan KH. Aqil Siroj. 

Selain itu, hampir seluruh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di Garut kini telah memiliki sekretariat masing-masing.

Baca Juga :  20 Dosen Akuntansi Uniga Hadiri PRA X Internasional di Unpad

PCNU Garut sendiri memiliki 42 MWC dan lebih dari 400 ranting yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan. Dengan struktur ini, perjuangan dakwah NU dijalankan hingga ke akar rumput.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan edukatif dan persuasif dalam menghadapi kelompok-kelompok yang menyimpang.

 “Garut ini daerah yang khas. Rentan terhadap paham menyimpang. Maka pendekatannya harus halus, edukatif, tidak bisa dengan cara kasar,” katanya.

KH. Amin juga menekankan pentingnya sinergi antara NU, MUI, ormas lain, serta pemerintah.

“Kami punya bimbingan dari Kemenag, dorongan dari PWNU dan PBNU. Tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan perjuangan. Kita bangun Garut yang hebat, lewat khidmat ala NU,” tutupnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Kemenag Jabar Lepas Enam Siswa Madrasah Aliyah Al-Mashduqi Garut ke Al Azhar Mesir
Terungkap! Garut Masuk 5 Besar Kasus Kekerasan, Ini Langkah Fatayat NU
700 Pohon Ditamam di Godog, Begini Pesan DLH Garut
Arini Nurwanti, Mahasiswi Uniga Borong 8 Medali Emas Arung Jeram PORPROV XV
20 Dosen Akuntansi Uniga Hadiri PRA X Internasional di Unpad
Peringatan Hari Guru Nasional 2025: Menguatkan Peran Guru sebagai Penuntun Peradaban
Ratusan Anak Padati FruitCity Citimall Garut, Lomba Tari Langsung Membludak
Pegadaian Syariah Perkuat Literasi Keuangan Anak Lewat Lomba Tari di Fruitcity Citimall Garut
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:23 WIB

Kemenag Jabar Lepas Enam Siswa Madrasah Aliyah Al-Mashduqi Garut ke Al Azhar Mesir

Senin, 1 Desember 2025 - 20:37 WIB

Terungkap! Garut Masuk 5 Besar Kasus Kekerasan, Ini Langkah Fatayat NU

Senin, 1 Desember 2025 - 10:04 WIB

700 Pohon Ditamam di Godog, Begini Pesan DLH Garut

Minggu, 30 November 2025 - 17:38 WIB

Arini Nurwanti, Mahasiswi Uniga Borong 8 Medali Emas Arung Jeram PORPROV XV

Minggu, 30 November 2025 - 15:46 WIB

20 Dosen Akuntansi Uniga Hadiri PRA X Internasional di Unpad

Berita Terbaru

error: Content is protected !!